Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Utang Kredit Warga Sulsel Capai Rp169,88 Triliun, Penyaluran Terbesar ke UMKM Mikro

Rabu, 26 November 2025 11:36
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
foto bersama peserta dan pemateri dalam Media Gathering OJK Sulselbar di Malang, Minggu (24/11/2025)


LUMINASIA.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat bahwa total kredit yang disalurkan perbankan kepada masyarakat Sulawesi Selatan telah mencapai Rp169,88 triliun hingga posisi September 2025.

Dari jumlah tersebut, porsi terbesar berasal dari kredit sektor UMKM yang menembus Rp61,88 triliun atau setara 37,19 persen dari total kredit.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, mengungkapkan data tersebut dalam media gathering bersama wartawan di Hotel The Alana, Malang, Minggu (23/11/2025).

Muchlasin menjelaskan bahwa kredit UMKM di Sulawesi Selatan didominasi oleh segmen usaha mikro dengan share mencapai 54,12 persen dari total portofolio kredit UMKM.

Segmen usaha kecil berkontribusi sebesar 30,86 persen, sementara kredit usaha menengah mencatat porsi 15,02 persen.

Secara keseluruhan, kredit UMKM telah disalurkan kepada 914.237 debitur di seluruh wilayah Sulsel, menunjukkan tingginya keterlibatan sektor usaha rakyat dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Muchlasin menegaskan bahwa kinerja intermediasi ini menjadi salah satu faktor pendukung stabilitas sektor jasa keuangan, di tengah pertumbuhan ekonomi Sulsel yang berada pada level 5,01 persen pada triwulan III 2025.

Ia mengungkapkan bahwa peningkatan kredit UMKM tidak hanya menunjukkan kepercayaan perbankan terhadap pelaku usaha, tetapi juga mencerminkan kebutuhan modal dan pembiayaan yang terus meningkat pada sektor produktif di berbagai daerah.

“UMKM mikro masih menjadi penopang terbesar dalam struktur pembiayaan, dan ini sejalan dengan karakter ekonomi Sulsel yang kuat di sektor perdagangan, industri rumah tangga, dan usaha kecil berbasis komunitas,” kata Muchlasin.

Ia menambahkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran masih menjadi tujuan utama penyaluran kredit, dengan porsi mencapai 22,79 persen dari total kredit perbankan di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, dari sisi kualitas kredit, kondisi intermediasi tetap terjaga dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 120,35 persen.

Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berada pada level 3,66 persen, yang menurut OJK masih dalam batas wajar meski memerlukan pengawasan ketat agar tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Muchlasin menegaskan bahwa OJK akan terus memperkuat pengawasan terhadap industri perbankan, terutama terkait penyaluran kredit UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Kami memastikan bahwa penyaluran kredit berjalan sehat, produktif, dan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah, perbankan, serta lembaga penjaminan akan terus ditingkatkan agar pelaku UMKM semakin mudah mendapatkan akses pembiayaan dengan risiko yang terukur.

Melalui dukungan perbankan dan penguatan kapasitas pelaku usaha, OJK berharap porsi kredit UMKM di Sulawesi Selatan dapat terus tumbuh sejalan dengan peningkatan jumlah debitur dan perluasan sektor-sektor yang membutuhkan pembiayaan.

Tags: OJK Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin

Baca Juga

97 Pinjol Terbukti Lakukan Kartel Bunga, KPPU Beri Denda Total Rp775 M
97 Pinjol Terbukti Lakukan Kartel Bunga, KPPU Beri Denda Total Rp775 M
Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
OJK Tegaskan Debitur Bank Bisa Kena Sanksi Pidana
OJK Tegaskan Debitur Bank Bisa Kena Sanksi Pidana
OJK Jatuhkan Sanksi ke Dua Emiten Pasar Modal, Denda hingga Pembekuan Izin
OJK Jatuhkan Sanksi ke Dua Emiten Pasar Modal, Denda hingga Pembekuan Izin
QRIS Sulsel Tembus 1,31 Juta Merchant, Aset Perbankan Capai Rp212 Triliun
QRIS Sulsel Tembus 1,31 Juta Merchant, Aset Perbankan Capai Rp212 Triliun
Sepanjang 2025 Transaksi Saham di Sulsel Capai Rp41 Triliun, Naik 85 Persen Dibanding 2024
Sepanjang 2025 Transaksi Saham di Sulsel Capai Rp41 Triliun, Naik 85 Persen Dibanding 2024

Populer

  • 1
    Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Minta Warga Tidak Panik dan Beli BBM Sesuai Kebutuhan
  • 2
    Viral! Clara Shinta Ungkap Alexander Assad Selingkuh, Padahal Baru Nikah Agustus 2025
  • 3
    Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
  • 4
    Sukses Perkuat Koneksi Makassar dan Australia, Kadis Kominfo Makassar M Roem Raih Emerging Leader Award 2026
  • 5
    Israel Ledakkan Markas UNIFIL Lebanon, Satu Personel Penjaga Perdamaian Tewas

Ekonomi

  • Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
    Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
  • Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
    Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
  • 1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!
    1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!

Peristiwa

  • Telkomsel Hadirkan Mode Dasar Instagram untuk SIMPATI, Akses Tetap Jalan Meski Kuota Habis
    Telkomsel Hadirkan Mode Dasar Instagram untuk SIMPATI, Akses Tetap Jalan Meski Kuota Habis
  • Warga Kampung Halaman Bela Bryon Noem, Soroti Dampak Viral dan Privasi Keluarga Pejabat
    Warga Kampung Halaman Bela Bryon Noem, Soroti Dampak Viral dan Privasi Keluarga Pejabat
  • WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Pemerintah Dorong Efisiensi Anggaran dan Percepatan Digitalisasi
    WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Pemerintah Dorong Efisiensi Anggaran dan Percepatan Digitalisasi
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID