Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Gagalnya Diplomasi AS-Iran Picu Alarm Global, Ancaman Energi dan Perang Kian Nyata

Minggu, 12 April 2026 15:22
Editor: diku
  • Bagikan
JD Vance

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Islamabad – Kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran bukan sekadar kebuntuan diplomatik biasa. Di balik pernyataan Wakil Presiden AS JD Vance, dunia kini menghadapi risiko yang jauh lebih besar: krisis energi global dan potensi eskalasi konflik terbuka.

Dilansir Media ITE via Yahoo, perundingan maraton selama lebih dari 20 jam di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan. Kedua pihak tetap bersikeras pada posisi masing-masing, terutama terkait program nuklir Iran dan kontrol atas Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan energi dunia.

Vance menyebut kegagalan ini sebagai “kabar buruk bagi Iran”, namun realitas di lapangan menunjukkan dampaknya jauh melampaui dua negara tersebut. Tanpa kesepakatan, ketegangan di kawasan Timur Tengah justru berpotensi meningkat, terlebih dengan masih rapuhnya gencatan senjata yang baru berlangsung beberapa hari.

Iran sendiri menilai tuntutan Amerika terlalu berlebihan, sementara Washington menuntut komitmen tegas bahwa Teheran tidak akan mengembangkan senjata nuklir. Perbedaan tajam ini membuat negosiasi buntu sejak awal.

Yang paling mengkhawatirkan, Selat Hormuz tetap menjadi titik panas utama. Iran mempertahankan kontrol ketat, bahkan disebut mempertimbangkan pembatasan atau biaya bagi kapal yang melintas. Jika jalur ini terganggu, pasar energi global bisa langsung terguncang.

Di saat yang sama, konflik di Lebanon dan aktivitas militer di kawasan memperlihatkan bahwa situasi belum benar-benar mereda. Bahkan, sejumlah pihak internasional telah memperingatkan bahwa kegagalan diplomasi bisa membuka jalan menuju konflik yang lebih luas.

Pakistan sebagai mediator menegaskan pentingnya menjaga gencatan senjata dan melanjutkan dialog. Namun, tanpa terobosan konkret, peluang kembalinya eskalasi militer tetap terbuka lebar.

Kini, dunia berada di persimpangan: melanjutkan jalur diplomasi yang penuh ketidakpastian, atau menghadapi konsekuensi konflik yang bisa berdampak pada ekonomi global dan stabilitas kawasan.

Tags: Perang Iran dengan Amerika dan Israel

Baca Juga

Perundingan AS-Iran Gagal, Ancaman Perang AS-Israel vs Iran Kian Nyata Jelang Akhir Gencatan Senjata
Perundingan AS-Iran Gagal, Ancaman Perang AS-Israel vs Iran Kian Nyata Jelang Akhir Gencatan Senjata
Ketegangan Geopolitik Bayangi Piala Dunia 2026, Iran Mundur dari Turnamen
Ketegangan Geopolitik Bayangi Piala Dunia 2026, Iran Mundur dari Turnamen
Intelijen AS: Rusia Bantu Iran dalam Perang Melawan Amerika dan Israel
Intelijen AS: Rusia Bantu Iran dalam Perang Melawan Amerika dan Israel
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
Penutupan Selat Hormuz Guncang Pasar Energi Asia, Ancaman Baru bagi Stabilitas Ekonomi Global
Penutupan Selat Hormuz Guncang Pasar Energi Asia, Ancaman Baru bagi Stabilitas Ekonomi Global

Populer

  • 1
    OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta
  • 2
    Mantan Aggota DPR Asal Sulsel Akbar Faizal Keluhkan Mobil Listrik BYD Miliknya 4 Bulan Rusak, Bakal Kirim Somasi
  • 3
    Justin Bieber Headline Coachella 2026: Strategi Setlist Campuran Lagu Baru dan Nostalgia Kuasai Panggung
  • 4
    Pemkab Gowa Fokus Ciptakan Lingkungan yang Ramah Bagi Anak
  • 5
    Perundingan AS-Iran Gagal, Ancaman Perang AS-Israel vs Iran Kian Nyata Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ekonomi

  • Ikut Tingkatkan PAD Lewat Pajak, PT Vale Raih Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah
    Ikut Tingkatkan PAD Lewat Pajak, PT Vale Raih Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah
  • Trafik Data Telkomsel Tembus 17,4 Petabyte Selama RAFI 2026,  Jeneponto Jadi Daerah Tertinggi di Sulsel
    Trafik Data Telkomsel Tembus 17,4 Petabyte Selama RAFI 2026, Jeneponto Jadi Daerah Tertinggi di Sulsel
  • NTT Docomo Lambat Notifikasi Akuisisi Intage Holdings, Kini Diperiksa KPPU
    NTT Docomo Lambat Notifikasi Akuisisi Intage Holdings, Kini Diperiksa KPPU

Peristiwa

  • Rusdi Masse Ungkap Strategi Menang Pemilu di Hadapan Pengurus PSI se-Indonesia
    Rusdi Masse Ungkap Strategi Menang Pemilu di Hadapan Pengurus PSI se-Indonesia
  • Buntu bukan sekadar soal nuklir, Selat Hormuz jadi kartu tekanan utama Iran.
    Buntu bukan sekadar soal nuklir, Selat Hormuz jadi kartu tekanan utama Iran.
  • Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
    Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID