Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Makassar Luncurkan MEC Hub: Gerakan Kolektif Menuju Kota Bebas Sampah 2029

Selasa, 7 Oktober 2025 16:29
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi meluncurkan program Makassar Eco Circular (MEC) Hub, sebuah langkah strategis untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, mendorong ekonomi sirkular, serta mewujudkan target besar Makassar Bebas Sampah 2029.

LUMINASIA.ID,MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi meluncurkan program Makassar Eco Circular (MEC) Hub.

Sebuah langkah strategis untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, mendorong ekonomi sirkular, serta mewujudkan target besar Makassar Bebas Sampah 2029.

"Inisiatif ini menggabungkan pendekatan edukatif, teknologi sederhana, dan kolaborasi lintas sektor, mulai dari masyarakat, komunitas, pelaku usaha, akademisi, hingga pemerintah daerah," ujar Marini Ambo Wellang, perwakilan Dewan Lingkungan Kota Makassar, Selasa (7/10/2025).

Peluncuran MEC Hub menandai dimulainya upaya terstruktur dan berkelanjutan untuk membangun kesadaran kolektif warga dalam mengelola sampah sejak dari sumber.

Program ini tidak hanya menekankan aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga menyoroti potensi ekonomi yang bisa muncul dari pengelolaan sampah yang tepat.

Dalam konsepnya, setiap rumah tangga, RT/RW, dan komunitas diharapkan menjadi bagian aktif dari rantai pengelolaan sampah, mulai dari memilah hingga mengolah menjadi produk bernilai.

“Kunci keberhasilan pengelolaan persampahan dimulai dari diri sendiri, komunitas, hingga tingkat RT/RW,” paparnya.

Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat merupakan pondasi utama dari keberlangsungan program ini.

Pemerintah kota, lanjutnya, berperan sebagai fasilitator dan penggerak agar sistem yang terbentuk bisa berjalan secara mandiri.

Salah satu inovasi penting dalam MEC Hub adalah program “Tanami Tanata’”.

Program ini merupakan model urban farming terintegrasi yang mengoptimalkan lahan tidur di kawasan padat penduduk untuk kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, dan usaha kecil.

Sampah organik yang biasanya terbuang kini diolah menjadi kompos dan pakan maggot BSF (Black Soldier Fly) yang bernilai ekonomis.

Hasil kompos dapat dimanfaatkan untuk kebun kota, sedangkan maggot digunakan sebagai pakan ternak atau ikan, sehingga menciptakan rantai ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Program ini juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah isu perubahan iklim dan urbanisasi yang pesat.

Dalam pelaksanaannya, MEC Hub melibatkan berbagai pihak dengan peran yang terdistribusi jelas.

Camat bertugas mengoordinasikan edukasi dan pemantauan program di wilayahnya.

Lurah serta RT/RW berperan mengidentifikasi sumber sampah potensial di lingkungannya serta mengelola bank sampah unit (BSU).

Warga dan komunitas menjadi pelaku utama yang menjalankan proses pemilahan dan pengolahan, sementara sektor Horeca (hotel, restoran, kafe) ikut serta dengan memilah dan menyumbangkan sampah organik.

Kolaborasi ini membentuk ekosistem pengelolaan sampah yang terhubung dari hulu ke hilir.

Program percontohan MEC Hub dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2025, dengan melibatkan KKN Tematik Unibos sebagai mitra pelaksana di lapangan.

Tahapan pelaksanaan dimulai pada Oktober dengan sosialisasi program dan pembentukan tim lokal.

Pada November, fokus diarahkan pada edukasi intensif kepada masyarakat, pelatihan teknis pengolahan sampah, serta kegiatan pembelajaran di sekolah.

Desember menjadi momentum evaluasi dan pendataan bank sampah unit untuk melihat capaian awal program.

Empat wilayah dipilih sebagai lokasi pilot project, yaitu Kelurahan Untia, Panambungan, Karebosi, dan Paropo.

Wilayah-wilayah ini dipilih karena mewakili karakteristik lingkungan berbeda yang dapat memberikan pembelajaran beragam untuk replikasi di masa depan.

MEC Hub juga menaruh perhatian besar pada pendidikan lingkungan sejak dini.

Program ini menyasar sekolah mulai dari PAUD hingga SMA dengan berbagai metode interaktif seperti permainan, praktik sederhana pengelolaan sampah, dan kunjungan edukatif oleh tim DLH dan mahasiswa KKN.

Pendekatan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan positif sejak dini, sehingga generasi muda menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Di ruang publik, edukasi masyarakat dilakukan melalui kampanye terbuka seperti pembagian leaflet dan demonstrasi pengolahan sampah organik di area Car Free Day.

Selain aspek teknis, MEC Hub juga membangun jejaring kelembagaan dan dukungan sosial untuk memperkuat keberlanjutan program.

Bank sampah unit akan menjadi titik simpul aktivitas ekonomi sirkular di tingkat lokal, di mana hasil pemilahan dan pengolahan dapat dijual atau dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Pemerintah kota dan DLH berperan mendukung dengan pelatihan, penyediaan sarana dasar, serta penguatan regulasi yang mendukung pemilahan sampah dari sumber.

Program ini sejalan dengan target ambisius Makassar Bebas Sampah 2029.

Pemerintah kota menilai bahwa untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan lebih dari sekadar program pembersihan rutin.

Perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama.

Oleh karena itu, MEC Hub hadir sebagai platform kolaborasi jangka panjang yang menggabungkan aspek edukasi, ekonomi, dan partisipasi masyarakat.

“Kolaborasi warga menjadi kunci terwujudnya Makassar yang bersih, hijau, dan berdaya sirkular,” tutup Marini. 

Tags: Kota Bebas Sampah 2029 Dinas Lingkungan Hidup Makassar Eco Circular

Baca Juga

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah Berbasis Kolaborasi, Sudah Berjalan Sejak 2025
RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah Berbasis Kolaborasi, Sudah Berjalan Sejak 2025
Pilah Sampah Solusi Menyelamatkan Kota Makassar
Pilah Sampah Solusi Menyelamatkan Kota Makassar
Penghentian Open Dumping dan Kewajiban Pilah Sampah: Kebijakan yang Mungkin Tidak Populer, tetapi Menyelamatkan Masa Depan Makassar
Penghentian Open Dumping dan Kewajiban Pilah Sampah: Kebijakan yang Mungkin Tidak Populer, tetapi Menyelamatkan Masa Depan Makassar
TPA Tamangapa Makassar Berubah Total, Bau Sampah Berkurang dan Siap Tinggalkan Open Dumping
TPA Tamangapa Makassar Berubah Total, Bau Sampah Berkurang dan Siap Tinggalkan Open Dumping
Aliyah Mustika Ilham Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Super Cepat, Dorong Makassar Jadi Kota Bersih
Aliyah Mustika Ilham Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Super Cepat, Dorong Makassar Jadi Kota Bersih
Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID