Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Bitcoin Tertekan Bukan karena Ekonomi, Tapi Geopolitik: Ultimatum Trump Guncang Pasar Kripto Global

Senin, 23 Maret 2026 18:41
Editor: diku
  • Bagikan
ilustrasi chat GPT, pusing karena harga bitcoin

LUMINASIA.ID, EKONOMI - Pasar kripto global kembali menunjukkan kerentanannya terhadap faktor non-ekonomi setelah harga Bitcoin anjlok ke kisaran USD 69.000 dalam waktu singkat. Bukan karena kebijakan bank sentral atau data inflasi, melainkan eskalasi geopolitik yang dipicu ultimatum Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap Iran.

Dilansir Coin Desk, dalam 48 jam, ancaman serangan terhadap infrastruktur energi Iran—jika Selat Hormuz tidak dibuka—langsung mengguncang sentimen pasar. Padahal, sebelumnya pelaku pasar kripto tengah berada dalam fase optimistis setelah reli selama delapan hari berturut-turut.

Fenomena ini memperlihatkan pergeseran penting: kripto, yang selama ini sering dipandang sebagai “aset lindung nilai” terhadap sistem keuangan tradisional, justru sangat sensitif terhadap risiko geopolitik global. Ketika potensi konflik meningkat, investor tidak mencari risiko—mereka menghindarinya.

Dampaknya terlihat jelas. Sekitar USD 299 juta posisi trader dilikuidasi hanya dalam 24 jam, dengan 85% di antaranya berasal dari posisi long. Artinya, mayoritas pelaku pasar sebelumnya bertaruh harga akan terus naik—dan salah membaca situasi.

Tidak hanya Bitcoin, aset kripto utama lain seperti Ethereum, XRP, hingga Solana ikut terseret turun secara bersamaan. Ini menegaskan bahwa pasar kripto saat ini bergerak lebih sebagai satu ekosistem yang saling terhubung, bukan aset independen yang bergerak sendiri-sendiri.

Lebih menarik lagi, tekanan ini datang justru di tengah sinyal dovish dari bank sentral AS yang biasanya mendukung aset berisiko. Namun dalam kondisi ketidakpastian geopolitik, kebijakan moneter tampaknya kalah pengaruh.

Kunci kekhawatiran pasar terletak pada Selat Hormuz—jalur vital yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia. Jika konflik benar-benar meningkat dan mengganggu distribusi energi global, efeknya tidak hanya terasa di pasar energi, tetapi juga merambat ke seluruh kelas aset, termasuk kripto.

Kini, perhatian investor tertuju pada tenggat waktu yang jatuh pada Senin malam. Jika tidak ada deeskalasi, pasar berpotensi menghadapi gelombang volatilitas lanjutan—bahkan lebih besar dari yang terjadi saat ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa di balik teknologi dan desentralisasi, pasar kripto tetap tidak kebal terhadap realitas dunia: politik, konflik, dan ketidakpastian global.

Tags: bitcoin

Baca Juga

OJK Ingatkan Investor Muda: Jangan Berinvestasi Kripto Sekadar Ikut Tren, Pahami Risiko dan Lindungi Data Pribadi
OJK Ingatkan Investor Muda: Jangan Berinvestasi Kripto Sekadar Ikut Tren, Pahami Risiko dan Lindungi Data Pribadi

Populer

  • 1
    Harga Emas Antam Hari Ini, Tertekan Pelemahan Emas Dunia
  • 2
    Harga Emas Anjlok! Segini Harga Emas Hari Ini Antam
  • 3
    Waspada Penipuan Pajak via WhatsApp Usai Lapor SPT, DJP Imbau Wajib Pajak Jangan Bagikan Data Pribadi
  • 4
    Emas Rontok Tajam, Investor Mulai Tinggalkan Safe Haven?
  • 5
    Menlu Iran Ucapkan Idulfitri dalam Bahasa Indonesia, Apresiasi Dukungan dari RI

Ekonomi

  • Bitcoin Tertekan Bukan karena Ekonomi, Tapi Geopolitik: Ultimatum Trump Guncang Pasar Kripto Global
    Bitcoin Tertekan Bukan karena Ekonomi, Tapi Geopolitik: Ultimatum Trump Guncang Pasar Kripto Global
  • Libur Panjang Lebaran 2026, Nasabah Diminta Beralih ke Digital Banking
    Libur Panjang Lebaran 2026, Nasabah Diminta Beralih ke Digital Banking
  • Harga Emas Antam Hari Ini, Tertekan Pelemahan Emas Dunia
    Harga Emas Antam Hari Ini, Tertekan Pelemahan Emas Dunia

Peristiwa

  • Di Balik Ledakan Nikel, Indonesia Kejar Kendali Industri EV Global
    Di Balik Ledakan Nikel, Indonesia Kejar Kendali Industri EV Global
  • Fleksibilitas Jadi Kunci: Perusahaan Tak Lagi Cari Ahli Satu Framework AI di 2026
    Fleksibilitas Jadi Kunci: Perusahaan Tak Lagi Cari Ahli Satu Framework AI di 2026
  • Jelang Piala Dunia 2026, Jersey Jadi Medan Perang Identitas dan Bisnis Global
    Jelang Piala Dunia 2026, Jersey Jadi Medan Perang Identitas dan Bisnis Global
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID