LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Respons cepat Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar kembali membuahkan hasil setelah berhasil mempertemukan seorang lanjut usia (lansia) yang diduga terlantar dengan keluarganya usai menerima laporan masyarakat melalui media sosial pada Minggu (28/6/2026).
Lansia perempuan tersebut ditemukan berada di kawasan Jalan Urip Sumohardjo, tepatnya di bawah kolong Fly Over, sebelum akhirnya dijangkau Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Kota Makassar untuk dilakukan asesmen, penelusuran identitas, hingga dipulangkan kepada keluarganya agar memperoleh perawatan yang lebih layak.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Muh. Zuhur, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Setelah mendapat laporan, saya bersama tim Dinsos turun langsung proses penanganan di lapangan, guna memastikan kondisi lansia sekaligus memberikan perlindungan sosial sesuai prosedur yang berlaku," ujar Muh. Zuhur.
Ia menjelaskan, Bidang Rehabilitasi Sosial segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang untuk melakukan penjangkauan, asesmen lapangan, serta penelusuran identitas dan keberadaan keluarga lansia tersebut.
Hasil penelusuran akhirnya berhasil menemukan pihak keluarga sehingga lansia tersebut dapat segera dipulangkan ke rumah.
"Selanjutnya, lansia tersebut dipulangkan ke rumah keluarganya agar mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak," katanya.
Selain melakukan pemulangan, Muh. Zuhur juga memberikan edukasi kepada keluarga agar lebih memperhatikan kondisi anggota keluarganya dan tidak lagi membiarkan lansia tersebut berada di jalan.
Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam memastikan lansia mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta pemenuhan kebutuhan dasar secara layak.
Muh. Zuhur menegaskan Dinas Sosial Kota Makassar akan terus merespons setiap laporan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial.
"Kami Dinas Sosial Kota Makassar akan terus merespons setiap aduan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial," tegasnya.
Ia menjelaskan, setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui asesmen lapangan, penjangkauan, pendampingan, hingga mediasi dengan keluarga maupun instansi terkait sesuai kondisi yang ditemukan.
Pendekatan yang dilakukan mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis agar penanganan warga rentan dapat berjalan secara optimal tanpa mengabaikan aspek perlindungan sosial.
Muh. Zuhur menambahkan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan tepat sasaran bagi seluruh warga yang membutuhkan perlindungan sosial.
"Setiap aduan akan kami tindak lanjuti secara bertahap melalui asesmen lapangan, pendampingan, hingga mediasi bersama pihak terkait, sehingga warga rentan memperoleh perlindungan dan bantuan yang tepat," ungkapnya.
Melalui langkah tersebut, Dinas Sosial Kota Makassar berharap partisipasi masyarakat dalam melaporkan keberadaan warga yang membutuhkan perlindungan sosial terus meningkat.
"Tentu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap warga rentan, termasuk lansia terlantar, memperoleh penanganan yang cepat dan tepat," tutup Muh. Zuhur.

