LUMINASIA.ID, GOWA — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi sekitar 40 siswa TK Kemala Bhayangkari 07 Gowa dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/7/2026) itu melibatkan para siswa bersama orang tua mereka dengan tujuan menanamkan budaya keselamatan sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak yang menjadi penumpang sepeda motor.
Berbeda dengan edukasi safety riding bagi pengendara, materi kali ini difokuskan pada keselamatan anak saat dibonceng menggunakan sepeda motor.
Dua instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Wanny dan Restu Wahdini atau Dini, mengajarkan pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, seperti helm berukuran pas, sepatu, dan celana panjang sebagai perlindungan selama perjalanan.
Melalui penyampaian materi yang interaktif, anak-anak diajak memahami bahwa perlengkapan keselamatan bukan sekadar pelengkap, tetapi memiliki peran penting dalam mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.
Orang tua yang mendampingi juga diingatkan untuk selalu memastikan anak menggunakan perlengkapan keselamatan sebelum bepergian, termasuk saat menempuh perjalanan dengan jarak yang dekat.
Suasana edukasi semakin semarak melalui permainan dan kuis bertema keselamatan berkendara yang melibatkan seluruh peserta.
Anak-anak tampak antusias menjawab berbagai pertanyaan mengenai perlengkapan berkendara yang benar. Peserta yang berhasil menjawab memperoleh hadiah eksklusif dari Honda sebagai bentuk apresiasi sekaligus menambah semangat belajar.
Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Wanny, mengatakan penanaman budaya keselamatan berkendara sebaiknya dimulai sejak usia dini karena anak-anak merupakan penumpang yang juga harus memahami pentingnya keselamatan di jalan.
"Anak-anak memang belum menjadi pengendara, tetapi mereka sering menjadi penumpang sepeda motor bersama orang tua. Karena itu, mereka perlu mengetahui bahwa setiap perjalanan harus diawali dengan menggunakan helm, sepatu, dan pakaian yang dapat melindungi tubuh. Kami juga mengajak para orang tua untuk menjadi teladan, karena kebiasaan anak dalam berkendara nantinya akan terbentuk dari apa yang mereka lihat dan lakukan bersama keluarga," kata Wanny.
Sementara itu, Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan anak, termasuk saat berada di jalan raya.
Menurutnya, kampanye #Cari_Aman tidak hanya ditujukan kepada pengendara, tetapi juga kepada anak-anak yang setiap hari bepergian sebagai penumpang sepeda motor.
"Melalui peringatan Hari Anak Nasional, kami ingin mengajak seluruh orang tua untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak saat berkendara. Memastikan anak menggunakan helm yang sesuai, berpakaian dengan aman, dan membonceng dengan posisi yang benar merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan perlindungan lebih baik. Kami berharap budaya #Cari_Aman dapat tumbuh sejak dini sehingga menjadi kebiasaan yang terus diterapkan hingga mereka dewasa," tutup Habib.


