Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Syamsu Rizal Beberkan Latar Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace

Senin, 2 Maret 2026 23:55
Editor: diku
  • Bagikan
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI, memaparkan alasan Indonesia bergabung dalam forum internasional Board of Peace.

LUMINASIA.ID - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI, memaparkan alasan Indonesia bergabung dalam forum internasional Board of Peace.

Menurut legislator yang akrab disapa Deng Ical itu, partisipasi Indonesia sejak awal dilandasi komitmen kuat untuk mendorong terciptanya perdamaian di Gaza, Palestina.

Penjelasan tersebut ia sampaikan dalam agenda silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Kantor DPC PKB Makassar, Senin (2/3/2026). Kegiatan itu dihadiri berbagai elemen, mulai dari organisasi mahasiswa hingga komunitas sosial.


Baca: Jurnalis Jadi Mitra DPR, Deng Ical Ajak Kawal Regulasi Digital


“Karena tujuannya untuk perdamaian Gaza, Indonesia mengambil peran dan menyatakan bergabung,” ujar Deng Ical di hadapan peserta.

Ia menerangkan, pembentukan Board of Peace berangkat dari penilaian bahwa sejumlah resolusi di Perserikatan Bangsa-Bangsa belum mampu menghentikan konflik berkepanjangan di Gaza. Proses di Dewan Keamanan PBB, kata dia, kerap mengalami kebuntuan akibat dinamika politik dan hak veto negara-negara besar.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah negara, khususnya dari kawasan Timur, menggagas wadah alternatif yang diharapkan lebih efektif dalam merealisasikan langkah-langkah konkret menuju perdamaian.

“Resolusi di PBB sering kali tidak berdampak signifikan di lapangan. Karena itu muncul inisiatif membentuk forum yang diharapkan lebih efektif,” jelas mantan Wakil Wali Kota Makassar tersebut.

Indonesia memandang forum tersebut sebagai ruang strategis untuk memperkuat diplomasi internasional dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Sikap itu, lanjutnya, sejalan dengan amanat konstitusi bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.


Baca: Dunia Menolak Board of Peace Trump, PBB Tegaskan Peran Kritis Perdamaian Global


Dalam perjalanannya, forum tersebut melibatkan sejumlah tokoh global seperti Barack Obama, Tony Blair, serta Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun demikian, Deng Ical menilai dinamika internal forum mengalami perubahan arah. Ia mengamati fokus pembahasan yang awalnya spesifik pada Gaza perlahan meluas menjadi isu stabilitas kawasan Timur Tengah secara umum.

“Awalnya memang spesifik untuk Gaza. Tapi kemudian berkembang menjadi isu perdamaian Timur Tengah secara luas. Tentu kita kaget karena fokusnya berubah,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung adanya pembicaraan kesepakatan damai yang sempat mengemuka, tetapi situasi konflik di lapangan masih terus berlangsung. Hal itu, menurutnya, menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas forum dalam memastikan implementasi komitmen perdamaian.

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan Sulsel I, Deng Ical mengungkapkan bahwa partisipasi Indonesia dalam forum tersebut sempat menjadi pembahasan di DPR RI, khususnya terkait arah kebijakan luar negeri.

Secara prinsip, ia menilai keputusan bergabung tidak keliru karena dilandasi niat memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan memperkuat jalur diplomasi global.

“Dari awal niatnya benar, untuk memerdekakan Palestina. Selama ini jalur diplomasi yang ada terasa belum cukup kuat,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengingatkan agar Indonesia tetap konsisten pada tujuan awal. Menurutnya, terdapat momentum penting seperti target penyelesaian resolusi pada 15 Januari lalu yang belum membuahkan hasil sesuai harapan.

Indonesia sendiri dikenal konsisten menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina di berbagai forum internasional. Pemerintah secara berulang menyerukan penghentian kekerasan, pembukaan akses kemanusiaan, serta solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan menuju perdamaian permanen.

Deng Ical menegaskan, apa pun bentuk forum internasional yang diikuti, komitmen terhadap perdamaian Gaza dan kemerdekaan Palestina harus tetap menjadi prioritas utama.

“Jangan sampai tujuan awal kita untuk Gaza dan kemerdekaan Palestina justru kabur di tengah jalan,” pungkasnya.

Tags: board of peace Palestina Syamsu Rizal

Baca Juga

Penerus Abu Ubaidah: Hamas Umumkan Juru Bicara Militer Baru Usai Kematian Pendahulunya
Penerus Abu Ubaidah: Hamas Umumkan Juru Bicara Militer Baru Usai Kematian Pendahulunya
Jurnalis Jadi Mitra DPR, Deng Ical Ajak Kawal Regulasi Digital
Jurnalis Jadi Mitra DPR, Deng Ical Ajak Kawal Regulasi Digital
Ribuan Warga Makassar Ikuti Konvoi Damai Suarakan Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Makassar Ikuti Konvoi Damai Suarakan Kemerdekaan Palestina
Bosowa Peduli Kirim Daging Kurban 10 Ekor Sapi ke Palestina, Begini Prosesnya
Bosowa Peduli Kirim Daging Kurban 10 Ekor Sapi ke Palestina, Begini Prosesnya
Indonesia Menyala untuk Palestina: Aksi Sunyi dan Doa Damai Digelar di Monumen Mandala
Indonesia Menyala untuk Palestina: Aksi Sunyi dan Doa Damai Digelar di Monumen Mandala
Indonesia Menyala untuk Palestina, Aksi Damai Minggu 27 April 2025 di Makassar Tunjukkan Solidaritas Kemanusiaan
Indonesia Menyala untuk Palestina, Aksi Damai Minggu 27 April 2025 di Makassar Tunjukkan Solidaritas Kemanusiaan

Populer

  • 1
    Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan
  • 2
    Kiandra Ramadhipa dan Tantangan Nyata Talenta Muda Indonesia di Panggung Global
  • 3
    Lewat Kampanye Zen on Wheels, Honda Ajak Perempuan Berkendara Tenang dan Sadar
  • 4
    Efektivitas Menghukum Dominasi: Pelajaran Pahit Sunderland dari Nottingham Forest
  • 5
    Pertamina Siapkan Dukungan Avtur untuk Penerbangan Haji 2026 melalui AFT Hasanuddin

Ekonomi

  • Bukit Baruga Gelar Open House Serenity Garden dan Golden Royale, Hadirkan Promo Subsidi
    Bukit Baruga Gelar Open House Serenity Garden dan Golden Royale, Hadirkan Promo Subsidi
  • XLSMART Rayakan Anniversary Pertama, Fokus Jaringan dan Pengalaman Pelanggan
    XLSMART Rayakan Anniversary Pertama, Fokus Jaringan dan Pengalaman Pelanggan
  • IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
    IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi

Peristiwa

  • Sulsel Dibidik Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah, KLH Kejar 100 Persen di 2029
    Sulsel Dibidik Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah, KLH Kejar 100 Persen di 2029
  • Kunjungan Retno Marsudi Perkuat Kerja Sama Indonesia-Kazakhstan di Sektor Air dan Iklim
    Kunjungan Retno Marsudi Perkuat Kerja Sama Indonesia-Kazakhstan di Sektor Air dan Iklim
  • Penutupan White Rabbit PIK Jadi Ujian Serius Penataan Industri Hiburan Jakarta
    Penutupan White Rabbit PIK Jadi Ujian Serius Penataan Industri Hiburan Jakarta
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID