Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Perang Timur Tengah Bayangi Industri Nikel, PT Vale Fokus Tekan Cost Produksi

Senin, 2 Maret 2026 20:01
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Head of External Relations Regional & Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, berbicara dalam buka bersama media dan PT Vale di Aloha, Makassar, (2/3/2026).


LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Memanasnya konflik di Timur Tengah berpotensi memberi tekanan terhadap industri pertambangan nasional, termasuk PT Vale Indonesia Tbk.

Perusahaan mengakui bahwa gejolak geopolitik global dapat berdampak pada biaya energi, logistik bahan baku, hingga perhitungan investasi jangka panjang.

Demikian dipaparkan Head of External Relations Regional & Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, dalam buka bersama media dan PT Vale di Aloha, Makassar, (2/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa dampak konflik tidak hanya menyentuh aspek investasi, tetapi juga operasional perusahaan jika berlangsung dalam waktu panjang.

Menurutnya, komponen pertama yang paling sensitif adalah energi, khususnya bahan bakar minyak.

“Yang pertama tentu minyak. Kami masih menggunakan bahan bakar minyak, terutama Marine Fuel Oil (MFO), untuk pembakaran di kiln dan operasional pabrik. Kalau harga minyak naik, otomatis biaya operasional kami ikut tertekan,” ujarnya dalam diskusi bersama media.

Kenaikan harga minyak global akibat eskalasi konflik berpotensi meningkatkan beban produksi. Meski belum menghitung secara detail proyeksi kenaikan biaya, Endra mengakui tekanan tersebut tidak bisa dihindari apabila konflik berlarut.

Selain energi, PT Vale juga menyoroti potensi gangguan distribusi bahan baku impor, terutama sulfur yang sebagian besar masih didatangkan dari kawasan Timur Tengah.

“Sulfur kami masih impor dari Middle East. Kalau terjadi gangguan jalur distribusi, misalnya Selat Hormuz terdampak, maka biaya logistik bisa melonjak sampai tiga kali lipat. Itu yang bisa memengaruhi struktur biaya kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara harga komoditas, konflik global justru berpotensi mendorong kenaikan harga emas dan energi. Namun untuk nikel dan turunannya, proyeksi kenaikan belum dapat dipastikan.

Meski demikian, Endra melihat potensi jangka panjang pascakonflik dapat membuka peluang kenaikan permintaan logam industri.

“Biasanya setelah perang, kebutuhan pembangunan infrastruktur meningkat. Artinya demand terhadap nikel, besi, dan logam lainnya bisa naik. Tapi berapa persennya, kami belum bisa memprediksi,” katanya.

Operasional Tetap Jalan, Efisiensi Diperkuat

Di tengah potensi tekanan biaya tersebut, PT Vale memastikan tidak ada rencana penghentian produksi.

“Sampai hari ini belum ada rencana stop produksi. The show must go on. Proyek tetap berjalan,” tegas Endra.

Perusahaan akan fokus pada efisiensi biaya produksi, optimalisasi operasional, serta inovasi untuk menekan beban yang dapat dikendalikan.

Langkah efisiensi itu mencakup penguatan cost production efficiency, optimalisasi penggunaan energi, serta pengendalian pengeluaran logistik agar dampak geopolitik tidak menggerus kinerja secara signifikan.

Dari sisi investasi, Endra menyebut dampak akan sangat tergantung pada durasi konflik.

“Kalau konflik berlangsung lama, tentu dampaknya akan lebih terasa terhadap investasi. Tapi kalau hanya sesaat, dampaknya mungkin tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum, menegaskan bahwa perusahaan tetap fokus pada agenda pertumbuhan (growth project) di tengah dinamika global.

Ia menyampaikan bahwa perkembangan proyek-proyek ekspansi tahun ini menunjukkan progres yang positif.

“Kami ingin sharing sedikit terkait progres yang sudah kami lakukan tahun ini, khususnya di growth, karena perkembangannya sungguh luar biasa,” ujar Vanda. 

Tags: PT Vale Perang Israel Iran

Baca Juga

Raih Laba Bersih Rp1,355 Triliun, PT Vale Bagikan Dividen Rp813,96 Miliar
Raih Laba Bersih Rp1,355 Triliun, PT Vale Bagikan Dividen Rp813,96 Miliar
HUT ke-23 Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan Industri dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
HUT ke-23 Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan Industri dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
PT Vale Catat Laba Naik 85 Persen di Triwulan I 2026, Pendapatan Tembus Rp4,38 Triliun
PT Vale Catat Laba Naik 85 Persen di Triwulan I 2026, Pendapatan Tembus Rp4,38 Triliun
Perkuat Intervensi Penurunan Stunting, PT Vale Dukung Stranas dan SDGs Kesehatan
Perkuat Intervensi Penurunan Stunting, PT Vale Dukung Stranas dan SDGs Kesehatan
Ikut Tingkatkan PAD Lewat Pajak, PT Vale Raih Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah
Ikut Tingkatkan PAD Lewat Pajak, PT Vale Raih Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah
Perundingan AS-Iran Gagal, Ancaman Perang AS-Israel vs Iran Kian Nyata Jelang Akhir Gencatan Senjata
Perundingan AS-Iran Gagal, Ancaman Perang AS-Israel vs Iran Kian Nyata Jelang Akhir Gencatan Senjata

Populer

  • 1
    Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
  • 2
    IHSG Anjlok ke Level Terendah! Nyaris 5 Persen
  • 3
    pip.kemendikdasmen.go.id 2026: Cara Cek Penerima PIP Juni 2026, Jadwal Pencairan dan Besaran Dana Bantuan
  • 4
    IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
  • 5
    Yuk Nobar Piala Dunia 2026 di Carita Hotel Claro, Babak Penyisihan Gratis!

Ekonomi

  • Keselamatan Operasi Meningkat, Insiden di Sungai Mahakam Turun 75 Persen
    Keselamatan Operasi Meningkat, Insiden di Sungai Mahakam Turun 75 Persen
  • Investor Pasar Modal Tembus 27,75 Juta, OJK Catat Tambahan 1,26 Juta Investor Baru
    Investor Pasar Modal Tembus 27,75 Juta, OJK Catat Tambahan 1,26 Juta Investor Baru
  • Temukan 33.836 Rekening Terindikasi Judi Online, OJK Minta Bank Lakukan Blokir
    Temukan 33.836 Rekening Terindikasi Judi Online, OJK Minta Bank Lakukan Blokir

Peristiwa

  • Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
    Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
  • Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
    Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
  • JMSI dan Bupati Pringsewu Bahas Program Kerakyatan hingga Dukungan HPN 2027 di Lampung
    JMSI dan Bupati Pringsewu Bahas Program Kerakyatan hingga Dukungan HPN 2027 di Lampung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID