Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

BGN Goes To Campus, Program MBG Didorong Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

Rabu, 6 Mei 2026 20:42
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Kegiatan BGN Goes To Campus digelar di Auditorium Prof. A. Amiruddin, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Selasa (5/5/2026


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat pemerintah sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui kegiatan Badan Gizi Nasional (BGN) Goes To Campus, pemerintah mendorong penguatan kolaborasi ilmiah bersama perguruan tinggi untuk mendukung implementasi program tersebut secara berkelanjutan.

Kegiatan BGN Goes To Campus digelar di Auditorium Prof. A. Amiruddin, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Selasa (5/5/2026), dan dihadiri Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, Plt Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Gunalan, Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN Enny Indarty, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN Sitti Aida Adha Taridala, serta Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas Veni Hadju.

Program ini dibentuk untuk meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan dan implementasi MBG, sekaligus membangun kemitraan berbasis ilmiah guna memperkuat pelaksanaan program secara nasional.

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan, program MBG lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Program MBG ini lahir dari rasa kepedulian dan keprihatinan yang mendalam. Berawal dari ada ibu rumah tangga yang harus mencari makanan dari tempat yang tidak layak demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Dari situlah muncul kesadaran bahwa negara harus hadir memberikan jaminan pangan yang layak bagi masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Nanik.

Menurutnya, program MBG bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Ketika anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, maka mereka memiliki kesempatan tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan mampu bersaing di masa depan. Inilah fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Nanik juga mengakui bahwa program MBG masih tergolong baru sehingga evaluasi dan penyempurnaan terus dilakukan agar implementasinya semakin optimal di berbagai daerah.

“Kami memahami bahwa program sebesar ini tentu membutuhkan proses penyesuaian. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting untuk memperbaiki sistem dan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan secara luas,” jelasnya.

Dalam paparannya, Nanik menjelaskan pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran besar untuk memastikan keberlanjutan program MBG. Anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami melihat ada pelaku usaha kecil seperti pembuat tahu yang produksinya meningkat karena permintaan bertambah. Ada juga ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan, kini mendapatkan pekerjaan dan mampu membantu kebutuhan keluarganya. Ini menunjukkan bahwa MBG memberi dampak sosial dan ekonomi yang nyata,” katanya.

BGN juga menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung program MBG agar seluruh kebijakan yang dijalankan tetap berbasis kajian ilmiah dan terukur.

Kegiatan BGN Goes To Campus sebelumnya telah digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI), serta akan terus diperluas ke berbagai kampus lainnya sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia akademik.

Tags: BGN MBG Universitas Hasanuddin

Baca Juga

BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
252 Siswa di Jakarta Timur Diduga Keracunan MBG, Dinkes Soroti Menu Pangsit Tahu Berasa Masam
252 Siswa di Jakarta Timur Diduga Keracunan MBG, Dinkes Soroti Menu Pangsit Tahu Berasa Masam
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Tabanan Bali, DPR RI dan BGN Perkuat Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Tabanan Bali, DPR RI dan BGN Perkuat Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting
DPR RI dan BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Tabanan, Fokus Perbaikan Gizi Anak dan Pencegahan Stunting
DPR RI dan BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Tabanan, Fokus Perbaikan Gizi Anak dan Pencegahan Stunting
MBG Hadir di Bale Banjar Jembrana, Tingkatkan Gizi dan Dorong Ekonomi Warga
MBG Hadir di Bale Banjar Jembrana, Tingkatkan Gizi dan Dorong Ekonomi Warga
Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional

Populer

  • 1
    Huawei WATCH FIT 5 Pro Resmi Hadir, Usung Layar 3.000 Nits dan Fitur Selam hingga 40 Meter
  • 2
    Pertamina Gelar Program Manajemen Stres dan Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
  • 3
    40 Siswa SMKN 1 Gowa Ikut Safety Riding Asmo Sulsel
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Turnamen Free Fire AXIS CUP 2026 Kembali Hadir di 88 Kota dengan Hadiah Rp100 Juta

Ekonomi

  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID