LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Honda resmi menghidupkan kembali salah satu motor legendarisnya, CB400 Super Four, dengan menghadirkan All New Honda CB400 Super Four E-Clutch di Jepang.
Model terbaru ini menjadi generasi penerus setelah lini Super Four sempat dihentikan pada 2022 akibat regulasi emisi yang semakin ketat.
Kehadiran Honda CB400 Super Four E-Clutch menjadi kabar gembira bagi para penggemar motor naked sport bermesin empat silinder. Selain tetap mempertahankan karakter klasik yang menjadi identitas Super Four, Honda juga menyematkan berbagai teknologi modern, termasuk sistem E-Clutch yang membuat pengalaman berkendara lebih praktis tanpa menghilangkan sensasi transmisi manual.
Dilansir dari Greatbiker, Rabu (15/7/2026), Honda tetap mempertahankan desain khas keluarga CB Series pada motor ini. Lampu depan bulat yang menjadi ciri ikonik masih dipertahankan, namun kini menggunakan teknologi full LED untuk meningkatkan pencahayaan sekaligus memberikan kesan lebih premium.
Secara desain, CB400 Super Four E-Clutch masih mempertahankan proporsi generasi sebelumnya. Namun, Honda menghadirkan sejumlah pembaruan pada sektor estetika maupun konstruksi.
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada bagian belakang. Suspensi ganda yang selama ini menjadi identitas Super Four kini digantikan suspensi monoshock sehingga tampil lebih modern sekaligus meningkatkan stabilitas saat berkendara.
Motor ini memiliki dimensi panjang 2.110 mm, lebar 770 mm, tinggi 1.085 mm, serta wheelbase 1.405 mm. Tinggi jok 780 mm juga dinilai sesuai dengan postur rata-rata pengendara di kawasan Asia.
Untuk menunjang performa, Honda menggunakan rangka Steel Diamond Frame yang dipadukan dengan swingarm aluminium. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan keseimbangan antara kekuatan, kestabilan, dan kelincahan saat dikendarai.
Di sektor teknologi, Honda menyematkan berbagai fitur modern seperti Throttle-by-Wire, empat pilihan mode berkendara, panel instrumen TFT full color, hingga konektivitas smartphone melalui aplikasi Honda RoadSync.
Sementara itu, pada sektor mesin, Honda tetap mempertahankan karakter khas Super Four dengan mengusung mesin 399 cc DOHC empat silinder segaris (inline-four) berpendingin cairan.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 58 PS dengan torsi puncak mencapai 38 Nm, memberikan performa yang tetap bertenaga sekaligus halus di berbagai putaran mesin.
Sesuai namanya, CB400 Super Four terbaru juga dibekali teknologi E-Clutch, yakni sistem kopling elektronik yang memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa harus menarik tuas kopling.
Teknologi tersebut juga memudahkan pengendara saat berhenti maupun mulai berjalan, tetapi tetap memberikan pilihan untuk mengoperasikan kopling secara manual jika menginginkan sensasi berkendara konvensional.
Hingga saat ini, Honda belum mengumumkan harga resmi Honda CB400 Super Four E-Clutch di pasar Jepang.
Meski demikian, kehadiran generasi terbaru motor legendaris ini diperkirakan akan menjadi salah satu model yang paling dinantikan para pecinta motor sport empat silinder di berbagai negara.

