LUMINASIA.ID, PAREPARE – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait aktivitas pengisian Biosolar subsidi di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kota Parepare.
Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran BBM subsidi di SPBU berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
"Kami akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar untuk memastikan seluruh proses penyaluran BBM subsidi di SPBU berjalan sesuai prosedur. Apabila dalam proses tersebut ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, maka tindak lanjut akan dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku," ujar Ridho, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat menjadi perhatian Pertamina sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan sesuai regulasi.
Di sisi lain, Pertamina mencatat tingginya minat masyarakat terhadap Biosolar subsidi yang berdampak pada meningkatnya volume kendaraan yang melakukan pengisian di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di beberapa titik penyaluran, terutama pada jam-jam tertentu.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, Pertamina bersama pengelola SPBU telah menyiagakan petugas marshal yang bertugas membantu mengatur antrean kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di area SPBU. Selain itu, koordinasi dengan lembaga penyalur juga terus dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga kualitas pelayanan serta penyaluran energi kepada masyarakat melalui evaluasi dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Setiap informasi yang berkembang akan menjadi bahan evaluasi untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan. Pertamina juga terus mendorong implementasi prosedur pelayanan yang baik di seluruh lembaga penyalur agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal," kata Lilik.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau menggunakan BBM sesuai spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan kendaraan. Penggunaan bahan bakar yang sesuai dinilai dapat mendukung proses pembakaran yang lebih optimal, menjaga performa mesin, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan agar ketersediaan BBM tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pengguna yang berhak.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, Pertamina turut membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi. Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

