LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak pada dunia olahraga internasional. Tim Nasional Iran dikabarkan mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 setelah konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memanas dalam beberapa pekan terakhir.
Dilansir Okezone Bola, situasi tersebut menjadi perhatian global karena Piala Dunia 2026 hanya tinggal sekitar tiga bulan lagi. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Iran sebelumnya telah memastikan tiket ke Piala Dunia setelah tampil impresif pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim berjuluk Team Melli itu keluar sebagai juara Grup A pada babak ketiga kualifikasi yang memastikan mereka tampil di putaran final untuk ketujuh kalinya sepanjang sejarah setelah edisi 1978, 1998, 2006, 2014, 2018, dan 2022.
Dalam hasil undian fase grup, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Namun situasi berubah drastis setelah meningkatnya ketegangan politik dan militer antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel sejak akhir Februari 2026. Konflik tersebut bahkan dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sehingga memicu ketidakpastian terhadap berbagai agenda internasional negara tersebut, termasuk partisipasi dalam Piala Dunia.
Ketua Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengakui bahwa faktor keamanan dan keselamatan pemain menjadi pertimbangan utama apabila tim harus bermain di wilayah Amerika Serikat. Kondisi geopolitik yang tidak stabil dinilai berpotensi menimbulkan risiko bagi tim nasional.
Meski demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memastikan semua tim yang lolos dapat berpartisipasi dalam turnamen. Ia menyebut FIFA telah berkomunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat untuk menjamin keamanan Iran jika tetap berlaga di turnamen tersebut.
Infantino bahkan menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut kehadiran Iran di Piala Dunia 2026 dan menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat dunia di tengah situasi global yang penuh ketegangan.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju kick-off turnamen, keputusan final Iran masih dinantikan. Jika Iran benar-benar mundur, FIFA kemungkinan harus menentukan mekanisme pengganti untuk mengisi slot kosong di turnamen tersebut.

