LUMINASIA.ID, JAKARTA – Samsung dikabarkan kembali menerapkan strategi penggunaan dua chipset berbeda pada smartphone lipat terbarunya, Galaxy Z Flip 8. Berdasarkan bocoran terbaru, perusahaan asal Korea Selatan itu disebut akan membedakan prosesor yang digunakan sesuai dengan wilayah pemasaran.
Informasi tersebut mencuat setelah varian Galaxy Z Flip 8 dengan nomor model SM-F776U lolos sertifikasi Federal Communications Commission (FCC) di Amerika Serikat. Dokumen sertifikasi itu mengindikasikan perangkat akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, chipset premium terbaru Qualcomm yang dioptimalkan khusus untuk perangkat Samsung.
Kode model dengan akhiran huruf "U" selama ini identik dengan perangkat Samsung yang dipasarkan melalui operator seluler di Amerika Serikat. Karena itu, kemunculan model tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa pasar Amerika Utara akan kembali menggunakan chipset Snapdragon.
Sementara itu, laporan dari media Korea Selatan, The Bell, menyebut Samsung akan menggunakan Exynos 2600 untuk Galaxy Z Flip 8 yang dipasarkan di Eropa dan Korea Selatan. Adapun pasar Amerika Utara dan China tetap akan mendapatkan varian dengan chipset Snapdragon.
Strategi penggunaan dua chipset berdasarkan wilayah sebenarnya bukan hal baru bagi Samsung. Perusahaan sebelumnya juga beberapa kali membedakan prosesor pada lini ponsel flagship untuk menyesuaikan kebutuhan pasar serta efisiensi produksi.
Selain mengungkap jenis chipset yang digunakan, dokumen FCC juga mengonfirmasi sejumlah fitur konektivitas yang akan hadir pada Galaxy Z Flip 8. Smartphone lipat tersebut disebut telah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth, Near Field Communication (NFC), pengisian daya nirkabel, Wireless PowerShare, hingga DisplayPort untuk koneksi ke layar eksternal.
Galaxy Z Flip 8 juga dikabarkan membawa dukungan komunikasi satelit melalui band NB-NTN B255. Fitur ini memungkinkan perangkat tetap dapat digunakan untuk komunikasi darurat ketika berada di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler.
Penggunaan Exynos 2600 pada pasar Eropa dan Korea Selatan menjadi salah satu perubahan yang paling banyak diperbincangkan menjelang peluncuran perangkat tersebut. Pasalnya, sebagian pengguna sebelumnya memperkirakan Samsung akan menggunakan Snapdragon untuk seluruh varian Galaxy Z Flip 8.
Samsung sendiri hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai pembagian chipset tersebut. Namun, kemunculan sertifikasi FCC dan laporan dari media Korea Selatan semakin memperkuat indikasi bahwa strategi dual-chipset akan kembali diterapkan pada generasi terbaru ponsel lipat premium tersebut.
Galaxy Z Flip 8 diperkirakan akan diperkenalkan secara resmi pada ajang peluncuran Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026, bersamaan dengan perangkat foldable terbaru Samsung lainnya.

