LUMINASIA.ID, SPORT - Comeback Conor McGregor di ajang UFC berakhir jauh lebih cepat dari yang diharapkan. Petarung asal Irlandia itu mengaku masih syok setelah mengalami cedera lutut yang memaksanya menyerah dari Max Holloway pada laga utama UFC 329.
Dilansir Kompas, Pertarungan yang berlangsung di T-Mobile Arena, Paradise, Nevada, Minggu (12/7/2026) WIB, hanya bertahan selama 1 menit 9 detik.
Cedera terjadi saat McGregor melepaskan tendangan split tinggi di awal laga. Lutut kanannya tampak bermasalah ketika mendarat, sehingga ia kesulitan menopang berat badannya. Meski sempat berusaha melanjutkan pertarungan, kondisinya membuat Max Holloway memanfaatkan situasi dengan serangan ground and pound hingga wasit akhirnya menghentikan pertandingan.
Kekalahan tersebut menjadi akhir pahit bagi comeback pertama McGregor di Oktagon sejak Juli 2021. Saat itu, ia juga harus menelan kekalahan dari Dustin Poirier setelah mengalami patah pergelangan kaki.
Beberapa jam setelah pertandingan, McGregor menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial. Mantan juara dua divisi UFC itu membantah anggapan bahwa dirinya memasuki laga dalam kondisi tidak siap.
"Saya sangat tajam dan benar-benar siap untuk pertarungan ini. Saya tidak percaya dengan apa yang telah terjadi," tulis McGregor.
Ia juga menepis spekulasi bahwa dirinya terlihat tidak fokus saat memasuki arena.
"Orang-orang mengatakan saya terlihat tidak fokus saat berjalan menuju arena. Itu omong kosong. Saya tenang, siap, dan percaya diri. Saya benar-benar syok dengan apa yang terjadi," lanjutnya.
McGregor menegaskan dirinya tidak mengalami masalah fisik selama menjalani pemusatan latihan maupun pemanasan sebelum pertandingan.
"Kondisi saya benar-benar hancur. Saya tidak mengalami cedera apa pun sebelum pertarungan. Sepanjang kamp latihan hingga pemanasan di belakang panggung, saya terus berlatih menendang, bertumpu, dan melompat. Semua ini datang tanpa peringatan."
Petarung berjuluk The Notorious itu juga mengungkapkan kondisi mental yang sedang dihadapinya usai kekalahan tersebut.
"Saya sedang berada dalam kegelapan yang sangat dalam. Saya hanya bisa menggambarkannya seperti berada di neraka."
Meski demikian, McGregor menegaskan tidak akan menyerah menghadapi cobaan tersebut. Ia bahkan berencana mencari ketenangan dengan beribadah.
"Iblis benar-benar menatap saya tepat di depan wajah saya. Saya tidak akan meladeninya. Besok saya akan pergi ke gereja."
"Saya akan melewati ini. Saya tidak akan menyerah. Saya akan kembali," tegas McGregor.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai tingkat keparahan cedera lutut yang dialami McGregor maupun estimasi waktu pemulihannya.

