Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Tolak Penertiban Pasar dan Parkir, Jukir dan Pedagang Pabaeng-baeng Datangi Balai Kota

Senin, 12 Januari 2026 22:38
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menemui massa aksi jukir dan pedagang yang menyampaikan aspirasi terkait wacana penertiban Pasar Pabaeng-baeng di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (12/1/2026).

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menemui massa aksi yang menyampaikan aspirasi terkait wacana penertiban Pasar Pabaeng-baeng di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (12/1/2026).

Massa aksi terdiri dari pedagang pasar dan juru parkir (jukir) yang menolak penertiban aktivitas jual beli dan parkir di sekitar kawasan Pasar Pabaeng-baeng. Dalam pertemuan tersebut, Munafri hadir bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Makassar, Kasatpol PP, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Penataan Ruang, Kesbangpol, Kepala Bagian Protokol, serta Kepala Bappeda Kota Makassar.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, Munafri mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan para pedagang serta jukir terkait rencana penataan kawasan pasar. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak melarang masyarakat untuk berdagang dan mencari nafkah.

“Tidak ada yang melarang orang berdagang di Kota Makassar. Silakan cari nafkah, silakan berjualan. Tapi jangan cari nafkah di tempat yang memang dilarang,” tegas Munafri.

Ia memastikan pedagang yang berjualan di dalam area pasar tidak akan diganggu dan aktivitas usaha akan tetap dijamin selama dilakukan di lokasi yang telah disediakan.

“Kalau semuanya masuk ke dalam pasar, tidak mungkin diganggu. Saya pastikan, tidak ada pedagang yang diganggu kalau berjualan di dalam pasar,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti bahaya berjualan di pinggir jalan yang dapat mengancam keselamatan pedagang dan pengguna jalan, termasuk risiko kecelakaan lalu lintas.

“Coba bayangkan kalau kita jualan di pinggir jalan, ada mobil rusak remnya, ada mobil menabrak, bisa mati kita. Ini bukan soal melarang, tapi soal keselamatan kita bersama,” katanya.

Menurutnya, kemacetan di sekitar Pasar Pabaeng-baeng terjadi akibat aktivitas parkir dan jual beli yang tidak tertib, dengan kendaraan parkir melintang dan pedagang berjualan hingga ke badan jalan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Munafri memastikan PD Pasar Makassar akan dilibatkan untuk melakukan komunikasi dan penataan secara bertahap agar pedagang yang berjualan di luar dapat masuk ke dalam area pasar.

“PD Pasar saya pastikan akan membicarakan ini dengan Bapak-Ibu sekalian. Pasar ini akan kita benahi pelan-pelan supaya yang jualan di luar bisa masuk ke dalam,” katanya.

Selain penataan pasar, Munafri juga menegaskan akan menertibkan lapak-lapak ilegal di sepanjang jalan inspeksi kanal yang dibangun di atas lahan negara dan disewakan tanpa izin.

“Itu tanah negara, pidana kalau dimanfaatkan tanpa izin. Ada yang bangun tenda di jalan inspeksi, disewa-sewakan, padahal itu bukan miliknya,” ungkapnya.

Ia menegaskan langkah yang dilakukan pemerintah merupakan penertiban sesuai peruntukan lahan, bukan penggusuran.

Menutup pertemuan, Munafri mengajak pedagang dan masyarakat untuk mendukung penataan Kota Makassar demi keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban bersama.

Tags: Munafri Arifuddin Pasar Pabaeng-baeng Pemkot Makassar

Baca Juga

16 PKL Pasar Cidu Direlokasi, Dua Lapak Disebut Kuasai Fasum Sejak 1975
16 PKL Pasar Cidu Direlokasi, Dua Lapak Disebut Kuasai Fasum Sejak 1975
SMPN 46 dan SMPN 29 Makassar Belajar Kelola Sampah hingga Budidaya Maggot
SMPN 46 dan SMPN 29 Makassar Belajar Kelola Sampah hingga Budidaya Maggot
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
    Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
  • OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
    OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
  • Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan
    Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan

Peristiwa

  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
    MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
  • Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
    Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID