Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Perahu Wisata Ramah Lingkungan dan Restoran Terapung Segera Hadir di Losari

Sabtu, 13 September 2025 21:51
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Perusahaan Bajau Indo melalui CEO PT Asa Kreasi Global, menawarkan inovasi wisata air sekaligus solusi ramah lingkungan di kawasan Pantai Losari dan juga untuk pesisir pulau menjadi destinasi wisata.

Perusahaan Bajau Indo melalui CEO PT Asa Kreasi Global memperkenalkan inovasi wisata terapung ramah lingkungan di kawasan Pantai Losari dan pesisir pulau Makassar.

Inovasi ini berupa perahu wisata pengganti perahu bebek dengan kapasitas 15 orang.

Perahu dilengkapi fasilitas modern serta sistem pembersih laut yang mampu mengangkut sampah hingga dua ton.

CEO PT Asa Kreasi Global, Taufiqurrahman Ridwan, menegaskan bahwa konsep tersebut tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga memberi manfaat lingkungan.

“Perahu kami dilengkapi trash collector yang mampu menarik dan menampung sampah dalam jumlah besar. Dengan begitu, wisatawan dapat menikmati perjalanan sekaligus menjaga laut tetap bersih,” jelas Taufiqurrahman usai menghadiri Rapat Teknis Bajau Indo bersama Pemkot Makassar di Balai Kota, Jumat (12/9/2025).

Selain perahu wisata, Bajau Indo juga memperkenalkan teknologi pontoon modular.

Pontoon modular merupakan objek terapung yang bisa disesuaikan ukurannya sesuai kebutuhan.

Strukturnya terbuat dari plastik LLDPE (Linear Low-Density Polyethylene) yang kuat, dengan permukaan bermotif batik serta kunci pengikat terinspirasi dari Candi Borobudur.

Rangka utamanya berbahan aluminium antikarat sehingga aman digunakan.

Konsep modular ini fleksibel, stabil mengikuti pasang surut air, mudah dipindahkan, dan tidak membutuhkan struktur permanen.

“Mulai dari dermaga, marina, hingga restoran terapung bisa diwujudkan dengan teknologi ini,” tambah Taufiqurrahman.

Pontoon modular Bajau Indo telah digunakan di sejumlah lokasi, seperti Kebun Raya Bogor dan Bali, serta dimanfaatkan komunitas lingkungan Pandawara untuk membersihkan sungai.

Kapasitasnya dapat menampung sampah hingga dua ton dengan panjang mencapai enam meter.

Selain itu, teknologi ini juga membuka peluang menghadirkan restoran terapung di Makassar.

“Restoran apung menawarkan pengalaman unik. Pengunjung bisa menikmati kuliner khas dengan suasana laut terbuka. Nilai estetiknya tinggi dan berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara,” tutur Taufiqurrahman.

Dengan menggabungkan wisata dan kepedulian lingkungan, Bajau Indo optimistis perahu wisata dan pontoon modular akan menjadi daya tarik baru di Kota Makassar sekaligus solusi modern pengelolaan sampah laut.

Tags: Pemkot Makassar Pantai Losari

Baca Juga

16 PKL Pasar Cidu Direlokasi, Dua Lapak Disebut Kuasai Fasum Sejak 1975
16 PKL Pasar Cidu Direlokasi, Dua Lapak Disebut Kuasai Fasum Sejak 1975
SMPN 46 dan SMPN 29 Makassar Belajar Kelola Sampah hingga Budidaya Maggot
SMPN 46 dan SMPN 29 Makassar Belajar Kelola Sampah hingga Budidaya Maggot
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • SPJM Catat Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026
    SPJM Catat Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026
  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam

Peristiwa

  • MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
    MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
  • Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
    Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID