Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Teheran Tegaskan Belum Ada Jadwal Penandatanganan

Jumat, 12 Juni 2026 21:46
Editor: diku
  • Bagikan
Trump (pbs)

LUMINASIA.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran semakin terbuka setelah proses negosiasi yang berlangsung intensif dalam beberapa hari terakhir. Trump bahkan mengaku membatalkan rencana serangan udara terhadap Iran karena melihat adanya kemajuan signifikan menuju penyelesaian konflik.

Dalam pernyataannya pada Jumat (12/6/2026), Trump mengatakan kesepakatan damai tersebut hampir mencapai tahap akhir dan pengumuman resmi mengenai lokasi serta waktu penandatanganan akan disampaikan dalam waktu dekat.

“Kami sangat dekat dengan sebuah kesepakatan. Waktu dan tempat penandatanganan akan diumumkan segera,” kata Trump.

Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya Trump melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia sempat memperingatkan bahwa Teheran akan menerima serangan besar-besaran jika tidak menunjukkan kemajuan dalam perundingan. Bahkan, Trump juga menyinggung kemungkinan operasi terhadap Pulau Kharg dan sejumlah fasilitas minyak strategis Iran.

Di sisi lain, pemerintah Iran memberikan respons yang lebih hati-hati. Kementerian Luar Negeri Iran mengakui bahwa pembahasan substansi utama perjanjian telah mengalami perkembangan penting, namun menegaskan bahwa sejumlah isu krusial masih belum terselesaikan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut sebagian besar rancangan kesepakatan memang telah dirampungkan. Namun menurutnya, proses negosiasi masih menghadapi kendala karena adanya tuntutan tambahan dari pihak Amerika Serikat.

“Bagian utama teks hampir selesai, tetapi pihak Amerika bersikap terlalu menuntut dan mengajukan permintaan-permintaan baru,” ujar perwakilan Kementerian Luar Negeri Iran.

Laporan dari Teheran juga menyebutkan belum ada kesepakatan final maupun tanggal resmi penandatanganan. Pemerintah Iran menilai berbagai laporan mengenai waktu dan lokasi penandatanganan masih sebatas spekulasi media.

Jurnalis Al Jazeera yang melaporkan dari Teheran, Almigdad Alruhaid, mengatakan otoritas Iran saat ini lebih fokus menyelesaikan kerangka perjanjian secara menyeluruh sebelum melangkah ke tahap penandatanganan.

“Fokus utama saat ini adalah mencapai kesepakatan yang komprehensif. Kesepakatan final masih membutuhkan waktu untuk dibahas lebih lanjut oleh para pemimpin politik dan otoritas terkait di Iran,” kata Alruhaid.

Menurut sejumlah laporan media Iran, prioritas utama dalam pembahasan saat ini adalah menghentikan perang dan membuka periode transisi selama 60 hari. Dalam rentang waktu tersebut, berbagai isu penting seperti program nuklir Iran, pencabutan sanksi, hingga kerja sama ekonomi akan dibahas secara lebih rinci.

Sementara itu, negara-negara mediator disebut terus memainkan peran aktif dalam menjaga jalur diplomasi tetap terbuka. Qatar dan Pakistan dilaporkan melakukan komunikasi intensif dengan kedua pihak guna mempercepat tercapainya kesepakatan.

Di tengah optimisme yang mulai muncul, sejumlah pengamat menilai proses menuju perdamaian masih menghadapi tantangan besar. Analis politik Negar Mortazavi menilai perang yang berlangsung justru memperkuat struktur kekuasaan internal Iran dan gagal mencapai sejumlah tujuan strategis yang sebelumnya diinginkan Amerika Serikat.

“Amerika kini kembali ke titik awal, yaitu meja perundingan,” ujar Mortazavi.

Ia menambahkan bahwa konflik berkepanjangan telah menimbulkan berbagai konsekuensi baru, termasuk persoalan keamanan di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.

Tekanan terhadap Trump juga datang dari dalam negeri. Kenaikan harga minyak global akibat konflik membuat harga bahan bakar di Amerika Serikat berfluktuasi dan memicu kekhawatiran pasar keuangan.

Koresponden Al Jazeera di Washington, Kimberly Halkett, menyebut pemerintahan Trump menghadapi tekanan besar untuk segera mengakhiri konflik sekaligus menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima publik Amerika.

“Trump berada di bawah tekanan besar untuk mencapai kesepakatan dengan Iran. Setiap kenaikan harga minyak berdampak langsung terhadap harga bahan bakar dan kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat,” kata Halkett.

Selain tekanan ekonomi, Trump juga menghadapi tuntutan kelompok politik garis keras yang menginginkan jaminan bahwa Iran tidak akan memiliki kemampuan senjata nuklir. Situasi tersebut membuat negosiasi menjadi semakin kompleks menjelang pemilu sela Amerika Serikat yang akan berlangsung pada November mendatang.

Meski demikian, baik Washington maupun Teheran sama-sama mengindikasikan bahwa jalur diplomasi masih terbuka. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan final, namun kedua pihak mengakui adanya kemajuan dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Tags: Iran AS

Populer

  • 1
    16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Daftar Libur Nasional 2026 Ini, Sesuai SKB 3 Menteri
  • 2
    16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Status Tanggal Merah dan Daftar Libur Nasional 2026 Lengkap
  • 3
    Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Senin 15 Juni: Jerman Menang, Belanda Ditahan Jepang, Spanyol Siap Tampil
  • 4
    OJK Sulselbar Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat Pesisir di Desa Sumare Mamuju
  • 5
    Grace Natalie Pastikan Jokowi Segera Pakai Jaket PSI

Ekonomi

  • Toyota Hadir dengan TSS di Zenix hingga Veloz Hybrid, Jawab Kebutuhan Fitur Keselamatan di Mobil Segmen Menengah
    Toyota Hadir dengan TSS di Zenix hingga Veloz Hybrid, Jawab Kebutuhan Fitur Keselamatan di Mobil Segmen Menengah
  • Jangan Panik! Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman
    Jangan Panik! Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman
  • OJK Sulselbar Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat Pesisir di Desa Sumare Mamuju
    OJK Sulselbar Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat Pesisir di Desa Sumare Mamuju

Peristiwa

  • Apakah 16 Juni 2026 Tanggal Merah? Ini Penjelasan dan Daftar Libur Nasional 2026
    Apakah 16 Juni 2026 Tanggal Merah? Ini Penjelasan dan Daftar Libur Nasional 2026
  • 16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Status Tanggal Merah dan Daftar Libur Nasional 2026 Lengkap
    16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Status Tanggal Merah dan Daftar Libur Nasional 2026 Lengkap
  • 16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Daftar Libur Nasional 2026 Ini, Sesuai SKB 3 Menteri
    16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Daftar Libur Nasional 2026 Ini, Sesuai SKB 3 Menteri
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID