Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Tak Ada Pembiaran, Pemkot Makassar Sudah Warning PKL Cat Kuning di Bontoala

Senin, 9 Februari 2026 12:43
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya menata kawasan kota secara adil dan konsisten tanpa tebang pilih.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya menata kawasan kota secara adil dan konsisten tanpa tebang pilih.

Tidak ada lapak pedagang kaki lima (PKL) yang diperlakukan secara khusus, termasuk PKL di sekitar SMK Negeri 4 Makassar, Kecamatan Bontoala.

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya isu adanya pembiaran terhadap PKL di Jalan Ujung Tinumbu, tepatnya di belakang Pertamina dan Jalan Lamuru, yang disebut-sebut mengecat lapak berwarna kuning untuk menghindari penertiban.

Camat Bontoala, Fataullah, menegaskan Pemerintah Kota Makassar tetap akan melakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan di atas trotoar dan saluran drainase karena merupakan fasilitas umum.

“Penertiban wilayah kami lakukan sebagai bentuk pengawasan dan penataan agar aktivitas PKL berjalan tertib tanpa mengganggu fasilitas umum dan fasilitas sosial,” ujar Fataullah, Senin (9/2/2026).

Ia membantah keras isu adanya pembiaran terhadap PKL di wilayah sekitar SMK 4 Makassar. Menurutnya, seluruh proses penertiban tetap berjalan sesuai prosedur dan tahapan yang telah ditetapkan.

“Tetap akan kami tertibkan. Tidak benar jika ada pembiaran. Semua ada prosedur dan tahapan sebagai bentuk peringatan,” tegasnya.

Fataullah menjelaskan, penertiban dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan oleh tim gabungan kecamatan bersama Satpol PP. Penyisiran difokuskan pada PKL yang berdiri di atas trotoar, saluran drainase, serta mengambil badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan pejalan kaki.

Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah kecamatan terlebih dahulu memberikan surat peringatan kepada para pedagang. Tahapan dimulai dari Surat Peringatan pertama (SP1), dilanjutkan SP2, hingga penertiban apabila pedagang tidak mengindahkan peringatan tersebut.

“Prosedurnya harus dilewati. Kami berikan SP1 sebagai peringatan awal sekaligus teguran agar pedagang menyiapkan langkah memindahkan barang jualannya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, khusus PKL di sekitar SMK 4 Makassar, Jalan Ujung Tinumbu, tahapan penertiban telah berjalan. Para pedagang di kawasan tersebut telah menerima Surat Peringatan kedua (SP2), setelah sebelumnya SP1 diberikan oleh lurah terdahulu.

“Untuk PKL di sekitar SMK 4, sudah dilakukan SP2. Sebelumnya SP1 sudah dilaksanakan,” terangnya.

Selain penertiban, Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan solusi bagi para pedagang dengan mencarikan lokasi relokasi yang layak agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa melanggar aturan.

“Penertiban ini bukan untuk mematikan usaha masyarakat. Justru pemerintah hadir memberikan solusi, sehingga ketika ditertibkan, pedagang sudah memiliki alternatif tempat berjualan,” lanjut Fataullah.

Ia menambahkan, penataan PKL harus dibarengi solusi konkret agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menekankan keseimbangan antara ketertiban kota dan keberlangsungan ekonomi warga.

Sebelumnya, sejumlah PKL di Jalan Ujung Tinumbu melakukan penataan mandiri dengan mengecat lapak mereka menggunakan warna kuning secara seragam. Namun, pemerintah menegaskan bahwa pengecatan tersebut tidak serta-merta melegalkan aktivitas berjualan di atas trotoar maupun saluran drainase.

Diketahui pula, pada pekan lalu pihak Kelurahan Parang Layang sempat menjadwalkan turun langsung ke lokasi untuk memberikan peringatan kepada pedagang yang melanggar. Namun upaya tersebut tertunda akibat adanya adu mulut dengan pemilik warung yang mengaku sebagai oknum aparat.

Pemerintah Kota Makassar memastikan akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan penertiban bertahap bersama Satpol PP demi menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan dan pejalan kaki. (*)

Tags: penertiban pkl Makassar Munafri Arifuddin Pemkot Makassar

Baca Juga

Reuni Akbar IKASTELK 2026 Satukan 500 Alumni Lintas 31 Angkatan di Makassar Satukan 500 Alumni Lintas 31 Angkatan di Makassar
Reuni Akbar IKASTELK 2026 Satukan 500 Alumni Lintas 31 Angkatan di Makassar Satukan 500 Alumni Lintas 31 Angkatan di Makassar
Pemkot Makassar Gelontorkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang di 2026
Pemkot Makassar Gelontorkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang di 2026
Motor Usai Dipakai Mudik Lebaran? Ini Waktu Ideal Servis agar Tetap Aman dan Prima
Motor Usai Dipakai Mudik Lebaran? Ini Waktu Ideal Servis agar Tetap Aman dan Prima
Amran Sulaiman, Sherly Tjoanda, hingga Veronica Tan Hadiri PSBM XXVI, Munafri Sebut Jadi Pendongkrak Ekonomi
Amran Sulaiman, Sherly Tjoanda, hingga Veronica Tan Hadiri PSBM XXVI, Munafri Sebut Jadi Pendongkrak Ekonomi
Reuni Akbar 93 Makassar Satukan Ribuan Alumni Lintas Sekolah, Dihadiri Munafri Arifuddin
Reuni Akbar 93 Makassar Satukan Ribuan Alumni Lintas Sekolah, Dihadiri Munafri Arifuddin
Silaturahmi Lebaran di Makassar, Appi Sambangi Rumah Danny Pomanto, Ilham Arief Sirajuddin, hingga Andi Herry Iskandar
Silaturahmi Lebaran di Makassar, Appi Sambangi Rumah Danny Pomanto, Ilham Arief Sirajuddin, hingga Andi Herry Iskandar

Populer

  • 1
    Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
  • 2
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 3
    Waspada Penipuan Modus Kiriman Paket COD, Pelaku Mengintimidasi
  • 4
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 5
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID