Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang

Minggu, 28 Juni 2026 14:26
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, secara resmi membuka Gerakan Jelajah Sampah DLH Kota Makassar di Kecamatan Panakkukang, Sabtu (27/6/2026). Melalui gerakan ini, Melinda mengajak masyarakat membangun budaya memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah sebagai langkah nyata mewujudkan Makassar Bersih dan target Makassar Bebas Sampah 2029.


LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat langkah menuju target Makassar Bebas Sampah 2029 dengan mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui pengelolaan sampah dari rumah tangga. Upaya tersebut ditandai dengan dimulainya program Jelajah Sampah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar di Kecamatan Panakkukang, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, mengusung tema "Kelola Sampah dari Rumah, Wujudkan Kecamatan Bersih, Hijau, dan Produktif Menuju Makassar Bebas Sampah" sebagai gerakan edukasi sekaligus aksi nyata untuk membangun budaya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Melinda menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat, terutama para Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak perubahan di lingkungan masing-masing.

"Terima kasih kepada seluruh Ketua RT dan RW yang hadir hari ini. Kehadiran Bapak dan Ibu menunjukkan bahwa perubahan itu dimulai dari lingkungan terkecil. RT dan RW adalah motor penggerak yang akan mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah," ujar Melinda.

Sedikitnya sekitar 90 Ketua RW dan lebih dari 400 Ketua RT mengikuti kegiatan tersebut dengan mengenakan rompi merah sebagai simbol komitmen bersama membangun lingkungan yang lebih bersih.

Melinda menjelaskan bahwa membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah membutuhkan proses panjang, konsistensi, dan keteladanan. Ia mencontohkan Korea Selatan yang memerlukan hampir dua dekade untuk meningkatkan tingkat pengelolaan sampah dari di bawah lima persen menjadi lebih dari 90 persen.

"Artinya perubahan perilaku memang membutuhkan proses. Karena itu kita tidak boleh menyerah. Yang paling penting adalah memulai dari diri sendiri. Sebelum mengajak warga memilah sampah, kita sebagai RT, RW, maupun pemerintah harus lebih dulu melakukannya di rumah masing-masing. Keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar ajakan," katanya.

Menurut Melinda, Kecamatan Panakkukang sebenarnya memiliki modal besar untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah. Saat ini terdapat sekitar 400 bank sampah, meski sebagian belum aktif, dengan lebih dari 8.300 nasabah, didukung 739 unit komposter, 130 titik budidaya maggot, 883 unit Teba, serta 1.583 titik biopori.

Ia berharap seluruh potensi tersebut dapat dioptimalkan sehingga minimal setiap RW memiliki sistem pengelolaan sampah yang aktif dan mandiri.

"Saya berharap minimal setiap RW memiliki satu sistem pengelolaan sampah yang aktif. Hari ini kita juga menghadirkan berbagai kelas pelatihan agar masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi langsung memiliki keterampilan mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat," ujarnya.

Melinda menambahkan, kolaborasi lintas perangkat daerah dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi sirkular. Sampah organik yang diolah menjadi kompos maupun pakan maggot dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung urban farming dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Ketika sampah bisa diolah menjadi kompos, dimanfaatkan untuk menanam sayur, lalu hasil panennya kembali dikonsumsi masyarakat, maka kita sedang membangun siklus yang saling menguatkan. Inilah semangat ekonomi sirkular yang ingin terus kita dorong di Makassar," jelasnya.

Program Jelajah Sampah melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Dinas Ketahanan Pangan. Rangkaian kegiatannya meliputi plogging atau jalan santai sambil memungut sampah, penimbangan hasil aksi bersih, talkshow, Gerakan Pangan Murah, pameran urban farming, hingga pelatihan pembuatan biopori, eco-enzyme, komposter, dan budidaya maggot.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan program tersebut akan digelar secara bergilir di seluruh 15 kecamatan sebagai bagian dari gerakan edukatif yang telah dimulai sejak 2025.

"Program ini merupakan gerakan edukasi sekaligus aksi nyata untuk memperkuat target Makassar Bebas Sampah 2029 melalui peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah dari sumbernya," kata Helmy.

Sementara itu, Camat Panakkukang Syahril menyampaikan wilayahnya saat ini memiliki sekitar 50 unit urban farming dan puluhan bank sampah yang terus dikembangkan. Meski baru sekitar 20 persen masyarakat yang rutin memilah sampah dari rumah, partisipasi para Ketua RT dan RW telah mendekati 100 persen.

Pihak kecamatan menargetkan pada 2027 sedikitnya separuh masyarakat Panakkukang telah terbiasa memilah sampah dari rumah masing-masing.

Melalui Gerakan Jelajah Sampah, Pemerintah Kota Makassar berharap pengelolaan sampah tidak lagi menjadi kegiatan sesaat, melainkan berubah menjadi budaya hidup masyarakat sehingga target mewujudkan Makassar yang bersih, hijau, produktif, dan bebas sampah dapat tercapai secara berkelanjutan.

Tags: Melinda Aksa Pemkot Makassar bank sampah

Baca Juga

Gladi Upacara HUT RI ke-81 Digelar di Karebosi, Ini Saja yang Disiapkan Pemkot Makassar
Gladi Upacara HUT RI ke-81 Digelar di Karebosi, Ini Saja yang Disiapkan Pemkot Makassar
Apresiasi Keberhasilan MHM 2026 Putar Ekonomi Makassar Rp10 M per Hari, Munafri Target 15 Ribu Peserta di 2027
Apresiasi Keberhasilan MHM 2026 Putar Ekonomi Makassar Rp10 M per Hari, Munafri Target 15 Ribu Peserta di 2027
Telkomsel MHM 2026 Sukses Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52 Miliar di Makassar, 84 Persen Pelari Ingin Kembali ke Makassar
Telkomsel MHM 2026 Sukses Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52 Miliar di Makassar, 84 Persen Pelari Ingin Kembali ke Makassar
Lontara+ Antar Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service of the Year Sulsel 2026
Lontara+ Antar Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service of the Year Sulsel 2026
Geng Motor dan Begal Jadi Perhatian Utama Pengamanan HUT RI di Makassar
Geng Motor dan Begal Jadi Perhatian Utama Pengamanan HUT RI di Makassar
Pemkot Makassar Larang Pasang Reklame di 12 Ruas Jalan dan 3 Titik, Ini Daftar Lengkapnya! Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Nusantara
Pemkot Makassar Larang Pasang Reklame di 12 Ruas Jalan dan 3 Titik, Ini Daftar Lengkapnya! Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Nusantara

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID