Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Aset Perbankan di Sulselbar Tembus Rp209 Triliun, Pembiayaan Syariah Melonjak Tajam

Rabu, 26 November 2025 10:46
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
foto bersama peserta dan pemateri dalam Media Gathering OJK Sulselbar di Malang, Minggu (24/11/2025)


Malang — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menegaskan bahwa kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan berada dalam kondisi stabil dan terus menjadi penopang ekonomi daerah.

Pernyataan ini disampaikan Kepala OJK Sulsel–Sulbar, Moch. Muchlasin, dalam media gathering di The Alana, Malang, Minggu (24/11/2025).

Muchlasin menjelaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan terlihat dari penguatan indikator pada perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank yang masih tumbuh positif.

Ia menyebut bahwa kinerja tersebut selaras dengan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang mencapai 5,01 persen pada triwulan III 2025.

“Kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan tetap stabil dan terus memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi daerah. Intermediasi terjaga, penghimpunan dana meningkat, dan kualitas kredit berada dalam batas yang dapat dikendalikan,” ujarnya.

Kinerja perbankan hingga September 2025 menunjukkan pertumbuhan merata pada seluruh indikator utama.

Total aset perbankan meningkat 5,05 persen secara tahunan dengan nilai mencapai Rp209,43 triliun.

Dana Pihak Ketiga tumbuh 7,51 persen dan mencapai Rp143,80 triliun, dengan tabungan sebagai komponen terbesar yang mencapai 57,74 persen.

Peningkatan ini sekaligus mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

Penyaluran kredit juga mencatat pertumbuhan 4,04 persen dengan nilai mencapai Rp169,88 triliun.

Kredit produktif mendominasi komposisi penyaluran dengan porsi 53,51 persen.

Sementara itu, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit konsumtif yang meningkat 7,44 persen.

Sektor perdagangan besar dan eceran menjadi sektor penyerap kredit terbesar dengan pangsa 22,79 persen.

Tingkat intermediasi perbankan berada pada level aktif dengan Loan to Deposit Ratio sebesar 120,35 persen.

Rasio kredit bermasalah tercatat 3,66 persen dan masih berada dalam batas risiko yang terkendali.

Perbankan syariah di Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja yang tumbuh lebih tinggi dibanding perbankan konvensional.

Aset perbankan syariah meningkat 19,70 persen menjadi Rp19,34 triliun.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga tumbuh 15,28 persen hingga mencapai Rp13,29 triliun.

Penyaluran pembiayaan melonjak 21,28 persen menjadi Rp16,33 triliun.

Intermediasi syariah tetap kuat dengan Financing to Deposit Ratio sebesar 122,85 persen.

Kualitas pembiayaan juga terjaga dengan NPF syariah di level 1,93 persen.

Muchlasin menilai bahwa pertumbuhan syariah yang signifikan menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah.

Ia menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi Sulawesi Selatan memasuki tahun 2026.

Penguatan intermediasi kredit ke sektor produktif disebut sebagai fokus pengawasan OJK agar pertumbuhan ekonomi berjalan lebih berkualitas.

“Kami terus mendorong agar penyaluran kredit, baik konvensional maupun syariah, diarahkan ke sektor-sektor yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Stabilitas sistem keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha,” tegas Muchlasin.

Ia menambahkan bahwa OJK Sulsel–Sulbar akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku industri, dan lembaga jasa keuangan untuk menjaga ketahanan sektor keuangan.

Fokus tersebut akan dilakukan melalui pengawasan terintegrasi, peningkatan literasi keuangan, serta perlindungan konsumen secara berkelanjutan.

Dengan stabilitas yang terjaga dan pertumbuhan indikator yang konsisten, OJK optimistis sektor jasa keuangan di Sulsel–Sulbar mampu terus mendukung agenda pembangunan ekonomi di tahun mendatang.

Tags: OJK Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin

Baca Juga

Literasi Keuangan Tembus 69,57 Persen, Inklusi Capai 93,61 Persen pada 2026
Literasi Keuangan Tembus 69,57 Persen, Inklusi Capai 93,61 Persen pada 2026
Naik 29 Persen dari Tahun Lalu, Utang Pinjaman Online di Sulsel Tembus Rp2,64 Triliun
Naik 29 Persen dari Tahun Lalu, Utang Pinjaman Online di Sulsel Tembus Rp2,64 Triliun
Pelaku Investor Pasar Modal di Sulsel Melonjak, Reksa Dana Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
Pelaku Investor Pasar Modal di Sulsel Melonjak, Reksa Dana Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Kinerja Perbankan Sulsel Tetap Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp214,32 Triliun
Kinerja Perbankan Sulsel Tetap Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp214,32 Triliun
Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak
Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira Ikuti Diklat Pandu Tingkat II

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID