LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Makassar terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan menjajaki kerja sama bersama LAFI AD dalam penguatan sektor industri farmasi serta peningkatan kualitas pendidikan dan riset.
Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan resmi yang dipimpin Rektor Unismuh Makassar Abd Rakhim Nanda bersama jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) di Laboratorium Farmasi Angkatan Darat, Jalan Gudang Utara, Kota Bandung, Rabu (8/4/2026).
Rombongan diterima oleh Wakil Kepala LAFI AD Agung Kuntjoro Budianto yang didampingi Kepala Instalasi Pendidikan Martohap Parotua Lumvan Raja.
Dalam pertemuan tersebut, Rakhim menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan peran perguruan tinggi dengan kebutuhan industri farmasi yang terus berkembang.
“Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung tridharma perguruan tinggi, mulai dari penguatan pendidikan, kolaborasi riset, hingga pengabdian kepada masyarakat, dan LAFI AD kami pandang sebagai mitra strategis dengan kapasitas unggul dalam pengembangan serta produksi farmasi,” ujarnya.
Dekan FKIK Unismuh Makassar Suryani As’ad menambahkan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas akademik sekaligus kompetensi profesional lulusan.
Ia menyebutkan bahwa LAFI AD merupakan institusi dengan standar tinggi dan pengalaman luas di bidang farmasi, sehingga dapat menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
“Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik industri farmasi,” katanya.
Pihak LAFI AD menyambut positif inisiatif yang dibangun oleh Unismuh Makassar sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya bersama mencetak tenaga farmasi yang adaptif dan profesional,” ujar Wakil Kepala LAFI AD.
Sementara itu, Kepala Instalasi Pendidikan LAFI AD menjelaskan bahwa institusinya telah berpengalaman dalam mendukung kegiatan akademik dari berbagai perguruan tinggi.
Ia menyebutkan bahwa LAFI AD secara rutin menerima mahasiswa praktik dari berbagai jenjang, mulai dari Program Profesi Apoteker (PKPA), S1 Farmasi, hingga D3 Farmasi.
“Pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat untuk mengembangkan kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan ke depan,” katanya.
Baca: Rektor Unismuh Makassar Terima Silaturahmi Direktur Utama Bank Syariah Nasional
Melalui penjajakan ini, kedua pihak berharap kerja sama yang terbangun tidak hanya bersifat formal, tetapi dapat diimplementasikan secara konkret dalam penguatan pendidikan, riset kolaboratif, serta peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang farmasi industri.

