Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

TPAKD 2025 Fokus Perluas Inklusi Keuangan Daerah

Sabtu, 11 Oktober 2025 17:04
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2025 di Jakarta.

LUMINASIA.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2025 di Jakarta.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem akses keuangan di daerah guna mendukung stabilitas sektor keuangan nasional sekaligus mewujudkan program prioritas pemerintah dalam bingkai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pentingnya peran TPAKD sebagai indikator utama dalam menjaga stabilitas ekonomi makro serta bagian dari rencana pembangunan jangka menengah nasional dan daerah.


Baca: OJK Setuju Naikkan Free Float Saham hingga 40 Persen, tapi Bertahap


Menurut Airlangga, isu inklusi keuangan kini menjadi perhatian global dan telah masuk dalam agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya inklusi keuangan dalam kunjungannya ke Belanda beberapa waktu lalu.

Airlangga menambahkan, TPAKD diharapkan dapat mendukung sejumlah agenda prioritas pemerintah, antara lain program makan bergizi gratis bagi pelajar serta penguatan ekonomi rakyat melalui pengembangan koperasi Merah Putih.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan komitmen OJK untuk memperkuat peran TPAKD sebagai penggerak pemerataan ekonomi nasional melalui penguatan ekosistem akses keuangan daerah, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mahendra menjelaskan bahwa OJK terus mendorong TPAKD memperluas infrastruktur dan layanan keuangan digital agar masyarakat di seluruh wilayah dapat mengakses layanan keuangan dengan mudah, aman, dan terjangkau. Peningkatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen juga menjadi fokus utama.


Baca: Digital Resilience Jadi Agenda Strategis Hadapi Tantangan Global


Ia menambahkan, keberlanjutan kegiatan TPAKD harus terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah. Mahendra juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota TPAKD agar mampu beradaptasi terhadap dinamika ekonomi dan perkembangan inovasi keuangan yang terus berubah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa program-program TPAKD tidak hanya memperluas akses keuangan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam mewujudkan Asta Cita pemerintah.

Friderica menyebut, TPAKD telah menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui berbagai program pembiayaan yang membantu masyarakat kecil terbebas dari praktik rentenir. Program inklusi keuangan seperti Simpanan Pelajar dan Layanan Keuangan Tanpa Kantor telah membuka akses keuangan hingga ke desa-desa terpencil.

Ia juga mengajak para kepala daerah untuk mengoptimalkan keberadaan TPAKD sebagai sarana mendorong pembangunan berkelanjutan dan pemerataan ekonomi di wilayah masing-masing.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Menurut Wiyagus, kolaborasi nyata merupakan kunci pemerataan pembangunan ekonomi agar masyarakat kecil tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi.

Dalam kegiatan ini, turut diluncurkan Peta Jalan TPAKD untuk periode mendatang. Dokumen ini menjadi acuan arah kebijakan dan langkah-langkah transformasi TPAKD ke depan, terutama dalam memperkuat ekosistem akses keuangan daerah dan mendukung pembiayaan sektor usaha mikro dan kecil.

Rakornas TPAKD 2025 dihadiri para kepala daerah dari seluruh Indonesia serta perwakilan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Sejak diinisiasi beberapa tahun lalu, TPAKD telah menjadi wadah sinergi antara pemerintah daerah, regulator, lembaga jasa keuangan, asosiasi, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat inklusi keuangan di berbagai wilayah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja daerah, OJK memberikan TPAKD Award 2025 kepada sejumlah provinsi dan kabupaten/kota yang dinilai berhasil memperluas akses keuangan serta meningkatkan literasi masyarakat.

Provinsi penerima penghargaan meliputi Sumatera Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Untuk tingkat kabupaten dan kota, penghargaan diberikan kepada Langkat, Metro, Surabaya, Sumedang, Banjarmasin, Kapuas Hulu, Maros, Palu, Lombok Timur, dan Maluku Tengah.

Tags: OJK Otoritas Jasa Keuangan Rakornas TPAKD

Baca Juga

Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp215 Triliun, DPK Capai Rp149 Trilliun
Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp215 Triliun, DPK Capai Rp149 Trilliun
LENGKAP! Daftar 228 Pedagang Aset Kripto Ilegal, Digentikan Satgas PASTI OJK
LENGKAP! Daftar 228 Pedagang Aset Kripto Ilegal, Digentikan Satgas PASTI OJK
LENGKAP! Satgas PASTI Hentikan 27 Gadai Ilegal, Ini DAFTARNYA
LENGKAP! Satgas PASTI Hentikan 27 Gadai Ilegal, Ini DAFTARNYA

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 3
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 4
    Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial
  • 5
    Sukses Juara Konfederasi Bola Voli Asia, Reidel Toiran Resmi Jadi Pelatih Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games 2026

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID