LUMINASIA.ID, BOLA - Barcelona SC harus menghadapi kenyataan pahit di laga pembuka fase grup Copa Libertadores setelah takluk 0-1 dari Cruzeiro di Estadio Monumental Banco Pichincha. Hasil ini bukan sekadar kekalahan, tetapi juga menjadi sinyal peringatan serius bagi tim asal Ekuador tersebut yang tampil di hadapan pendukung sendiri.
Dilansir Sports Mole, alih-alih memanfaatkan status tuan rumah, Barcelona SC justru kesulitan menembus organisasi permainan Cruzeiro. Meski sempat menjaga keseimbangan di babak pertama dengan skor kacamata, mereka gagal mempertahankan konsentrasi di babak kedua.
Momen krusial terjadi pada menit ke-53 ketika Matheus Pereira mencetak gol tunggal yang menjadi pembeda. Gol tersebut sekaligus menegaskan efektivitas Cruzeiro yang tampil lebih klinis meski tidak dominan sepanjang laga.
Dari sudut pandang berbeda, kemenangan ini terasa lebih sebagai kebangkitan bagi Cruzeiro. Datang dengan performa domestik yang kurang meyakinkan, tim asal Brasil itu justru mampu menunjukkan karakter kuat di kompetisi kontinental. Disiplin bertahan dan efisiensi serangan menjadi kunci utama keberhasilan mereka mencuri tiga poin.
Sebaliknya, Barcelona SC justru memperlihatkan masalah lama: inkonsistensi di kandang. Meski sebelumnya menunjukkan tren positif di liga domestik, mereka kembali gagal memaksimalkan laga penting di hadapan publik sendiri.
Pertandingan juga diwarnai tensi tinggi dengan banyaknya kartu kuning di kedua kubu, menandakan duel berjalan keras dan penuh tekanan. Namun, ketegangan tersebut tidak mampu diubah Barcelona SC menjadi keunggulan.
Hasil ini membuat Barcelona SC berada dalam posisi sulit sejak awal fase grup, sementara Cruzeiro mendapatkan suntikan moral besar untuk melanjutkan perjalanan mereka di Copa Libertadores setelah absen cukup lama dari kompetisi ini.

