LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Majalah TIME kembali merilis daftar 100 tokoh paling berpengaruh tahun 2026, namun tahun ini menghadirkan narasi yang lebih luas: pengaruh global tak lagi dimonopoli politik, melainkan menyebar kuat ke budaya pop dan industri kreatif.
Dilansir Forbes, salah satu sorotan utama datang dari Sanae Takaichi, yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Jepang. Dalam profil yang ditulis oleh Yuriko Koike, Takaichi disebut sebagai simbol runtuhnya “langit-langit besi” dalam politik Jepang. Kenaikannya bukan hanya peristiwa politik, tetapi juga refleksi perubahan sosial besar di negara yang lama didominasi kepemimpinan laki-laki.
Namun, daftar ini juga menegaskan bahwa pengaruh kini tak selalu lahir dari kekuasaan formal. Nama Luke Combs misalnya, dipuji oleh Ed Sheeran sebagai sosok yang berkembang konsisten tanpa kehilangan sisi kemanusiaannya. Dalam industri musik yang kompetitif, Combs dinilai mampu mempertahankan autentisitas sambil meraih kesuksesan global.
Di sisi lain, kekuatan budaya pop global terlihat jelas lewat kehadiran Jennie. Ditulis oleh Gracie Abrams, Jennie digambarkan bukan sekadar ikon panggung, tetapi figur dengan daya magnet personal yang sama kuatnya di balik layar. Pengaruhnya menunjukkan bagaimana bintang pop kini memainkan peran penting dalam membentuk selera, gaya hidup, hingga percakapan global.
Daftar TIME 100 tahun ini pada akhirnya menggambarkan pergeseran besar: pengaruh tidak lagi tunggal atau terpusat. Dari ruang kabinet pemerintahan hingga panggung konser dan lorong belakang acara hiburan, kekuatan untuk membentuk dunia kini tersebar di berbagai bidang—dan semakin terhubung satu sama lain.

