Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Warisan Prasejarah Jadi Instrumen Ekonomi: Kepulangan Perak Man Dongkrak Pariwisata Lenggong

Senin, 13 April 2026 15:12
Editor: diku
  • Bagikan
Perak Man kembali ke Lenggong (Bernama)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Kembalinya kerangka manusia prasejarah “Perak Man” ke Galeri Arkeologi Lembah Lenggong bukan sekadar peristiwa budaya, tetapi juga menjadi strategi nyata dalam menggerakkan ekonomi lokal berbasis warisan sejarah. Setelah sebelumnya disimpan di Kuala Lumpur untuk proses konservasi, fosil berusia sekitar 11.000 tahun itu kini kembali dipamerkan sejak pertengahan tahun lalu dan langsung menjadi magnet baru bagi wisatawan.

Dilansir The Star, Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Dr Shamsul Anuar Nasarah, menegaskan bahwa kehadiran kembali Perak Man telah meningkatkan jumlah kunjungan secara signifikan. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya menjadikan situs warisan bukan hanya sebagai ruang edukasi, tetapi juga penggerak ekonomi daerah.

Pendekatan ini diperkuat dengan investasi sebesar RM5 juta untuk modernisasi galeri, termasuk penggunaan teknologi holografik dan tampilan interaktif. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan situs sejarah kini tidak lagi bersifat statis, melainkan diarahkan menjadi pengalaman wisata yang imersif dan kompetitif di tengah industri pariwisata global.

Selain Perak Man, pemerintah juga berupaya memulangkan “Perak Woman”, kerangka manusia prasejarah lain berusia sekitar 8.000 tahun yang saat ini berada di Universiti Sains Malaysia. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi memperkuat posisi Lenggong sebagai pusat peradaban prasejarah di kawasan Asia Tenggara.

Di sisi lain, peluncuran koin peringatan situs warisan dunia turut memperluas dampak ekonomi melalui sektor koleksi dan edukasi publik. Upaya ini menegaskan bahwa narasi sejarah dapat dikemas menjadi produk bernilai tambah, yang tidak hanya memperkuat identitas nasional tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru.

Dengan strategi tersebut, Lembah Lenggong tidak lagi sekadar situs arkeologi, melainkan contoh bagaimana warisan masa lalu bisa dioptimalkan sebagai aset masa depan.

Tags: Perak Man

Populer

  • 1
    Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
  • 2
    Heboh Motor Trail Listrik MBG, Ini Profil PT Yasa Artha Trimanunggal dan Sorotan Anggaran Rp49,95 Juta per Unit
  • 3
    OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta
  • 4
    Mantan Aggota DPR Asal Sulsel Akbar Faizal Keluhkan Mobil Listrik BYD Miliknya 4 Bulan Rusak, Bakal Kirim Somasi
  • 5
    Pemkab Gowa Fokus Ciptakan Lingkungan yang Ramah Bagi Anak

Ekonomi

  • NTT Docomo Lambat Notifikasi Akuisisi Intage Holdings, Kini Diperiksa KPPU
    NTT Docomo Lambat Notifikasi Akuisisi Intage Holdings, Kini Diperiksa KPPU
  • Isyarat Konflik Internal, Thomas Ramdhan Siap Tinggalkan GIGI Usai Panggung 25 April
    Isyarat Konflik Internal, Thomas Ramdhan Siap Tinggalkan GIGI Usai Panggung 25 April
  • Claro Pandurata Samarinda Resmi Dibuka, Transformasi Eks Hotel Atlet Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Kota
    Claro Pandurata Samarinda Resmi Dibuka, Transformasi Eks Hotel Atlet Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Kota

Peristiwa

  • Buntu bukan sekadar soal nuklir, Selat Hormuz jadi kartu tekanan utama Iran.
    Buntu bukan sekadar soal nuklir, Selat Hormuz jadi kartu tekanan utama Iran.
  • Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
    Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
  • Lonjakan Klaim Dana Pensiun Jadi Alarm Baru Beban Jangka Panjang Industri Keuangan
    Lonjakan Klaim Dana Pensiun Jadi Alarm Baru Beban Jangka Panjang Industri Keuangan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID