Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Ekonomi Syariah RI Terhambat Regulasi, Produk Ilegal, dan Minim Inovasi

Minggu, 23 November 2025 13:35
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Profesor investasi dan keuangan Islam dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Imron Mawardi, Sp., M.Si., memaparkan tantangan besar sekaligus potensi cerah yang dimiliki oleh ekonomi Islam, baik di Indonesia maupun di kancah global. Pemaparan tersebut disampaikan dalam sesi presentasi pada kegiatan media gathering Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) yang berlangsung di Hotel The Alana Malang.

LUMINASIA.ID  – Profesor investasi dan keuangan Islam dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Imron Mawardi, Sp., M.Si., memaparkan tantangan besar sekaligus peluang ekonomi Islam Indonesia dalam media gathering OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) di Hotel The Alana Malang, Minggu (24/11/2025).

Menurut Prof. Imron, ekonomi syariah Indonesia menghadapi dua masalah utama: rendahnya literasi masyarakat dan regulasi yang belum kuat.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK tahun 2025 menunjukkan literasi keuangan syariah baru berada di angka 43,42%, sedangkan inklusi hanya 13,41%.

Angka ini masih jauh tertinggal dibandingkan sektor keuangan konvensional.

Dalam paparannya, Prof. Imron menyoroti belum selarasnya berbagai regulasi yang mendukung ekonomi syariah.

“Menurut saya, penerapan ekonomi syariah tidak bisa totally karena regulasi tidak mendukung,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan ekosistem halal membutuhkan kerja sama banyak lembaga seperti BPKH, MUI, BI, OJK, Kemenkop, Kemenkeu, hingga LPS.

Kendala regulasi ini juga terlihat dalam penerapan UU Jaminan Produk Halal (JPH).

"Pelaksanaan UU Jaminan Produk Halal lemah." Tegas Prof Imron.

Ia menyebut pemberlakuan UU JPH No. 33/2014 terus mundur karena pelaku usaha dan infrastruktur belum siap.

“Ini menyebabkan skor halal food turun dan dalam SGIE peringkatnya turun dari peringkat 2 ke peringkat 4,” katanya.

Ia juga menyoroti tantangan lain di sektor keuangan kecil.

“Size of business menjadikan biaya mahal, infrastruktur kurang, sehingga kurang menarik. Ini juga berdampak pada kurangnya SDM yang andal.”

Selain itu, terdapat tantangan eksternal yang semakin menekan industri halal dan keuangan syariah nasional.

Prof. Imron menyebut membanjirnya produk impor ilegal sebagai ancaman nyata, terutama di sektor kosmetik dan makanan, yang membuat produk lokal semakin terdesak.

Tantangan lain adalah inovasi produk keuangan syariah yang masih terbatas.

Hingga kini belum ada akad global yang berlaku secara seragam di semua negara, dan banyak produk keuangan syariah justru masih mengimitasi produk konvensional sehingga sulit berkembang lebih jauh.

Meski begitu, posisi Indonesia dalam peta ekonomi Islam global tetap kuat.

Dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025 dari Dinar Standard, Indonesia berada di peringkat ke-3 dunia, di bawah Malaysia dan Arab Saudi.

Secara global, aset keuangan syariah tumbuh 11% menjadi USD 4,9 triliun pada 2023 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 7,5 triliun pada 2028.

Nilai total pasar ekonomi Islam dunia pada 2023 mencapai USD 7,35 triliun dan diperkirakan menembus USD 10,88 triliun pada 2028.

Sektor dengan pertumbuhan tercepat, seperti Muslim friendly tourism yang naik 77,09%, menunjukkan peluang besar di pasar global.

Untuk Indonesia sendiri, total aset keuangan syariah mencapai Rp9.927,04 triliun dengan pangsa pasar 26,8% dari total aset nasional, tumbuh 11,8% dari tahun sebelumnya.

Pertumbuhan terbesar datang dari sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah yang naik 24,7% Year-on-Year, terutama berkat peningkatan aset dana pensiun syariah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).



Tags: OJK Dewan Komisioner OJK

Baca Juga

Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
OJK Dorong Satu Pintu Pelaporan untuk Perangi Penipuan Digital
OJK Dorong Satu Pintu Pelaporan untuk Perangi Penipuan Digital
OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan
OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan
Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
Meski Pendapatan Tak Menentu, Nelayan Diingatkan Bahaya Investasi dengan Iming-Iming Untung Cepat
Meski Pendapatan Tak Menentu, Nelayan Diingatkan Bahaya Investasi dengan Iming-Iming Untung Cepat

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 3
    PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
  • 4
    Pelindo Jasa Maritim Cek Kesiapan STS Nipa, Pastikan Layanan Maritim di Perbatasan Tetap Andal
  • 5
    Cara Klaim Garansi Motor Honda di AHASS Mesin hingga Rangka, Ini Syarat dan Langkahnya

Ekonomi

  • Semarak Hari Pelindo ke-5, Regional 4 Perkuat Semangat Kepedulian dengan DOnor Darah
    Semarak Hari Pelindo ke-5, Regional 4 Perkuat Semangat Kepedulian dengan DOnor Darah
  • Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam
    Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam
  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya

Peristiwa

  • Ini Daftar 18 Pejabat Dilantik Prabowo, Ada Kapolri, Ketua Ombudsman, hingga Bahlil Lahadalia Jadi Menko
    Ini Daftar 18 Pejabat Dilantik Prabowo, Ada Kapolri, Ketua Ombudsman, hingga Bahlil Lahadalia Jadi Menko
  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID