Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Amerika Serikat Tangkap Nicolas Maduro : Kronologi, Tuduhan Narkoterorisme, dan Klaim AS Menguasai Venezuela

Senin, 5 Januari 2026 12:00
Editor: diku
  • Bagikan
Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap AS (via abc7chicago)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya telah “berhasil melaksanakan serangan skala besar terhadap Venezuela” pada Sabtu dini hari waktu setempat. Dalam pernyataan tersebut, Trump mengklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari Venezuela oleh aparat Amerika Serikat.

Pengumuman itu disampaikan beberapa jam setelah ledakan mengguncang ibu kota Caracas. Pemerintah AS menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terkait kasus narkotika lintas negara yang menjerat Maduro.

Trump mengatakan operasi itu harus menjadi peringatan bagi negara lain. Ia menegaskan, Amerika Serikat kini memegang kendali atas situasi Venezuela. “Kami sekarang yang mengendalikan,” kata Trump kepada wartawan pada Minggu.

Menurut otoritas Amerika Serikat, penangkapan Maduro dilakukan untuk mendukung proses hukum pidana yang telah lama berjalan. Maduro dan Cilia Flores dijadwalkan menjalani sidang perdana di pengadilan federal Manhattan pada Senin siang waktu setempat. Keduanya didakwa dalam empat dakwaan tambahan terkait dugaan konspirasi narkoterorisme selama 25 tahun.

Maduro dan Flores disebut bersekongkol dengan jaringan pengedar narkoba bersenjata yang dinilai bertanggung jawab atas kekerasan regional serta krisis narkoba di Amerika Serikat. Selain pasangan tersebut, dakwaan juga menyebut putra Maduro, dua pejabat tinggi Venezuela, serta seorang pemimpin geng kriminal Tren de Aragua.

Trump juga menyinggung peran Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez yang dilantik sebagai pemimpin sementara. Ia mengklaim Rodríguez bekerja sama dengan Amerika Serikat, meski klaim itu dibantah oleh Rodríguez dalam pidato kepada rakyat Venezuela saat ia menuntut pembebasan segera Maduro.

Ketika ditanya apa yang diinginkan Amerika Serikat dari pemerintahan Venezuela saat ini, Trump menyampaikan secara terbuka kepentingan negaranya. “Kami butuh akses penuh. Kami memerlukan akses penuh ke minyak dan sumber daya lain di negara mereka agar kami bisa membangun kembali negara tersebut,” ujar Trump.

Pemerintah Amerika Serikat menjelaskan operasi penangkapan Maduro dilakukan melalui kerja sama Departemen Pertahanan, Departemen Kehakiman, FBI, dan Badan Penegakan Narkoba (DEA). Dalam pernyataan bersama, AS menyebut operasi itu telah direncanakan selama berbulan-bulan dan dilaksanakan sesuai hukum Amerika Serikat serta protokol yang berlaku.

Di sisi lain, pemerintah Venezuela mengecam keras tindakan tersebut. Menteri Luar Negeri Venezuela menyatakan bahwa imunitas kepala negara telah dilanggar. “Siapa pun yang menculik seorang presiden berarti menculik kedaulatan sebuah bangsa,” katanya. Ia juga menuding Amerika Serikat hanya mengincar sumber daya alam dan energi Venezuela.

Menteri Pertahanan Venezuela menyebut penangkapan Maduro sebagai “penculikan pengecut” dan mengklaim sebagian besar tim pengamanan presiden tewas dalam operasi tersebut. Militer Venezuela menyatakan dukungan kepada Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara dan berjanji menjaga stabilitas pemerintahan.

Krisis ini berdampak luas di kawasan. Trump mengisyaratkan kemungkinan tindakan terhadap Presiden Kolombia Gustavo Petro. “Kolombia juga sedang sakit, dipimpin oleh orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat. Dia tidak akan melakukan itu untuk waktu lama,” kata Trump.

Petro menolak keras pernyataan tersebut. Ia mengatakan, “Saya sangat menolak Trump berbicara tanpa dasar. Nama saya tidak pernah muncul dalam berkas perkara perdagangan narkoba selama 50 tahun, baik dulu maupun sekarang.”

Trump juga menyinggung situasi di Kuba. Ia menyebut negara itu “siap runtuh” setelah kehilangan pendapatan dari Venezuela. Menurut Trump, banyak warga Kuba tewas saat mencoba melindungi Maduro. Pemerintah Kuba kemudian mengklaim sedikitnya 32 warga negaranya tewas dalam operasi Amerika Serikat di Venezuela.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan Amerika Serikat kini mengendalikan arah perkembangan Venezuela melalui karantina minyak yang menekan ekonomi negara tersebut. Ia menegaskan AS tidak mengakui legitimasi pemerintahan Venezuela sebelumnya dan mendorong masa transisi menuju pemilu yang dianggap sah.

Penangkapan Nicolas Maduro menandai eskalasi besar hubungan Amerika Serikat dan Venezuela. Washington menyatakan langkah ini murni penegakan hukum atas dugaan kejahatan narkotika, sementara Caracas dan sekutunya menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional.

Tags: Nicolas Maduro Venezuela Amerika Serikat Trump Internasional

Baca Juga

Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
Dunia Menolak Board of Peace Trump, PBB Tegaskan Peran Kritis Perdamaian Global
Dunia Menolak Board of Peace Trump, PBB Tegaskan Peran Kritis Perdamaian Global

Populer

  • 1
    PT ITSEC Asia Tbk Latih Pimpinan Organisasi hingga Pemangku Kepentingan di Makassar Tangani Krisis Siber
  • 2
    Prediksi Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026, Laga Penentuan Tiket ke Babak 32 Besar.
  • 3
    Rockstar Games Pertahankan Gambar Helikopter di Cover Art GTA 6, Tradisi 25 Tahun
  • 4
    Andi Gilang Borong 4 Podium di Mandalika Racing Series 2026 Seri 2
  • 5
    LENGKAP! Daftar 228 Pedagang Aset Kripto Ilegal, Digentikan Satgas PASTI OJK

Ekonomi

  • Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
    Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
  • Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
    Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
  • Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
    Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun

Peristiwa

  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
    Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID