Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

Pemkab Gowa - KPK Dalami Area Kerawanan Korupsi di Pemerintah Daerah

Jumat, 13 Maret 2026 00:48
Editor: Hera
  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui rapat koordinasi dan pendalaman area kerawanan korupsi bersama tim Koordinasi dan Supervisi (Koorsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Baruga Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (12/3).

Pemkab Gowa - KPK Dalami Area Kerawanan Korupsi di Pemerintah Daerah 

LUMINASIA.ID, GOWA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui rapat koordinasi dan pendalaman area kerawanan korupsi bersama tim Koordinasi dan Supervisi (Koorsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan ini berlangsung di Baruga Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (12/3).

Rapat koordinasi tersebut diikuti pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Gowa. Forum ini difokuskan pada identifikasi titik rawan dalam tata kelola pemerintahan daerah serta langkah-langkah perbaikan sistem agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.gritas n

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk melihat secara terbuka area yang masih memiliki kerawanan dalam tata kelola pemerintahan.

“Forum seperti ini membantu kita melihat lebih jelas titik rawan dalam sistem pemerintahan sehingga perbaikannya bisa dilakukan lebih cepat,” kata Husniah.

Dalam rapat itu, pemerintah daerah bersama tim KPK membahas sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi kerawanan, antara lain pengelolaan aparatur sipil negara, pengadaan barang dan jasa, serta optimalisasi pendapatan daerah.

Pendalaman ini juga menjadi bagian dari penguatan implementasi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP), sistem yang digunakan untuk memetakan risiko sekaligus memperbaiki tata kelola di berbagai sektor strategis pemerintahan daerah.

Menurut Husniah, penguatan sistem pencegahan korupsi akan berdampak pada kualitas pelayanan publik serta efektivitas penggunaan anggaran pembangunan daerah.

“Kalau sistem semakin transparan dan akuntabel, dampaknya bukan hanya pada tertib administrasi. Yang paling penting, masyarakat merasakan pelayanan yang lebih baik dan pembangunan berjalan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan pencegahan korupsi membutuhkan komitmen seluruh perangkat daerah agar integritas menjadi standar dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Integritas birokrasi harus menjadi budaya kerja kita bersama. Jika seluruh perangkat daerah bekerja dengan prinsip itu, ruang untuk penyimpangan akan semakin sempit dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas IV.2 Koorsup Wilayah IV KPK, Tri Budi Rochmanto, menilai penguatan integritas menjadi kunci utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Menurut dia, berbagai sistem pengawasan yang dibangun pemerintah daerah akan berjalan efektif jika didukung komitmen integritas dari seluruh aparatur.

“Pencegahan korupsi pada dasarnya soal integritas. Integritas itu seperti iman, kadang naik kadang turun. Karena itu harus terus dikuatkan melalui komitmen bersama agar setiap proses pemerintahan tetap berjalan di jalur yang benar,” ujarnya.

Ia berharap komitmen tersebut dapat mendorong peningkatan hasil penilaian pencegahan korupsi di Kabupaten Gowa seiring dengan penguatan sistem dan tata kelola pemerintahan yang terus dilakukan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, PIC Koorsup Wilayah Sulawesi Selatan Maskur Seto Samiaji, serta tim analis tindak pidana korupsi KPK RI.

Tags: husniah talenrang pemda gowa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Baca Juga

Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Bupati Gowa Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional
Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Bupati Gowa Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional
RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
Bupati Gowa Tinjau RSUD Syekh Yusuf dan MPP, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Bupati Gowa Tinjau RSUD Syekh Yusuf dan MPP, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus untuk Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus untuk Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Setahun One Day One District, Bupati Gowa Kembali Serap Aspirasi Warga Parigi
Setahun One Day One District, Bupati Gowa Kembali Serap Aspirasi Warga Parigi

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI, Karebosi Jadi Pusat Upacara Kemerdekaan
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID