LUMINASIA.ID MAKASSAR — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli pelumas sepeda motor menyusul langkah PT Astra Honda Motor (AHM) yang memperkuat perlindungan terhadap merek dagang Oli AHM Asli.
Imbauan tersebut diberikan sebagai upaya mencegah masyarakat menjadi korban peredaran oli palsu yang dapat berdampak pada performa maupun usia pakai mesin sepeda motor.
Sparepart Manager Astra Motor Sulawesi Selatan Hadi Naruha mengatakan konsumen kini dapat dengan mudah memastikan keaslian produk melalui QR Code yang terdapat pada kemasan.
Baca: Yuk Ikut Honda Nite Live di AMEC TSM, Ada Live Podcast, Musik hingga Photo Challenge Scoopy
"Surat peringatan ini menunjukkan keseriusan Honda dalam menjaga kualitas produk yang diterima konsumen. Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya membeli oli berdasarkan harga, tetapi juga memastikan keasliannya. Cara paling mudah adalah dengan melakukan scan QR Code pada kemasan, di mana hasil verifikasi hanya akan muncul melalui website resmi ahm.to. Jika hasilnya tidak mengarah ke situs tersebut, konsumen perlu lebih berhati-hati," ujar Hadi.
Selain memeriksa QR Code, masyarakat juga diimbau membeli pelumas hanya di dealer Honda maupun jaringan AHASS agar keaslian produk lebih terjamin.
Menurut Hadi, penggunaan oli asli sangat berpengaruh terhadap performa mesin karena telah dirancang sesuai spesifikasi sepeda motor Honda.
Baca: AHM Tegaskan Perlindungan Merek Oli Resmi, Asmo Sulsel Dukung Upaya Lindungi Konsumen
"Ia menambahkan, penggunaan oli asli tidak hanya menjaga performa mesin tetap optimal, tetapi juga membantu mempertahankan umur pakai komponen mesin sesuai standar yang telah dirancang Honda."
Asmo Sulsel menilai edukasi mengenai cara membedakan oli asli dan palsu perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak mudah tergiur produk dengan harga murah yang belum tentu terjamin kualitasnya.
Melalui edukasi tersebut, Honda berharap konsumen semakin memahami pentingnya menggunakan pelumas asli demi menjaga performa kendaraan sekaligus menghindari risiko kerusakan mesin akibat penggunaan produk yang tidak sesuai standar.


