Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Wali Kota Makassar Teken Kerja Sama PSEL Disaksikan Menteri LH, 1.000 Ton Sampah Bakal Jadi 25 MW Listrik

Sabtu, 4 April 2026 16:03
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Munafri dan Menteri Lingkungan Hidup Sepakati Proyek PLTSa Manggala, Solusi Atasi Lonjakan Sampah Makassar

LUMINASIA.ID - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggala, Kota Makassar, memasuki tahap persiapan pembangunan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan yang terus meningkat.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang melibatkan Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan Pemerintah Kabupaten Maros bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penandatanganan kerja sama lintas daerah itu disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan ini merupakan tindak lanjut rapat terbatas pemerintah pusat pada 31 Maret 2026 terkait percepatan pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Penandatanganan juga dihadiri  Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, dan Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong implementasi program waste to energy di kawasan Mamminasata, sekaligus menjawab tantangan volume sampah yang terus meningkat di wilayah perkotaan dan sekitarnya.


Baca: Menteri LH Hanif Faisol Mulai PSEL di Sulsel, Proyek Rp3 Triliun Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari strategi nasional jangka panjang dalam pembenahan sistem pengelolaan sampah di Indonesia.

“Ini merupakan bagian dari proses panjang yang dirancang pemerintah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. Diharapkan, proyek ini mampu mengubah pola pengelolaan yang selama ini berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan timbulan sampah di kawasan perkotaan membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, termasuk melalui pemanfaatan teknologi pengolahan menjadi energi.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kabupaten Gowa dan Maros dirancang menggunakan pendekatan aglomerasi, sehingga penanganan sampah tidak dilakukan secara terpisah.

“Kerja sama ini dibangun dengan sistem aglomerasi bersama daerah sekitar agar persoalan sampah bisa diselesaikan secara terpadu,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, volume sampah di Kota Makassar saat ini mencapai sekitar 800 ton per hari. Namun, kapasitas pengangkutan yang dimiliki pemerintah kota masih berada di kisaran 67 persen, sehingga diperlukan peningkatan layanan.

Dengan tambahan pasokan dari Kabupaten Gowa sekitar 150 ton per hari dan Kabupaten Maros sekitar 50 ton per hari, fasilitas PSEL diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap hari.

Selain itu, fasilitas tersebut juga ditargetkan dapat menghasilkan energi listrik berkisar 20 hingga 25 megawatt, tergantung pada kualitas sampah yang diolah.

“Potensi ini cukup besar untuk kita optimalkan, apalagi jika didukung oleh sistem pengelolaan yang terintegrasi,” katanya.

Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa teknologi yang digunakan dalam proyek PLTSa merupakan teknologi modern yang telah teruji, sehingga aman bagi lingkungan.

Ia juga menepis kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan dampak negatif terhadap kawasan sekitar TPA.

“Teknologi ini sudah terbukti dan tidak mungkin diterapkan jika belum memenuhi standar. Justru kehadirannya untuk mengurangi timbunan sampah agar tidak terus menggunung,” tegasnya.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di kawasan TPA Tamangapa, dengan kebutuhan efektif sekitar 7 hektare untuk pembangunan fasilitas PSEL.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena masih memiliki potensi bahan baku dari timbunan sampah lama yang dapat dimanfaatkan.

“Sekitar 20 hingga 25 persen sampah lama masih bisa digunakan sebagai bahan baku,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pembangunan PLTSa merupakan bagian dari solusi di sektor hilir yang akan berjalan beriringan dengan pembenahan sistem pengelolaan sampah dari hulu.

Pemerintah Kota Makassar saat ini juga tengah melakukan berbagai upaya pembenahan, termasuk percepatan transisi dari metode open dumping menuju sanitary landfill.


Baca: Komitmen Bersama Tangani Sampah, Ketua Dewan Lingkungan Dorong Kolaborasi Wilayah

Langkah tersebut diperkuat melalui pemilahan sampah berbasis wilayah RT/RW, penguatan peran bank sampah, optimalisasi TPS3R, hingga pengolahan sampah organik melalui metode maggot dan kompos.

Selain itu, pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) juga mulai dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan sampah.

“Kami sudah memetakan seluruh area yang harus dilakukan penutupan tanah setiap hari untuk memastikan tidak ada lagi praktik open dumping yang berpotensi mencemari lingkungan,” tambahnya.

Pemerintah berharap proyek PLTSa ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi beban TPA sekaligus mendukung penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan di kawasan perkotaan.

Tags: Munafri Arifuddin Kota Bebas Sampah 2029 PSEL Menteri Lingkungan HIdup Hanif Faisol Nurofiq


Baca Juga

Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah
Appi Dorong Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Bank Sampah Akan Diperkuat Pemkot Makassar
Appi Dorong Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Bank Sampah Akan Diperkuat Pemkot Makassar
Masuki Usia 51 Tahun: Ini Profil Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar yang Pernah Memimpin PSM
Masuki Usia 51 Tahun: Ini Profil Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar yang Pernah Memimpin PSM

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID