Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Beredar di Medsos Anggaran Rp10 Miliar Makan Minum Wali Kota Makassar, Pemkot Tegaskan Hoax

Minggu, 17 Mei 2026 14:08
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemerintah Kota Makassar membantah keras informasi yang beredar di media sosial terkait narasi anggaran makan dan minum Wali Kota Makassar mencapai Rp10 miliar per tahun

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar membantah keras informasi yang beredar di media sosial terkait narasi anggaran makan dan minum Wali Kota Makassar mencapai Rp10 miliar per tahun.

Pemkot menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks dan bentuk penafsiran keliru terhadap dokumen resmi anggaran pemerintah daerah.

Narasi yang ramai disebarluaskan sejumlah akun media sosial dinilai tidak utuh, cenderung provokatif, dan berpotensi menggiring opini publik terhadap dugaan pemborosan anggaran di tengah upaya efisiensi belanja daerah yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

Beberapa akun seperti makassar.trending, makassarmerekam, makassarviral_, makassaar_info, hingga makassar24jam disebut menyebarkan potongan data tanpa penjelasan menyeluruh terkait struktur penggunaan anggaran yang sebenarnya.

Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar, Muh Fitrah Hardiansyah, menegaskan angka yang beredar bukan merupakan anggaran konsumsi pribadi Wali Kota Makassar.

“Setiap pos anggaran merupakan bagian dari belanja rumah tangga pemerintah daerah yang bersifat akumulatif selama satu tahun anggaran dan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kedinasan,” kata Fitrah, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, anggaran tersebut mencakup kebutuhan jamuan tamu dalam agenda resmi pemerintahan, seperti audiensi, silaturahmi, rapat, hingga kegiatan lintas instansi yang melibatkan organisasi masyarakat, mahasiswa, maupun perangkat daerah lainnya.

Ia menjelaskan, penggunaan anggaran bersifat kolektif dan melekat pada fungsi pelayanan publik, bukan digunakan secara personal oleh Wali Kota.

“Jadi, penggunaannya bersifat kolektif, terukur, dan melekat pada fungsi pelayanan publik. Ini bukan anggaran yang digunakan secara personal, melainkan untuk menunjang aktivitas pemerintahan secara keseluruhan. Termasuk kegiatan rapat Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Fitrah juga menyebut informasi yang tersebar di media sosial kemungkinan berasal dari potongan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) atau kontrak kegiatan yang kemudian ditafsirkan tanpa melihat keseluruhan struktur anggaran pemerintah daerah.

“Faktanya, ini juga digunakan untuk kegiatan masyarakat, organisasi, bahkan mendukung kegiatan perangkat daerah lain jika dibutuhkan. Jadi sangat keliru jika disimpulkan sebagai anggaran makan minum pribadi Wali Kota,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), nilai sekitar Rp6 miliar yang melekat pada kegiatan pimpinan daerah tidak hanya mencakup konsumsi, tetapi juga berbagai kebutuhan operasional lainnya.

Belanja tersebut meliputi kebutuhan logistik dapur, konsumsi rapat, hingga jasa tenaga pendukung seperti pramusaji, sopir, tenaga kebersihan, dan pelayanan umum lainnya yang menunjang aktivitas pemerintahan sepanjang tahun.

“Di dalamnya termasuk kebutuhan logistik dan dapur, konsumsi rapat, serta belanja jasa seperti tenaga pramusaji, sopir, tenaga kebersihan, hingga pelayanan umum,” jelas Fitrah.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar, Firnandar Sabara, turut menegaskan bahwa kode rekening yang tersebar di media sosial bukanlah rekening khusus konsumsi pribadi Wali Kota.

“Kode rekening yang beredar di media sosial itu adalah untuk jamuan makan minum tamu pimpinan. Bukan rekening makan minum Wali Kota seperti yang ditafsirkan dalam narasi yang beredar,” kata Firnandar.

Menurut dia, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai agenda resmi pemerintah berskala besar, termasuk pertemuan, audiensi, dan kegiatan pemerintahan lainnya yang melibatkan banyak pihak.

“Itu adalah jamuan tamu untuk kegiatan-kegiatan resmi dan skala besar, bukan untuk konsumsi pribadi Wali Kota. Jadi tidak tepat jika disebut sebagai anggaran makan minum Wali Kota,” tegasnya.

Firnandar juga menambahkan realisasi penggunaan anggaran bersifat dinamis dan disesuaikan dengan jumlah kegiatan pemerintahan sepanjang tahun berjalan.

“Realisasinya mengikuti kebutuhan kegiatan dalam satu tahun anggaran. Tidak serta-merta seluruh nilai yang tercantum digunakan sekaligus,” ujarnya.

Pemerintah Kota Makassar mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran pemerintah.

Pemkot juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang akan mengatur standar dan kriteria pembiayaan makan dan minum dalam kegiatan pemerintahan agar lebih transparan, terukur, dan akuntabel.

“Perwali ini nantinya akan menjadi acuan, termasuk untuk menentukan kegiatan mana yang dapat difasilitasi dan mana yang tidak, sehingga lebih transparan dan akuntabel,” tutup Fitrah.

Di sisi lain, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi dikenal memiliki gaya kepemimpinan sederhana dan mengedepankan efisiensi anggaran. Dalam berbagai kesempatan, Appi disebut tidak mengutamakan fasilitas mewah dan lebih menekankan penggunaan anggaran secara tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat.

Pendekatan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa isu anggaran Rp10 miliar untuk makan dan minum pribadi Wali Kota Makassar tidak sesuai fakta dan menyesatkan publik.

Tags: Pemkot Makassar Munafri Arifuddin viral di media sosial hoax

Baca Juga

PDAM Makassar Tambah Sambungan Pipa, Pasokan Air ke Wilayah Utara Bakal Membaik
PDAM Makassar Tambah Sambungan Pipa, Pasokan Air ke Wilayah Utara Bakal Membaik
Appi Janji Bakal Hidupkan Kembali Kerajaan Tallo, Disulap Jadi Destinasi Wisata Sejarah Makassar
Appi Janji Bakal Hidupkan Kembali Kerajaan Tallo, Disulap Jadi Destinasi Wisata Sejarah Makassar
Tak Lagi Sendiri, Lansia Perempuan Terlantar di Bawah Fly Over Akhirnya Dipertemukan dengan Keluarga
Tak Lagi Sendiri, Lansia Perempuan Terlantar di Bawah Fly Over Akhirnya Dipertemukan dengan Keluarga
LONTARA Plus Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional, Layanan Digital Warga Kini Makin Cepat dan Terintegrasi
LONTARA Plus Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional, Layanan Digital Warga Kini Makin Cepat dan Terintegrasi
Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
Milad ke-109 Aisyiyah Makassar, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Karakter Generasi Muda
Milad ke-109 Aisyiyah Makassar, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Karakter Generasi Muda

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 3
    Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
  • 4
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 5
    New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID