Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Tagihan Listrik Naik Dikeluhkan Warga, PT PLN (Persero) Tegaskan Tarif Mei 2026 Tetap

Selasa, 5 Mei 2026 20:17
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi PLN

LUMINASIA.ID, JAKARTA – Keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan listrik pada April 2026 ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah pelanggan mengaku mengalami kenaikan signifikan, bahkan hingga hampir dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya, meski penggunaan listrik disebut tidak berubah.

Dilansir Kompas, salah satu warganet mengungkapkan kenaikan tagihan yang cukup drastis. “Biasanya 5–6 juta untuk dua meteran, bulan ini tembus 9,6 juta,” tulis akun @cl***.

Keluhan serupa juga datang dari pengguna lain yang menyebut pengeluaran listrik bulanannya melonjak dalam dua bulan terakhir. “Aku biasa total 800.000, tiba-tiba dua bulan ini jadi 1,3–1,4 juta. Elektronik nggak ada yang baru, semua sama,” tulis akun Instagram @aw*********.

Bahkan, ada pelanggan yang mengaku tagihannya meningkat dari sekitar Rp300.000 menjadi lebih dari Rp400.000 dalam satu bulan.

Menanggapi fenomena tersebut, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa lonjakan tagihan listrik bukan disebabkan oleh kenaikan tarif. Perusahaan listrik negara itu memastikan tarif tenaga listrik untuk periode Mei 2026 tidak mengalami perubahan dan masih mengacu pada tarif Triwulan II-2026.

PLN menjelaskan, khusus untuk pelanggan nonsubsidi, penyesuaian tarif dilakukan setiap tiga bulan melalui mekanisme tariff adjustment. Penyesuaian ini mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 7 Tahun 2024. Dengan demikian, tarif listrik pada Mei 2026 dipastikan tetap dan tidak mengalami kenaikan.

Adapun rincian tarif listrik per kWh yang berlaku pada Mei 2026 adalah sebagai berikut:

Untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi, tarif 900 VA sebesar Rp1.352 per kWh, sementara 1.300 VA dan 2.200 VA dikenakan Rp1.444,70 per kWh. Untuk daya 3.500 hingga 5.500 VA serta di atas 6.600 VA, tarifnya Rp1.699,53 per kWh.

Di sektor bisnis dan pemerintahan, tarif untuk golongan B-2/TR (6.600 VA–200 kVA) sebesar Rp1.444,70 per kWh. Sementara untuk kantor pemerintah (P-1/TR) dan penerangan jalan umum (P-3/TR), tarifnya Rp1.699,53 per kWh.

Sedangkan bagi pelanggan bersubsidi, tarif listrik 450 VA ditetapkan Rp415 per kWh, 900 VA bersubsidi Rp605 per kWh, dan 900 VA rumah tangga mampu sebesar Rp1.352 per kWh. Untuk daya 1.300–2.200 VA tarifnya Rp1.444,70 per kWh, serta di atas 3.500 VA sebesar Rp1.699,53 per kWh.

PLN juga mengingatkan bahwa perubahan tagihan listrik tidak semata dipengaruhi tarif, melainkan juga konsumsi listrik, pencatatan meter, serta faktor teknis lainnya. Perusahaan telah menyediakan fitur Catat Meter di aplikasi PLN Mobile untuk membantu pelanggan memantau penggunaan listrik dan memperkirakan tagihan secara mandiri.

Dengan kondisi tarif yang tetap, masyarakat diimbau untuk mengecek kembali pola pemakaian listrik serta memastikan pencatatan meter berjalan akurat guna menghindari lonjakan tagihan yang tidak terduga.

Tags: PLN

Baca Juga

Resmi Diumumkan! Segini Tarif Listrik PLN, Berlaku hingga September 2026 di Seluruh Indonesia
Resmi Diumumkan! Segini Tarif Listrik PLN, Berlaku hingga September 2026 di Seluruh Indonesia
PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya
PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya
Diskon Listrik 50 Persen dari PLN Berlaku hingga 10 Maret 2026, Ini Cara Dapat Diskon
Diskon Listrik 50 Persen dari PLN Berlaku hingga 10 Maret 2026, Ini Cara Dapat Diskon
Sempat Disebut Naik, Berapa Rupiah Harga 1 kWh Listrik? Ini Cara Hitung dan Tarif Listrik per kWh Terbaru 2026
Sempat Disebut Naik, Berapa Rupiah Harga 1 kWh Listrik? Ini Cara Hitung dan Tarif Listrik per kWh Terbaru 2026
Listrik 24 Jam Kini Hadir di Pulau Samalona
Listrik 24 Jam Kini Hadir di Pulau Samalona
 Rekrutmen PLN 2025 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lowongan Kerja PLN
Rekrutmen PLN 2025 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lowongan Kerja PLN

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 4
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID