Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Warga Tamalanrea Tolak Lokasi PSEL, DPRD Makassar Dorong Proyek Dipindah ke TPA Antang

Jumat, 8 Mei 2026 11:58
Editor: diku
  • Bagikan
Penolakan terhadap rencana pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Eneri Listrik (PSEL) di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, terus bermunculan

LUMINASIA.ID - Penolakan terhadap rencana pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Eneri Listrik (PSEL) di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, terus bermunculan setelah pemerintah pusat memutuskan proyek tersebut tetap dilanjutkan oleh konsorsium PT Sarana Utama Synergy (SUS) bersama investor Shanghai SUS Environment dan PT Grand Puri Indonesia.

Warga menilai lokasi pembangunan tidak layak karena berada dekat permukiman dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan maupun gangguan kesehatan masyarakat.

Tokoh masyarakat RW Mula Baru, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Haji Akbar, menegaskan penolakan warga bukan terhadap program PSEL secara keseluruhan, melainkan terhadap lokasi proyek yang dianggap tidak sesuai.

“Kami sangat sesalkan keputusan soal lokasi PSEL di Tamalanrea. Penolakan kami bukan terhadap program PLTSa, tapi lokasinya. Terlalu dekat dengan permukiman warga dan berisiko terhadap lingkungan serta kesehatan,” ujar Akbar, Kamis (7/5/2026).

Menurut dia, mayoritas warga di kawasan tersebut menolak pembangunan PSEL di Tamalanrea karena akses jalan dinilai tidak memadai dan berpotensi memperburuk lalu lintas kendaraan pengangkut sampah.

“Lokasi ini tidak layak. Akses jalan sempit, nanti akan dilalui kendaraan sampah. Dampaknya pasti ke lingkungan sekitar,” katanya.

Akbar juga mengaku masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam penetapan lokasi proyek sejak awal. Warga, kata dia, baru mengetahui adanya rencana pembangunan setelah keputusan ditetapkan.

“Kami tidak pernah dilibatkan. Tiba-tiba kami baru tahu kalau ada PSEL di sini. Ini yang kami sesalkan,” ungkapnya.

Selain itu, warga meminta adanya keterbukaan pemerintah dan pihak pengembang terkait kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta langkah mitigasi yang akan dilakukan.

“Kami hanya ingin transparansi. Jelaskan secara terbuka dampaknya seperti apa dan bagaimana mitigasinya,” tegas Akbar.

Sementara itu, Anggota DPRD Makassar, Nasir Rurung Tompo, turut mendukung langkah Pemerintah Kota Makassar yang mengusulkan pemindahan lokasi proyek ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala.

Menurut Nasir, lokasi TPA Antang lebih rasional karena telah memiliki kesiapan lahan dan masuk dalam perencanaan infrastruktur pengelolaan sampah sebelumnya.

“Lokasi TPA Antang merupakan pilihan yang lebih rasional jika dibandingkan dengan rencana awal pembangunan di Kecamatan Tamalanrea,” ujarnya.

Nasir menilai pembangunan PSEL di luar kawasan TPA justru berpotensi menambah beban biaya operasional pemerintah daerah, khususnya untuk pengangkutan sampah.

“Kalau di luar TPA, biaya operasional pemindahan sampah bisa mencapai sekitar Rp20 miliar per tahun. Ini tentu menjadi beban tambahan bagi pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kawasan TPA Antang memiliki sejumlah keunggulan karena tersedia lahan yang luas dan infrastruktur pendukung yang telah direncanakan sebelumnya.

“Di Antang, lahannya tersedia dan infrastrukturnya sudah direncanakan. Ini tentu lebih memudahkan pelaksanaan proyek,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin disebut terus mengawal aspirasi warga terkait proyek PSEL agar tetap mengacu pada ketentuan terbaru dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, skema pembiayaan proyek diklaim lebih realistis dan tidak lagi membebani APBD, termasuk penghapusan kewajiban tipping fee bagi pemerintah daerah.

Tags: Kota Bebas Sampah 2029 Tamalanrea TPA Antang

Baca Juga

Pengamat Sebut Proyek PSEL Makassar Tersendat Akibat Masalah Lahan dan Penolakan Warga
Pengamat Sebut Proyek PSEL Makassar Tersendat Akibat Masalah Lahan dan Penolakan Warga
Warga Tamalanrea Bongkar Sendiri 6 Lapak di Atas Drainase, Sudah Berdiri Lebih dari 10 Tahun
Warga Tamalanrea Bongkar Sendiri 6 Lapak di Atas Drainase, Sudah Berdiri Lebih dari 10 Tahun
Sulsel Dibidik Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah, KLH Kejar 100 Persen di 2029
Sulsel Dibidik Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah, KLH Kejar 100 Persen di 2029
Wali Kota Makassar Teken Kerja Sama PSEL Disaksikan Menteri LH, 1.000 Ton Sampah Bakal Jadi 25 MW Listrik
Wali Kota Makassar Teken Kerja Sama PSEL Disaksikan Menteri LH, 1.000 Ton Sampah Bakal Jadi 25 MW Listrik
Pemkot Makassar Gelontorkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang di 2026
Pemkot Makassar Gelontorkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang di 2026
Munafri Soroti Banjir Tahunan di Manggala, Pemkot Makassar Siapkan Penanganan Bertahap
Munafri Soroti Banjir Tahunan di Manggala, Pemkot Makassar Siapkan Penanganan Bertahap

Populer

  • 1
    Jadwal Pencairan Bansos Mei 2026: Tahapan Penyaluran, Besaran PKH-BPNT, dan Cara Cek Status Penerima
  • 2
    Pendiri KoinWorks Ditahan Kejaksaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit Rp600 Miliar
  • 3
    Guru Non-ASN Terancam Dilarang Mengajar 2027, DPR Sebut Bukan Tenaga Sementara
  • 4
    Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026, Simak Panduan untuk Operator dan Guru Madrasah
  • 5
    Pertamina Beri Sanksi SPBU Wasuponda, Penyaluran Biosolar Dihentikan Sementara

Ekonomi

  • Dirut Pelindo Kunjungi Makassar, Bahas Kendala Operasional hingga Integrasi Layanan Pelindo Group
    Dirut Pelindo Kunjungi Makassar, Bahas Kendala Operasional hingga Integrasi Layanan Pelindo Group
  • Native Speaker Amerika Bangun Kepercayaan Diri Siswa Athirah Bone Berbahasa Inggris
    Native Speaker Amerika Bangun Kepercayaan Diri Siswa Athirah Bone Berbahasa Inggris
  • Pelindo Perkuat Dukungan Infrastruktur untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Sulsel
    Pelindo Perkuat Dukungan Infrastruktur untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Sulsel

Peristiwa

  • Leonard Tupamahu dan Gunawan Dwi Cahyo Berjuang Selamatkan Persiba Balikpapan dari Degradasi ke Liga 3
    Leonard Tupamahu dan Gunawan Dwi Cahyo Berjuang Selamatkan Persiba Balikpapan dari Degradasi ke Liga 3
  • Arab Saudi dan Kuwait Cabut Pembatasan Akses Militer AS di Tengah Ketegangan Timur Tengah
    Arab Saudi dan Kuwait Cabut Pembatasan Akses Militer AS di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan
    Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID