Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Fenerbahce Kembali ke Liga Champions Setelah 18 Tahun, Kemenangan atas Lyon Diwarnai Kericuhan

Jumat, 28 Agustus 2026 11:51
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemain Fenerbahce berusaha membantu Matteo Guendouzi keluar dari lapangan setelah kericuhan mewarnai kemenangan 2-1 atas Lyon pada leg kedua play-off Liga Champions di Groupama Stadium, Lyon, Prancis, Kamis (27/8/2026). Fenerbahce memastikan lolos ke fase liga Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-2.


LUMINASIA.ID, LYON — Fenerbahce memastikan tiket ke fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2008/2009 setelah mengalahkan Lyon 2-1 pada leg kedua play-off di Prancis.

Kemenangan dalam pertandingan Fenerbache Vs Lyon tersebut membuat Fenerbahce lolos dengan agregat 3-2 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama.

Fenerbahce mencetak dua gol pada babak kedua melalui Vedat Muriqi dan Archie Brown, sementara Lyon hanya mampu membalas lewat Malick Fofana.

Hasil tersebut mengantarkan klub asal Turki itu kembali ke kompetisi elite Eropa setelah penantian panjang sejak penampilan terakhir mereka pada musim 2008/2009.

Namun, keberhasilan Fenerbahce melangkah ke fase liga Liga Champions diwarnai kericuhan setelah pertandingan.

Suasana memanas setelah peluit akhir hingga berubah menjadi bentrokan yang melibatkan pemain dan staf kedua tim, baik di lapangan maupun di lorong stadion.

Baca: Union Saint-Gilloise Ditahan Imbang Bodo/Glimt 3-3, Drama Enam Gol Warnai Kualifikasi Liga Champions

Gelandang Fenerbahce Matteo Guendouzi menjadi salah satu pusat perhatian dalam kericuhan tersebut.

Guendouzi sebelumnya pernah memperkuat Marseille, rival berat Lyon, pada 2021 hingga 2024.

Mantan pemain Arsenal itu beberapa kali mendapat cemoohan dari pendukung Lyon sepanjang pertandingan.

Rekan-rekan setimnya bahkan terlihat berusaha menjauhkan Guendouzi ketika suasana mulai memanas.

Setelah keributan pada akhir pertandingan, Guendouzi terlihat meneriakkan “Allez l'OM” ke arah kamera di tepi lapangan, merujuk kepada Marseille.

Video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan seseorang yang mengenakan atribut Lyon tampak menghadang Guendouzi ketika pemain tim nasional Prancis itu menuju lorong stadion.

Petugas keamanan serta anggota kedua tim kemudian ikut terlibat untuk meredakan situasi.

Keributan akhirnya pecah di lorong stadion dan melibatkan pemain serta staf dari kedua kesebelasan.

Meski demikian, identitas orang yang terlihat menghadang Guendouzi belum dapat dipastikan.

Guendouzi kemudian memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut setelah pertandingan.

Kepada wartawan, Guendouzi mengaku merasa tidak dihormati oleh sebagian pendukung Lyon yang menurutnya melontarkan hinaan kepada dirinya dan keluarganya.

“Saya merasa tidak dihormati. Ketika ada 60.000 orang yang menghina keluarga Anda, ibu Anda, anak-anak Anda, bahkan sebelum pertandingan, dan tidak ada seorang pun dari pihak wasit yang meminta penonton untuk berhenti, tentu saya kecewa,” ujar Guendouzi.

Ia juga mempertanyakan apabila pemain tidak diperbolehkan merayakan kemenangan setelah pertandingan.

“Jika setelahnya kami tidak bisa merayakan dengan cara yang kami inginkan, saya merasa itu mengecewakan,” tambahnya.

Guendouzi mengatakan situasi seperti itu semestinya mendapat perhatian dari perangkat pertandingan.

“Saya tahu bahwa di Prancis, ketika hal seperti ini terjadi, akan ada titik ketika mereka berbicara kepada para suporter untuk berhenti dan mungkin menghentikan pertandingan,” katanya.

Baca: Jadwal Siaran Sepak Bola Dunia Minggu Ini: Duel Premier League hingga Pesta Brasileirao

Pelatih Fenerbahce Ismail Kartal juga memberikan tanggapan mengenai insiden yang melibatkan Guendouzi.

Menurut Kartal, seluruh anggota tim berdiri bersama untuk memberikan dukungan kepada sang pemain.

“Sebagai sebuah tim, kami semua berdiri bersama untuk mendukung Guendouzi,” kata Kartal dalam konferensi pers seusai pertandingan.

“Dukungan diberikan. Itulah arti kerja sama tim,” lanjutnya.

Terlepas dari kericuhan tersebut, Fenerbahce mencatat pencapaian besar dengan memastikan tempat di fase liga Liga Champions.

Setelah terakhir kali tampil pada musim 2008/2009, klub Turki tersebut kini kembali mendapatkan kesempatan bersaing di kompetisi utama sepak bola Eropa.

Fenerbahce mampu bangkit setelah hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama.

Dua gol pada babak kedua menjadi pembeda sebelum Lyon memperkecil ketertinggalan melalui Fofana.

Gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Lyon sehingga Fenerbahce menang 2-1 dan melaju dengan agregat 3-2.

Kelolosan Fenerbahce selanjutnya akan diikuti agenda penting berupa undian fase liga Liga Champions.

Undian fase liga dijadwalkan berlangsung di Monaco pada Kamis pukul 17.00 waktu Inggris atau sekitar pukul 00.00 WIB pada Jumat.

Fenerbahce akan menjadi salah satu dari 36 tim yang mengetahui lawan mereka dalam fase liga setelah memastikan kembali ke panggung utama Liga Champions.

Bagi Fenerbahce, kemenangan di Lyon bukan hanya memastikan tiket ke fase liga, tetapi juga mengakhiri penantian panjang untuk kembali bersaing di kompetisi elite Eropa.

Di sisi lain, pertandingan tersebut meninggalkan cerita lain melalui kericuhan yang melibatkan Guendouzi dan sejumlah pemain serta staf kedua tim setelah peluit akhir.

Tags: Liga Champions Fenerbahce ricuh Fenerbahce Fenerbache Vs Lyon

Baca Juga

Duel Panas dan Ancaman Kejutan Warnai Perempat Final Liga Champions Wanita
Duel Panas dan Ancaman Kejutan Warnai Perempat Final Liga Champions Wanita
Hasil Lengkap Liga Champions: Real Madrid Tumbang, Chelsea & Bayern Raih Kemenangan
Hasil Lengkap Liga Champions: Real Madrid Tumbang, Chelsea & Bayern Raih Kemenangan
Jadwal Liga Champions 20-22 Januari 2026: Big Match Inter vs Arsenal hingga Madrid vs Monaco
Jadwal Liga Champions 20-22 Januari 2026: Big Match Inter vs Arsenal hingga Madrid vs Monaco

Populer

  • 1
    Lowongan Kerja: Nusantara Sakti Group Cari Branch Marketing Head, Ini Syarat Lengkapnya
  • 2
    Galaxy S26 FE Andalkan Galaxy AI dan Kamera Canggih, Ini Spesifikasi Lengkapnya
  • 3
    Morgan Stanley Tembus 5 Persen Kepemilikan Saham GOTO, Borong 3,79 Miliar Saham
  • 4
    Ini 4 Perlengkapan Wajib Berkendara, Asmo Sulsel Ingatkan Pelajar Jangan Abaikan Safety Riding
  • 5
    Appi Siapkan Sistem Pengawasan Kinerja Lurah, Ada yang Kedapatan Lebih Banyak di Warkop daripada di Kantor

Ekonomi

  • Norden: Keselamatan dan Ketepatan Waktu Layanan PJM Jadi Kunci Efisiensi Kapal
    Norden: Keselamatan dan Ketepatan Waktu Layanan PJM Jadi Kunci Efisiensi Kapal
  • OJK Catat 22,93 Juta Akun Aset Keuangan Digital, Fokus Perkuat Ekosistem hingga 2031
    OJK Catat 22,93 Juta Akun Aset Keuangan Digital, Fokus Perkuat Ekosistem hingga 2031
  • Morgan Stanley Tembus 5 Persen Kepemilikan Saham GOTO, Borong 3,79 Miliar Saham
    Morgan Stanley Tembus 5 Persen Kepemilikan Saham GOTO, Borong 3,79 Miliar Saham

Peristiwa

  • Pertamina Dorong Pengelolaan Sampah Kolakaasi Lebih Efektif lewat Sarana Operasional
    Pertamina Dorong Pengelolaan Sampah Kolakaasi Lebih Efektif lewat Sarana Operasional
  • Pelabuhan Kendari Diproyeksikan Jadi Simpul Logistik Nikel dari Hulu hingga Hilir
    Pelabuhan Kendari Diproyeksikan Jadi Simpul Logistik Nikel dari Hulu hingga Hilir
  • Tiba di Lokasi Bencana Gempa NTT Prabowo Langsung Pimpin Rapat, Setujui Gudang Logistik Bencana di Tiap Daerah
    Tiba di Lokasi Bencana Gempa NTT Prabowo Langsung Pimpin Rapat, Setujui Gudang Logistik Bencana di Tiap Daerah
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID