Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Rupiah Berpeluang Menguat, Sentimen Global Membaik Usai Pernyataan Trump soal Selat Hormuz

Senin, 4 Mei 2026 15:38
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi nilai mata uang (liputan6)

LUMINASIA.ID, FINANCE - Nilai tukar rupiah pada awal pekan diperkirakan memiliki ruang penguatan terbatas di tengah meredanya kekhawatiran gangguan pasokan global, meski pergerakannya masih akan dibayangi rilis data ekonomi domestik.

Di pasar spot, Senin pagi, rupiah tercatat stagnan di level Rp17.337 per dolar AS, tidak berubah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Dilansir Antara, analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai sentimen global mulai membaik dan berpotensi menjadi katalis positif bagi mata uang Garuda. Ia menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait upaya membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz sebagai faktor utama yang meredakan kekhawatiran pasar.

“Rupiah berpotensi menguat merespon pernyataan Trump yang akan ‘membebaskan’ kapal-kapal di Selat Hormuz meredakan kekhawatiran gangguan pasokan global, sehingga menekan harga minyak,” ujar Lukman.

Langkah tersebut, menurut laporan yang dikutip dari Anadolu, merupakan bagian dari inisiatif yang disebut “Proyek Kebebasan”, di mana Amerika Serikat akan mengawal kapal-kapal netral yang terjebak di kawasan konflik. Trump menyebut banyak kapal dari berbagai negara meminta bantuan karena terhambat di jalur tersebut dan menghadapi keterbatasan logistik, termasuk kebutuhan pangan bagi awak kapal.

Ia juga menegaskan telah menginstruksikan perwakilannya untuk memastikan kapal-kapal tersebut dapat keluar dengan aman, dan tidak kembali beroperasi di wilayah tersebut hingga kondisi benar-benar kondusif untuk pelayaran.

Selain faktor geopolitik, pergerakan rupiah juga dipengaruhi pelemahan dolar AS dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi seiring data manufaktur Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi pasar serta intervensi Bank of Japan (BoJ) terhadap yen.

“BoJ mengintervensi untuk menguatkan yen pada hari Jumat (1/5), menyebabkan indeks dolar AS melorot,” kata Lukman.

Meski demikian, potensi penguatan rupiah diperkirakan tidak akan signifikan dalam jangka pendek. Pelaku pasar masih menunggu rilis sejumlah indikator ekonomi Indonesia, terutama data inflasi dan neraca perdagangan.

Lukman memproyeksikan inflasi tahunan Indonesia akan mengalami penurunan dari 3,48 persen menjadi sekitar 3,0 persen. Sementara itu, surplus perdagangan diperkirakan berada di kisaran 4 miliar dolar AS.

Dengan kombinasi faktor global dan domestik tersebut, rupiah diprediksi bergerak dalam rentang terbatas di kisaran Rp17.250 hingga Rp17.400 per dolar AS dalam waktu dekat.

Tags: Rupiah Menguat

Populer

  • 1
    Skenario Promosi Liga 2: PSS Sleman di Atas Angin, Persipura Menempel, Barito Putera Butuh Keajaiban
  • 2
    Gree Expert Shop Resmi Hadir di Maksasar, Tawarkan Kecanggihan AC Mulai Rp2 Jutaan, Garansi 10 Tahun, hingga Layanan Servis 24 Jam
  • 3
    Garudayaksa FC Kunci Promosi ke Super League 2026-2027 Usai Tekuk Persikad, Adhyaksa FC Jalani Playoff
  • 4
    Daftar Tanggal Merah Mei 2026: Ada 6 Hari Libur dan Tiga Long Weekend
  • 5
    16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Rusak Diserang Iran, Kerugian Tembus USD25 Miliar

Ekonomi

  • DJP Sulselbartra Catat Pertumbuhan SPT 9,67 Persen, Tempati Peringkat Dua Nasional
    DJP Sulselbartra Catat Pertumbuhan SPT 9,67 Persen, Tempati Peringkat Dua Nasional
  • Krakatau Osaka Steel Tutup, Industri Baja Domestik Tertekan Gempuran Produk Impor China
    Krakatau Osaka Steel Tutup, Industri Baja Domestik Tertekan Gempuran Produk Impor China
  • BYD Haka Auto Dorong Pengembangan Talenta Industri, CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Pengalaman di Forum IATI ITB
    BYD Haka Auto Dorong Pengembangan Talenta Industri, CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Pengalaman di Forum IATI ITB

Peristiwa

  • Eks Wakil Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, Uji Penyitaan KPK di PN Jakarta Selatan
    Eks Wakil Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, Uji Penyitaan KPK di PN Jakarta Selatan
  • Rupiah Berpeluang Menguat, Sentimen Global Membaik Usai Pernyataan Trump soal Selat Hormuz
    Rupiah Berpeluang Menguat, Sentimen Global Membaik Usai Pernyataan Trump soal Selat Hormuz
  • Lai Ching-te Tiba di Eswatini Usai Hambatan Izin Terbang, Klaim Tekanan China Menguat
    Lai Ching-te Tiba di Eswatini Usai Hambatan Izin Terbang, Klaim Tekanan China Menguat
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID