LUMINASIA.ID, BOLA - Alih-alih sekadar polemik keputusan wasit, kasus kartu merah yang menimpa Lisandro Martinez justru membuka persoalan yang lebih dalam bagi Manchester United: krisis serius di lini pertahanan jelang laga-laga krusial musim ini.
Dilansir goal.com, dalam kekalahan 1-2 dari Leeds United, Martinez diusir setelah insiden tarik rambut terhadap Dominic Calvert-Lewin yang terdeteksi lewat VAR. Klub memang telah mengajukan banding, namun fokus utama kini bergeser pada dampak praktis yang harus dihadapi tim dalam waktu dekat.
Bagi pelatih Michael Carrick, kehilangan Martinez bukan sekadar absennya satu pemain, melainkan hilangnya pilar agresivitas dan kepemimpinan di jantung pertahanan. Situasi makin rumit karena Matthijs de Ligt masih dibekap cedera, sementara Harry Maguire terancam sanksi tambahan.
Dengan potensi tiga bek tengah utama absen bersamaan, United menghadapi risiko ketidakseimbangan taktis, terutama menjelang laga berat kontra Chelsea. Dalam konteks perebutan tiket Liga Champions, kondisi ini bisa menjadi titik balik negatif.
Di sisi lain, polemik wasit yang disorot Carrick memang masih bergulir. Namun, terlepas dari hasil banding nanti, realitas di lapangan menuntut solusi cepat. Carrick kemungkinan harus merombak struktur pertahanan, bahkan mungkin memberi kesempatan kepada pemain pelapis yang minim pengalaman di laga besar.
Dengan jadwal padat dan tekanan kompetisi yang meningkat, kasus Martinez kini bukan hanya soal benar atau salah keputusan wasit—melainkan ujian kedalaman skuad dan kecerdikan taktik Manchester United dalam menjaga ambisi mereka tetap hidup.

