LUMINASIA.ID, Jakarta — Penguatan organisasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak sekadar agenda rutin, tetapi dibingkai sebagai upaya serius membangun karakter kader yang ideologis sekaligus responsif terhadap tantangan global. Dalam pembukaan Sekolah Partai yang diikuti pengurus daerah se-Indonesia, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa disiplin dan integritas menjadi fondasi utama menjelang kontestasi politik 2029.
Dilansir Detik, alih-alih hanya fokus pada konsolidasi internal, forum ini juga menyoroti pentingnya kader memahami dinamika geopolitik dunia yang berdampak langsung pada Indonesia. Megawati mengingatkan bahwa ketegangan global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Karena itu, ia meminta kepala daerah dari PDIP mengambil langkah konkret seperti penghematan anggaran dan memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
Penekanan lain yang mengemuka adalah perubahan orientasi kader dari sekadar struktural menjadi lebih substantif. Megawati secara tegas mengingatkan agar kader turun langsung ke masyarakat dan merasakan kehidupan rakyat. Ia bahkan memberikan peringatan keras terhadap praktik korupsi dan kinerja yang tidak maksimal di lapangan, menandakan bahwa loyalitas partai harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan sekadar posisi organisasi.
Di sisi lain, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melihat Sekolah Partai sebagai ruang pelembagaan ideologi yang harus mampu membakar semangat kader. Ia menilai kepercayaan publik menjadi modal utama menuju Pemilu 2029, sehingga setiap materi yang diberikan harus benar-benar diinternalisasi menjadi pedoman perilaku politik kader.
Dengan kombinasi antara penguatan ideologi, disiplin organisasi, dan kesadaran geopolitik, agenda ini menunjukkan arah PDIP yang ingin membangun kesiapan lebih matang. Bukan hanya untuk bertarung di pemilu, tetapi juga untuk memastikan kadernya mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

