LUMINASIA.ID - Destinasi wisata Hiu Paus Botubarani kembali menjadi pilihan utama wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Gorontalo.
Kawasan ini juga dikunjungi rombongan media dari Makassar bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua pada Sabtu (29/11/2025).
Rombongan tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan darat sekitar 30 menit, melalui jalan berpemandangan laut yang indah.
Setibanya di area wisata, pengunjung diarahkan menggunakan perahu kayu kecil menuju titik kemunculan hiu paus.
Setiap perahu dibatasi maksimal* diisi tiga orang. Kemudian di titik area pengamatan, wisatawan bergantian satu per satu berpindah ke kano bening, untuk berfoto dan berinetaksi dengan hiu paus.
Satu kano hanya diisi satu orang, kecuali anak kecil harus bersama ibunya.
Di titik pengamatan, sejumlah hiu paus dengan panjang sekitar 6–7 meter muncul dan berenang di sekitar kano, termasuk juga di bawah kano.
Pemandu wisata memberi arahan keselamatan serta memastikan hewan tersebut tetap berada di area pengamatan dengan memberi makanan.
Wisatawan pun bebas berpose dengan kamera drone yang terbang di atas masing-masing wisatawan
Hiu paus yang muncul diperkirakan berjumlah empat hingga lima ekor.
Setiap wisatawan diberi waktu sekitar delapan menit untuk bergaya.
Menurut salah seorang pemandu Rizal Palaya, untuk bisa mencoba pengalaman ini ditawarkan dengan biaya sekitar Rp550 ribu per orang.
"Harga tersebut mencakup perahu, kano bening, pemandu, serta file foto dan video," paparnya.
Wisata Botubarani terus menjadi salah satu ikon pariwisata Gorontalo dengan keunikan interaksi aman bersama hiu paus dan panorama laut yang menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Salah seorang wisatawan yang ditemui di lokasi, Sri Wahyu Diastuti, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman berinteraksi dengan hiu paus.
"Seru! Unik cuma ada di Gorontalo seperti ini. Memang tantangannya cuaca panas dan antre, tapi semua terbayar ketika bisa langsung berinteraksi dengan hiu paus," ujarnya.

