LUMINASIA.ID – Pemerintah Kota Makassar resmi membuka proses tender pembangunan Stadion Untia melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar. Proyek ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur olahraga tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Zuhaelsi Zubir mengatakan proses pengadaan telah memasuki tahap awal dengan dibukanya seleksi manajemen konstruksi. “Iyee, sudah dibuka proses tender seleksi MK (manajemen konstruksi),” ujarnya.
Berdasarkan laman resmi LPSE Kota Makassar, paket tender pembangunan Stadion Untia tercatat dengan kode tender 10107750000, menggunakan nama paket Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga (MK Pembangunan Stadion Untia). Tender ini diumumkan pada 31 Desember 2025 dan dibiayai melalui APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2026.
Pemkot Makassar menetapkan pagu anggaran sebesar Rp7 miliar, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp6,9 miliar. Paket tersebut dikategorikan sebagai jasa konsultansi badan usaha konstruksi dengan metode seleksi prakualifikasi dua file.
Dalam proses evaluasi, panitia tender menetapkan bobot penilaian 80 persen aspek teknis dan 20 persen aspek biaya. Sejumlah persyaratan kualifikasi juga diberlakukan, termasuk kepemilikan NIB dengan KBLI 71102, sertifikat standar terverifikasi, serta Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang relevan.
Pemkot Makassar menegaskan proses tender tidak menggunakan mekanisme e-reverse auction guna menjaga kualitas hasil pekerjaan. Pembangunan Stadion Untia yang berlokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, diharapkan dapat segera memasuki tahap awal konstruksi pada tahun 2026.

