LUMINASIA.ID, Makassar — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, Senin (2/2/2025)
Pelatihan ini diikuti oleh insan Pelindo Regional 4 yang terlibat langsung dalam operasional layanan tambat di pelabuhan.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus menyelaraskan standar layanan tambat yang terintegrasi dengan sistem digital, sejalan dengan agenda transformasi Pelindo menuju pelabuhan yang modern, efisien, dan berdaya saing.
Digitalisasi layanan tambat diharapkan mampu menciptakan proses kerja yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kepuasan pengguna jasa kepelabuhanan.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menegaskan bahwa layanan tambat merupakan salah satu elemen krusial dalam rantai layanan kepelabuhanan. Menurut dia, penerapan standardisasi yang didukung pemanfaatan teknologi digital akan memberikan kepastian layanan serta meminimalkan perbedaan interpretasi di lapangan.
“Layanan tambat adalah titik awal dari seluruh proses pelayanan kapal di pelabuhan. Dengan standardisasi yang jelas dan sistem digital yang terintegrasi, pelayanan dapat berjalan lebih tertib, terukur, dan efisien. Ini bukan hanya soal sistem, tetapi juga membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada layanan,” ujar Yusida.
Ia menambahkan, melalui pelatihan ini seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman yang seragam terkait prosedur, alur kerja, serta pemanfaatan sistem digital dalam layanan tambat. Dengan demikian, kualitas layanan di seluruh wilayah kerja Pelindo Regional 4 dapat terjaga secara konsisten.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menyukseskan transformasi digital perusahaan.
“Digitalisasi tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan SDM. Melalui pelatihan ini, kami memastikan insan Pelindo tidak hanya memahami aspek teknis operasional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan sistem dan pola kerja yang semakin digital,” kata Rinto.
Ia menegaskan bahwa Pelindo Regional 4 terus berkomitmen menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan tantangan industri kepelabuhanan ke depan. Dengan SDM yang unggul dan adaptif, Pelindo diharapkan mampu memberikan layanan terbaik sekaligus mendukung kelancaran arus logistik nasional.
Melalui Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat ini, Pelindo Regional 4 menegaskan langkah strategisnya dalam memperkuat tata kelola layanan operasional yang modern, terstandar, dan berbasis digital. Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan Pelindo untuk mewujudkan pelabuhan yang andal, berdaya saing, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

