Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

19 Lapak PKL di Trotoar Jalan Sultan Alauddin Makassar Ditertibkan

Rabu, 28 Januari 2026 18:02
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Sebanyak 19 lapak PKL dibongkar secara mandiri oleh pedagang pada Rabu (28/1/2025), sebagai tindak lanjut dari surat teguran yang telah diberikan sebelumnya. Lokasi penertiban berada di depan Kampus UIN Alauddin Makassar, tepatnya di sepanjang kawasan Ruko Permatasari, Jalan Sultan Alauddin.

LUMINASIA.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam menata ruang publik agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah penertiban bangunan liar, termasuk lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menempati trotoar dan saluran drainase di sejumlah titik strategis di kota ini.

Setelah sebelumnya penataan dilakukan di beberapa kecamatan lain, kini giliran Kecamatan Rappocini yang menjadi fokus. Sebanyak 19 lapak PKL dibongkar secara mandiri oleh pedagang pada Rabu (28/1/2025), sebagai tindak lanjut dari surat teguran yang telah diberikan sebelumnya. Lokasi penertiban berada di depan Kampus UIN Alauddin Makassar, tepatnya di sepanjang kawasan Ruko Permatasari, Jalan Sultan Alauddin.

Camat Rappocini, Muhammad Aminuddin, menegaskan bahwa pembongkaran dilakukan secara mandiri oleh pedagang dengan pengawasan aparat sebagai implementasi Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 7 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum.

"Mereka pedagang membongkar lapak secara mandiri. Penataan ini kami lakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar serta menciptakan lingkungan perkotaan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Keberadaan lapak-lapak yang telah berdiri puluhan tahun tersebut dinilai mengganggu fungsi trotoar sebagai hak pejalan kaki, menutup saluran drainase, dan merusak estetika kawasan jalan protokol. Kondisi ini kerap menimbulkan kesan semrawut dan berpotensi memicu persoalan lingkungan, khususnya saat musim hujan tiba.

Penertiban lapak PKL ini dipantau langsung oleh Camat Rappocini bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satpol PP Kota Makassar. Menurut Aminuddin, pendekatan persuasif tetap diutamakan dalam proses penertiban, sehingga para pedagang membongkar lapaknya secara mandiri dengan pengawasan petugas.

"Penataan dan penertiban ini dilakukan karena lapak PKL berada di atas trotoar dan drainase, sehingga mengganggu fungsi pedestrian dan estetika kawasan," jelasnya. "Kami berharap penataan ini dapat mengembalikan fungsi trotoar dan drainase sekaligus menciptakan lingkungan kota yang tertata, nyaman, dan estetis."

Dari total 19 lapak yang terdampak penertiban, pihak kecamatan sebelumnya telah memberikan peringatan beberapa kali. Aminuddin menegaskan, "Sudah empat kali kami lakukan teguran secara humanis. Tiga kali oleh Kelurahan Gunungsari dan satu kali oleh pihak Kecamatan Rappocini. Jadi penertiban ini tidak dilakukan secara tiba-tiba."

Lebih lanjut, Aminuddin menjelaskan bahwa lapak-lapak PKL di sepanjang Jalan Sultan Alauddin telah berdiri selama sekitar 20 tahun, namun baru saat ini dapat ditertibkan seiring komitmen Pemerintah Kota Makassar menata ruang publik agar lebih tertib dan ramah bagi masyarakat.

Menyinggung solusi bagi para pedagang, Pemerintah Kecamatan Rappocini tengah menyiapkan opsi relokasi PKL ke titik-titik yang lebih representatif. Namun, keterbatasan lahan menjadi tantangan utama.

"Kami tetap memikirkan solusi relokasi yang lebih baik bagi pedagang. Di Kecamatan Rappocini sangat sulit menemukan lahan kosong yang bisa menampung seluruh PKL, baik lahan milik pribadi maupun Pemkot," kata Aminuddin.

Meski demikian, pihak kecamatan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik, sehingga penataan kota dapat berjalan seimbang dengan keberlangsungan usaha para pedagang.

"Penertiban ini bukan untuk mematikan mata pencaharian masyarakat, tetapi untuk mengembalikan fungsi ruang publik sesuai peruntukannya. Kami pastikan akan ada solusi bagi pedagang. Tujuan kami adalah menciptakan lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman," pungkas Aminuddin.

Tags: penertiban pkl PKL Sultan Alauddin Pemkot Makassar Munafri Arifuddin

Baca Juga

Pemkot Makassar Gelontorkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang di 2026
Pemkot Makassar Gelontorkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang di 2026
Amran Sulaiman, Sherly Tjoanda, hingga Veronica Tan Hadiri PSBM XXVI, Munafri Sebut Jadi Pendongkrak Ekonomi
Amran Sulaiman, Sherly Tjoanda, hingga Veronica Tan Hadiri PSBM XXVI, Munafri Sebut Jadi Pendongkrak Ekonomi
Reuni Akbar 93 Makassar Satukan Ribuan Alumni Lintas Sekolah, Dihadiri Munafri Arifuddin
Reuni Akbar 93 Makassar Satukan Ribuan Alumni Lintas Sekolah, Dihadiri Munafri Arifuddin
Silaturahmi Lebaran di Makassar, Appi Sambangi Rumah Danny Pomanto, Ilham Arief Sirajuddin, hingga Andi Herry Iskandar
Silaturahmi Lebaran di Makassar, Appi Sambangi Rumah Danny Pomanto, Ilham Arief Sirajuddin, hingga Andi Herry Iskandar
Idulfitri di Karebosi Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Munafri Ajak Perkuat Silaturahmi dan Harmoni Kota
Idulfitri di Karebosi Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Munafri Ajak Perkuat Silaturahmi dan Harmoni Kota
Pemkot Makassar Ajak Warga Salat Id di Karebosi, Perkuat Persatuan
Pemkot Makassar Ajak Warga Salat Id di Karebosi, Perkuat Persatuan

Populer

  • 1
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 3
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 4
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • 5
    Kebakaran Kios Barang Bekas di Soekarno-Hatta Bandung, Aktivitas Warga Terdampak dan Risiko Tata Kelola Disorot

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID