LUMINASIA.ID, POLITIK - Lindsey Graham, senator senior Partai Republik dari South Carolina sekaligus sekutu dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meninggal dunia pada Sabtu (11/7) waktu setempat dalam usia 71 tahun setelah mengalami sakit mendadak. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara kantornya kepada CNN.
Menurut keterangan resmi, Graham wafat akibat penyakit yang berlangsung singkat dan tiba-tiba. Pihak keluarga meminta doa serta privasi di tengah masa berkabung, sementara penyebab pasti penyakit yang dialami belum diungkapkan kepada publik.
Laporan menyebutkan petugas layanan darurat sempat menerima panggilan mengenai seseorang yang mengalami nyeri dada di kediaman Graham di Washington, DC. Saat petugas berhasil masuk ke rumah, proses resusitasi jantung paru (CPR) telah dilakukan, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Graham pertama kali terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat pada 2002 dan saat meninggal tengah mencalonkan diri untuk masa jabatan kelima. Berdasarkan aturan di South Carolina, gubernur negara bagian akan menunjuk senator sementara sebelum proses pemilihan pengganti dilaksanakan.
Sepanjang karier politiknya, Graham dikenal sebagai tokoh berpengaruh dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Ia menjadi pendukung kuat intervensi militer AS, bantuan keamanan bagi Israel, serta dukungan militer berkelanjutan untuk Ukraina sejak invasi Rusia pada 2022. Ia bahkan baru saja kembali dari kunjungan ke Ukraina beberapa hari sebelum meninggal dunia.
Perjalanan politik Graham juga mencerminkan perubahan besar di Partai Republik. Pada awal kemunculan Donald Trump di panggung politik nasional, Graham merupakan salah satu pengkritik paling keras. Namun setelah bertemu Trump pada 2017, hubungan keduanya berubah menjadi sangat dekat hingga Graham dikenal sebagai salah satu penasihat paling dipercaya presiden di Senat.
Meski menjadi sekutu setia Trump, Graham tetap mempertahankan pandangan hawkish dalam kebijakan luar negeri yang beberapa kali berbeda dengan kelompok pendukung Trump yang lebih mengusung pendekatan isolasionis. Ia juga dikenal sebagai sahabat dekat mendiang Senator John McCain dan pernah berperan penting dalam berbagai pembahasan lintas partai, termasuk reformasi imigrasi.
Presiden Donald Trump menyampaikan penghormatan melalui akun Truth Social miliknya.
"Senator Lindsey Graham, salah satu orang dan senator terbaik yang pernah saya kenal, telah meninggal dunia. Ia selalu bekerja keras dan merupakan patriot sejati Amerika. Lindsey akan sangat dirindukan," tulis Trump.
Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai tokoh dunia. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Graham sebagai "salah satu sahabat terbesar Israel", sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengenangnya sebagai pembela kebebasan dan pendukung teguh rakyat Ukraina.
Selama bertugas di Senat, Graham pernah memimpin Komite Kehakiman dan Komite Anggaran. Ia berperan penting dalam berbagai kebijakan pemerintahan Trump, termasuk mendorong paket pemotongan pajak serta perubahan program sosial pada masa jabatan kedua Trump.

