Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Opini

Dampak Surat Edaran No. 12: Keseimbangan Efisiensi Program dan Keberlanjutan Relawan SPPG

Minggu, 21 Juni 2026 20:12
Editor: Hera
  • Bagikan
Hasan Basri, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi)

Oleh: Hasan Basri, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi)

Surat Edaran No. 12 yang mengatur penghentian sementara produksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada masa libur sekolah pada prinsipnya dapat dipahami sebagai langkah efisiensi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kami memahami bahwa ketika aktivitas penerima manfaat di sekolah berkurang, maka penyesuaian operasional menjadi bagian dari upaya menjaga efektivitas program.

Namun demikian, kebijakan tersebut juga membawa dampak sosial yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya bagi para relawan SPPG yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian dapur. Terdapat sekitar 1.500 relawan yang terdampak langsung oleh penghentian sementara produksi tersebut.

Bagi mereka, penghentian operasional berarti terhentinya sumber pendapatan harian yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Situasi ini menjadi semakin berat menjelang tahun ajaran baru, ketika kebutuhan rumah tangga meningkat seperti biaya masuk sekolah, pembelian seragam, buku, dan perlengkapan anak.

Kami memahami pentingnya efisiensi program, namun pada saat yang sama diperlukan skema mitigasi yang dapat menjamin keberlangsungan hidup para relawan. Misalnya, selama masa libur sekolah, produksi untuk penerima manfaat kategori stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap dapat dilanjutkan. Dengan demikian, aktivitas SPPG tetap berjalan, sehingga keberlanjutan program tetap terjaga dan pendapatan harian relawan tidak terhenti sepenuhnya. Hal ini penting mengingat banyak relawan yang menggantungkan penghasilan untuk kebutuhan dasar keluarga. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi solusi yang tidak hanya menjaga keberlanjutan program MBG, tetapi juga memastikan tidak ada pihak yang terdampak secara ekonomi secara tiba-tiba akibat perubahan kebijakan operasional.

Dari sisi kebijakan, pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis kebutuhan penerima manfaat dapat menjadi solusi tengah antara efisiensi anggaran dan keberlanjutan sosial. Program tetap berjalan pada segmen yang bersifat prioritas, sementara dampak penghentian total dapat diminimalisir.

Selain itu, diperlukan ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pembuat kebijakan dan pelaksana di lapangan agar setiap perubahan aturan dapat dipahami secara utuh serta diimplementasikan tanpa menimbulkan gejolak sosial di tingkat akar rumput.

Pada akhirnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh efisiensi administrasi dan operasional, tetapi juga oleh sejauh mana kebijakan tersebut mampu menjaga keberlangsungan hidup para pelaksana yang berada di garis depan, yaitu para relawan SPPG

Tags: hasan basri MBG opini


Baca Juga

OPINI: The Death of Expertise
OPINI: The Death of Expertise
Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum
Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum
Terima 31 Rekomendasi, Hasan Basri Optimistis Jojon Haruna Aklamasi Pimpin IMI Sulsel
Terima 31 Rekomendasi, Hasan Basri Optimistis Jojon Haruna Aklamasi Pimpin IMI Sulsel
MBG Kembali Berjalan Usai Libur Sekolah, BGN Sidak Distribusi di Sekolah dan SPPG
MBG Kembali Berjalan Usai Libur Sekolah, BGN Sidak Distribusi di Sekolah dan SPPG
Kejati DIY Rampungkan Pendataan Seluruh Dapur MBG, Data Diserahkan ke Kejagung
Kejati DIY Rampungkan Pendataan Seluruh Dapur MBG, Data Diserahkan ke Kejagung
Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID