LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Dea Geraldine, perempuan kelahiran Makassar yang kini berdomisili di Jakarta, resmi terpilih sebagai Miss Universe South Sulawesi 2025 atau Miss Universe Sulawesi Selatan.
Wanita bergelar Master of International Business dari Curtin University Singapura ini akan melangkah ke panggung Miss Universe Indonesia dengan membawa misi mempromosikan keragaman budaya dan kreativitas daerah Sulawesi Selatan.
Sebelum tampil di ajang nasional, Dea menggelar konferensi pers dan perbincangan santai bersama awak media di Kitchenette, Trans Studio Mall Makassar, Kamis (11/9/2025) malam.
Dalam kesempatan ini Dea bercerita perjalanannya menuju ajang bergengsi tersebut tidaklah singkat.
Seleksi yang ketat dimulai dari 60 peserta, kemudian mengerucut menjadi 30, lalu 15 finalis. Namun tahun ini berbeda, karena panitia menambah satu slot hingga terpilih 16 finalis.
"Mereka memang mencari yang unik, berbeda, dan benar-benar beragam, sehingga masing-masing peserta punya warna tersendiri," ungkapnya.
Persiapan yang dijalani pemilik akun instagram @geraldinent ini pun terbilang matang.
Ia mengikuti latihan khusus bersama coach pribadi, melakukan sesi pemotretan resmi dan pribadi untuk menampilkan karakter uniknya, hingga berani bereksperimen dengan berbagai konsep yang mencerminkan kepribadiannya.
Dea mengaku sempat ragu untuk ikut audisi, namun dorongan dari teman-teman membuatnya berani melangkah.
“Saya pikir kalau bukan sekarang, kapan lagi. Jadi akhirnya saya memberanikan diri untuk mencoba,” ujarnya.
Meski kini lebih dikenal sebagai figur publik dengan segudang pengalaman di bidang desain, bisnis, dan fashion, Dea tetap menjejak pada akar masa kecilnya di Makassar.
Ia adalah alumni SD dan SMP Dian Harapan Makassar, tempat ia menempuh pendidikan dasar hingga remaja sebelum melanjutkan SMA di Jakarta.
Kenangan masa sekolah itu menjadi fondasi kuat bagi kepribadiannya saat ini.
Dari lingkungan sekolah yang membentuk kedisiplinan dan kreativitas, Dea kemudian berani menempuh studi lebih jauh hingga Singapura dan London.
Ia meraih gelar Master of International Business dari Curtin University Singapura pada 2022, serta memperdalam desain di Lasalle College of the Arts dan Royal College of Art, London.
Karier profesionalnya pun berwarna. Dea aktif sebagai Account Executive di Debindo Mega Promo, Direktur Expo Asia Global Net, hingga Interior Designer di Amaira Karya Dharma.
Ia juga sedang menyiapkan label fashion pribadi bernama KALI, yang digadang akan menjadi cerminan ekspresi perempuan modern penuh keberanian.
Tak hanya itu, wajahnya pernah terpampang di sampul majalah Prestige edisi Juli 2025, menandakan pengakuan atas kiprahnya di industri kreatif.
Selain karier, advokasi menjadi bagian penting dalam langkah Dea. Ia pernah terlibat aktif di organisasi Fempire, sebuah NGO yang berfokus pada pemberdayaan perempuan lewat pendidikan, mentoring, dan dukungan komunitas.
Kini, visinya semakin jelas: mengangkat potensi industri kreatif Sulawesi Selatan, mulai dari fashion, kriya, hingga desain interior, sekaligus mempromosikan pariwisata daerah melalui karya dan aktivitasnya
Dalam ajang Miss Universe Indonesia, Dea bahkan menyiapkan video promosi berlatar ikon Makassar seperti Pantai Losari, kapal Phinisi, hingga landmark budaya lainnya.
Profil Singkat
-
Nama lengkap: Geraldine Nadya Talumewo
-
Nama panggilan: Dea Geraldine
-
Usia: 27 tahun
-
Tinggi badan: 165 cm
-
Domisili: DKI Jakarta
-
Lahir & besar: Makassar, Sulawesi Selatan
-
Alumni: SD dan SMP Dian Harapan Makassar
-
Instagram: @geraldinent
Pendidikan
-
Master of International Business, Curtin University – Singapura (2021–2022)
-
Architecture Short Course, Royal College of Art – London, Inggris (2019)
-
Lasalle College of the Arts – Singapura (2016–2019)
-
International Baccalaureate, Sekolah Pelita Harapan – Jakarta (2013–2016)
Karier & Pengalaman Profesional
-
Account Executive – Debindo Mega Promo (2024–sekarang)
-
Terlibat dalam Konstruksi Indonesia 2024 dan Iron & Steel Summit and Exhibition 2025.
-
-
Direktur – Expo Asia Global Net (2025–sekarang)
-
Mengembangkan Indonesia Village Expo & Forum 2025 bersama Kemendes PDTT.
-
-
Interior Designer & Sales Marketing Manager – Amaira Karya Dharma (2023–sekarang)
-
Memimpin rebranding perusahaan dan menjadi penghubung utama klien.
-
-
Interior Architecture Designer – MAMO Studio (2021)
-
Mendukung proyek Taman Kebaikan Aqua dan Kompetisi Desain Internasional UNESCO di Mosul, Irak.
-
-
Marketing Associate – Debindo ITE (2020)
-
Membuat konsep DIORAMA untuk IndoBuildTech 2020 bertema Transforming Into Digital Cities.
-
-
Graphic Designer – Global Crypto Offering Exchange, Singapura (2019).
-
Interior Designer – Hirsch Bedner Associates, Singapura (2018).
-
Ikut dalam proyek Hilton Hotel Suzhou, St. Regis Lijiang, Galaxy Macau Ritz Carlton, dan resor bintang lima lainnya.
-
-
Co-Founder, Creative Director & Fashion Designer – KALI (sekarang).
-
Proyek fashion personal yang akan diluncurkan tahun ini, fokus pada ekspresi feminitas dan keberanian.
-
Prestasi & Pengakuan Internasional
-
Finalis Kompetisi Desain Internasional UNESCO untuk Rekonstruksi & Rehabilitasi Kompleks Al Nouri, Mosul, Irak (2021).
-
Magang prestisius di Hirsch Bedner Associates (HBA) Singapura, firma desain perhotelan kelas dunia, berkontribusi pada proyek internasional Hilton, St. Regis, dan Ritz Carlton (2018).
-
Terpilih sebagai salah satu dari empat wajah sampul Majalah Prestige edisi Juli 2025, membagikan perjalanan tentang desain, fashion, dan kepercayaan diri.
Pengalaman & Organisasi
-
Wakil Asisten Komunikasi, Informasi, dan Media di ASPERAPI (2025–sekarang).
-
Aktif di berbagai event berskala nasional dan internasional melalui Debindo Mega Promo dan Expo Asia Global Net.
Advokasi & Kegiatan Sosial
-
Brand Marketing Manager – FEMPIRE (@fempire_id).
-
NGO dan social enterprise untuk pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, mentoring, dan komunitas.
-
Berperan dalam program Fempathy (bantuan sosial dan beasiswa) serta komunitas #Femily.
-
Tetap konsisten menyuarakan pemberdayaan perempuan meski organisasi saat ini hiatus.
-

