MAKASSAR – Kalla Toyota berkolaborasi dengan komunitas kebugaran Oneground dan Bakhouse sukses menggelar ajang olahraga Road to Hyrox untuk pertama kalinya bagi publik di Kota Makassar bertempat di bengkel (workshop) Kalla Toyota Cabang Alauddin, Jalan Sultan Alauddin No. 76.
Event perdana hyrox di Makassar ini digelar Minggu (14/6/2026) diikuti oleh 80 orang yang terbagi menjadi 40 pasang. Setiap finisher akan mendapatkan medali.
Tiap pasangan ditantang untuk menyelesaikan rangkaian olahraga hyrox.
Peserta akan memulai tantangan dengan lari, dilanjutkan SkiErg untuk menguji daya tahan kardio dan kekuatan tubuh bagian atas.
Setelah itu peserta melakukan deadlift untuk menguji kekuatan otot punggung, pinggul, dan kaki. Tantangan berlanjut dengan alternating forward lunges yang melatih keseimbangan serta kekuatan tungkai.
Rangkaian ditutup dengan thruster, kombinasi gerakan squat dan shoulder press yang menguji kekuatan serta daya tahan tubuh secara menyeluruh
Marketing Manager Kalla Toyota, Amelia Amin, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di cabang Alauddin didasari oleh fasilitas workshop yang paling luas dibanding cabang lainnya sehingga sangat ideal untuk mengakomodasi berbagai tantangan fisik dalam kompetisi kebugaran tersebut.
"Acara ini kita buat sebenarnya prakarsa inisiasi dari One Ground sendiri dan Bakhouse, nah Bakhouse mengajak Kalla Toyota untuk berkolaborasi," ujar Amelia Amin saat menjelaskan awal mula terbentuknya kerja sama ini.
Pihak Kalla Toyota menyambut sangat antusias kolaborasi ini karena merupakan kegiatan positif dan wadah bagi jenis olahraga yang sedang sangat populer atau hype di Kota Makassar saat ini.
"Kita memilih cabang Alauddin karena memang untuk workshop dia memang paling besar dari antara yang lain, jadi Kalla Toyota kan sediakan lokasi dan kita ikut jadi sponsor di acara ini," kata Amelia Amin menambahkan.
Road to Hyrox ini menjadi sangat spesial karena menjadi momen pertama kalinya kompetisi kebugaran tersebut dibuka dan dipublikasikan untuk masyarakat luas di Kota Daeng.
"Pesertanya saya lihat ada 80-an orang, jadi ada 40 tim join di sini, malah ada dari luar seperti Prancis dan ada yang umur udah 65 tahun ikut jadi peserta," tutur Amelia Amin merincikan antusiasme peserta.
Owner Oneground, Eko Hadiwijaya, memaparkan bahwa Hyrox merupakan kombinasi olahraga ketahanan (endurance) dan latihan kekuatan (strength training) berstandar internasional yang mencakup lari dan delapan tantangan fisik (station workout).
"Hyrox itu jadi memang konsepnya adalah perlombaan, jadi dia sudah selalu standar, ada delapan gerakan dan berlari," kata Eko Hadiwijaya menjelaskan esensi dari olahraga hibrida tersebut.
Format kompetisi kebugaran ini memiliki persentase yang terbagi seimbang, yakni 50 persen untuk gerakan lari dan 50 persen sisanya difokuskan pada latihan kekuatan otot.
"Karena di hybrid training itu 50% adalah gerakan lari dan 50%-nya adalah gerakan strength training, jadi dia bukan cuman melatih pernapasan dan ketahanan tubuh tetapi juga membangun kekuatan otot," ujar Eko Hadiwijaya secara rinci.
Eko menekankan bahwa ini adalah event kebugaran pertama di Makassar yang benar-benar menerapkan standar regulasi Hyrox secara umum untuk publik, setelah sebelumnya mereka hanya intens mengadakannya secara internal di klub saja.
"Paling utamanya sih memang memperkenalkan olahraga Hyrox ini karena olahraga Hyrox ini kan benar-benar yang lagi hype, lagi happening," kata Eko Hadiwijaya mengenai target utama dari pelaksanaan kegiatan kolaboratif ini.
Ajang Road to Hyrox Makassar ini sekaligus menjadi wadah persiapan bagi para atlet lokal karena pada akhir bulan Juni ini, sejumlah perwakilan dari Makassar dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk berpartisipasi dalam kompetisi resmi nasional.
"Di Jakarta ini juga baru pertama kali akhirnya di Indonesia diadakan Hyrox race di akhir bulan ini, tanggal 28, di mana kami juga sudah akan ada sekitar 30-40 orang yang akan ikut partisipasi di race di sana," ungkap Eko Hadiwijaya membocorkan agenda mendatang.
Daya tarik dari olahraga ini terbukti mampu melintasi batas negara dengan ikut sertanya dua mahasiswa asal Prancis yang sedang menempuh studi di Universitas Muslim Indonesia (UMI), yakni Pierre Beccaletto dan Amélie Arnaudies.
Pierre mengaku sangat tertarik mengikuti kompetisi ini demi menjaga konsistensi rutinitas olahraga harian mereka seperti saat berada di Prancis, terlebih lokasi klub Oneground kebetulan terletak sangat dekat dengan apartemen tempat tinggal mereka di Makassar.
"Saya dan Amelie tertarik dengan Hyrox karena ketika kami tiba di Makassar, kami ingin tetap menjaga waktu olahraga harian kami seperti di Prancis, lalu kami menemukan Oneground yang berada tepat di sebelah apartemen kami," tutur Pierre Beccaletto mengutarakan alasan awalnya.
Saat masih berada di negara asalnya, Pierre terbiasa melakukan aktivitas fisik berupa street workout seperti pull-up dan push-up, serta rutin melakukan olahraga lari lintas alam atau trail running bersama Amélie.
Senada dengan rekannya, Amélie Arnaudies yang memiliki latar belakang olahraga rugby touch serta trail di Prancis, menyebut keikutsertaannya ini sebagai pengalaman kompetisi Hyrox pertama yang ia rasakan.
"Kami belum pernah mencoba Hyrox sama sekali sebelumnya, jadi ini menjadi pengalaman pertama kami di Makassar," ujar Amélie Arnaudies yang mengaku baru pertama kali menjajal olahraga ketahanan fisik hibrida ini di ibu kota Sulawesi Selatan.
Menurut Amélie, Hyrox merupakan jenis olahraga yang sangat lengkap dan fungsional karena sukses memadukan unsur ketahanan fisik dengan angkat beban yang dinilai sangat bagus untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh.

