LUMINASIA.ID, MAKASSAR — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar kegiatan buka puasa bersama para pedagang asongan yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Makassar, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dipimpin langsung oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, bersama jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.
Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Pelindo dengan para pelaku usaha kecil yang sehari-hari mencari nafkah di area pelabuhan. Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Prof Mustari Bosra.
Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai kebersamaan, kejujuran, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca: Pelindo Pastikan Kesiapan Operasional Pelabuhan Makassar Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang beraktivitas di sekitar pelabuhan, termasuk para pedagang asongan yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem kegiatan di Pelabuhan Makassar.
“Bulan Ramadan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pedagang asongan yang setiap hari beraktivitas di sekitar pelabuhan dan menjadi bagian dari ekosistem Pelindo,” ujar Abdul Azis.
Ia menegaskan, Pelindo tidak hanya berfokus pada pengelolaan operasional pelabuhan, tetapi juga berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat hubungan baik antara Pelindo dengan masyarakat. Pelabuhan bukan hanya menjadi pusat aktivitas logistik, tetapi juga ruang interaksi sosial yang perlu dijaga keharmonisannya,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian perusahaan kepada para pedagang kecil yang turut meramaikan aktivitas di kawasan pelabuhan.
“Kami menyadari bahwa para pedagang asongan juga merupakan bagian dari kehidupan sosial di pelabuhan. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Pelindo hadir tidak hanya sebagai pengelola pelabuhan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” jelas Iwan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan saling menghargai di lingkungan pelabuhan.
“Kami berharap momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, saling membantu, dan menjaga keharmonisan di lingkungan pelabuhan,” ujarnya.
Dalam tausiah Ramadan yang disampaikan, Prof Mustari Bosra juga mengajak seluruh peserta menjadikan bulan suci Ramadan sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai keimanan, kepedulian, dan persaudaraan.
Menurutnya, kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan bentuk nyata dari nilai kemanusiaan yang perlu terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja dan ruang sosial seperti kawasan pelabuhan.

