LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Timnas U-19 Indonesia berhasil mengakhiri kiprahnya di Piala AFF U-19 2026 dengan raihan peringkat ketiga setelah menundukkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga, Sabtu (13/6/2026).
Pertandingan Timnas U-19 vs Kamboja yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara berjalan cukup ketat. Garuda Muda tampil dominan sejak awal laga, namun harus bekerja keras untuk membongkar pertahanan rapat lawan.
Baca: Indonesia U-17 Prioritaskan Proses ke Piala Asia, Kurniawan Abaikan Gaya demi Tujuan
Indonesia langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui Nazriel Alvaro dan Amar Brkic, tetapi belum mampu menghasilkan gol. Kamboja lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk mengancam pertahanan Indonesia.
Pada babak pertama, skuad asuhan Nova Arianto menguasai jalannya pertandingan. Meski demikian, sejumlah peluang emas yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol. Peluang terbaik datang menjelang turun minum ketika tembakan Nazriel membentur mistar gawang.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Indonesia semakin meningkat. Upaya Garuda Muda akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Isfandyar, Al Gazani sukses menyundul bola ke dalam gawang Kamboja dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan. Meski terus menekan hingga akhir laga, Indonesia gagal menambah keunggulan. Di sisi lain, Kamboja juga tidak mampu memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Kemenangan ini memastikan Timnas U-19 Indonesia finis di posisi ketiga ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 2026. Hasil tersebut sekaligus menjadi penutup perjalanan Garuda Muda dalam turnamen tahun ini setelah sebelumnya gagal melangkah ke partai final.
Baca: Erick Thohir Apresiasi Timnas Indonesia Usai Sapu Bersih Kemenangan atas Oman dan Mozambik
Sepanjang pertandingan Timnas U-19 vs Kamboja, Indonesia tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang. Namun, rapatnya pertahanan Kamboja membuat anak asuh Nova Arianto harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk memecah kebuntuan.
Peringkat ketiga ini menjadi modal berharga bagi Timnas U-19 Indonesia dalam menatap agenda internasional berikutnya, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan performa pada turnamen mendatang.

