Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Utang Pinjol Warga Sulsel Juni 2025 Capai Rp 2,04 Triliun

Jumat, 15 Agustus 2025 15:53
Editor: Maharani
  • Bagikan
Kepala OJK Sulawesi Selatandn Sulawesi Barat Mochammad Muchlasin, dalam Jurnalis Update yang digelar di kantornya Jmat (15/8/2025).

 LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Perkembangan industri keuangan non-bank (IKNB) di Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja positif di beberapa sektor per Juni 2025.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Mochammad Muchlasin, memaparkan capaian tersebut dalam kegiatan Jurnalis Update yang digelar di kantornya, Jumat (15/8/2025).

Muchlasin menjelaskan, pada sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), pertumbuhan tercatat merata di hampir semua subsektor.

Total piutang perusahaan pembiayaan tumbuh 1,37 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp18,77 triliun pada Juni 2025, dibandingkan Rp18,52 triliun di Juni 2024 dan Rp18,79 triliun pada Desember 2024.

Perusahaan modal ventura juga mencatat kenaikan 1,15 persen, dari Rp369 miliar di Juni 2024 menjadi Rp373 miliar pada Juni 2025, setelah sebelumnya berada di Rp333 miliar pada Desember 2024.

Sementara itu, outstanding pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) melonjak signifikan sebesar 37,46 persen, dari Rp1,48 triliun di April 2024 menjadi Rp2,04 triliun di Juni 2025, melewati Rp1,69 triliun di Desember 2024.

Outstanding pembiayaan adalah adalah pembayaran yang tertunda atau masih belum diselesaikan

Di sektor pergadaian, total pembiayaan mengalami lonjakan 29,55 persen secara tahunan. Pada April 2024 tercatat Rp6,54 triliun, naik menjadi Rp7,48 triliun di Desember 2024, dan kembali meningkat menjadi Rp8,47 triliun di April 2025.


Baca: Ada 860 Kantor Bank dan 317 Kantor Perusahaan Pembiayaan di Sulsel, Ini Data Lengkap OJK


Untuk sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP), kinerja juga relatif positif di beberapa lini. Dana pensiun tumbuh 5,80 persen dari Rp1,59 triliun pada Juni 2024 menjadi Rp1,68 triliun di Juni 2025, meski sempat berada di Rp1,60 triliun pada Desember 2024.

Total penjaminan naik 26,36 persen, dari Rp700 miliar di Juni 2024 menjadi Rp884 miliar di Juni 2025, setelah Desember 2024 mencatat Rp768 miliar.

Namun, pada subsektor asuransi, total premi justru turun 8,76 persen, dari Rp1,53 triliun di Juni 2024 menjadi Rp1,39 triliun di Juni 2025, setelah mencatat Rp1,53 triliun di Desember 2024.


Baca: OJK: Petani Pisang Cavendish Sulsel Dapat KUR Rp5,64 M, Terbanyak di Bone

Penurunan juga terjadi pada total klaim yang anjlok 16,99 persen, dari Rp1,02 triliun di Juni 2024 menjadi Rp849 miliar di Juni 2025, meskipun sempat meningkat menjadi Rp2,69 triliun di Desember 2024.

Muchlasin menegaskan, meski terdapat penurunan di sektor premi dan klaim asuransi, secara keseluruhan IKNB di Sulawesi Selatan tetap menunjukkan tren positif, terutama di pembiayaan, modal ventura, fintech P2P lending, dan pergadaian.

Tags: Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin utang pinjol OJK

Baca Juga

Literasi Keuangan Tembus 69,57 Persen, Inklusi Capai 93,61 Persen pada 2026
Literasi Keuangan Tembus 69,57 Persen, Inklusi Capai 93,61 Persen pada 2026
Naik 29 Persen dari Tahun Lalu, Utang Pinjaman Online di Sulsel Tembus Rp2,64 Triliun
Naik 29 Persen dari Tahun Lalu, Utang Pinjaman Online di Sulsel Tembus Rp2,64 Triliun
Pelaku Investor Pasar Modal di Sulsel Melonjak, Reksa Dana Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
Pelaku Investor Pasar Modal di Sulsel Melonjak, Reksa Dana Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Kinerja Perbankan Sulsel Tetap Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp214,32 Triliun
Kinerja Perbankan Sulsel Tetap Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp214,32 Triliun
Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak
Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • 5
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID