Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

SPJM Pasang Fasilitas Safety Baru di Jembatan Mahakam Samarinda untuk Tingkatkan Keselamatan Pelayaran

Kamis, 5 Maret 2026 15:10
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) terus melakukan peningkatan keselamatan layanan operasional di perairan Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memasang dua fasilitas keselamatan baru di sekitar Jembatan Mahakam, Samarinda, yakni Port Entry Light (PEL) dan sensor monitoring kondisi perairan.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) terus melakukan peningkatan keselamatan layanan operasional di perairan Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memasang dua fasilitas keselamatan baru di sekitar Jembatan Mahakam, Samarinda, yakni Port Entry Light (PEL) dan sensor monitoring kondisi perairan.

Pemasangan perangkat tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan SPJM untuk meningkatkan keamanan navigasi kapal yang melintas di bawah Jembatan Mahakam, yang dikenal memiliki karakteristik alur pelayaran cukup menantang.

Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward DN Napitupulu, menjelaskan bahwa Port Entry Light mulai dipasang sejak September 2024. Perangkat ini berupa lampu suar navigasi berintensitas tinggi yang berfungsi membantu kapal memasuki alur pelayaran atau kolong jembatan, terutama saat malam hari maupun ketika jarak pandang terbatas.

“Port Entry Lights sudah banyak digunakan di pelabuhan internasional yang memiliki lalu lintas pelayaran padat atau alur yang sempit. Lampu ini menjadi standar keselamatan penting untuk memandu kapal masuk ke jalur yang aman,” ujar Edward dalam keterangannya, Selasa (25/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi pelayanan pemanduan kapal di kolong Jembatan Mahakam memiliki tingkat kesulitan tersendiri, sehingga pemasangan sistem navigasi tambahan sangat dibutuhkan.

“Karakteristik pemanduan di perairan Sungai Mahakam cukup menantang. Karena itu kami berinisiatif memasang PEL untuk membantu nahkoda kapal dan perwira pandu memastikan posisi kapal berada di jalur yang benar saat melintas di bawah jembatan,” katanya.

Selain sistem lampu navigasi, SPJM juga memasang sensor monitoring perairan di sekitar Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu pada Januari 2026. Sensor tersebut berfungsi memantau kondisi arus sungai serta mengukur jarak antara permukaan air dengan struktur jembatan atau clearance jembatan.

Data dari sensor tersebut ditampilkan melalui monitor yang dipasang di railing Jembatan Mahakam. Dengan demikian, informasi mengenai kondisi perairan dapat diakses secara langsung oleh petugas maupun pihak terkait.

Tidak hanya itu, di Stasiun Pandu yang berada dekat Jembatan Mahulu juga dipasang sensor ketinggian muatan kapal menggunakan teknologi laser range finder. Seluruh sensor tersebut terhubung dengan dashboard monitoring berbasis web yang mampu menampilkan data secara real time setiap satu menit.

Melalui sistem ini, petugas dapat memantau kecepatan arus di sekitar jembatan, jarak antara struktur jembatan dengan permukaan air, serta ketinggian muatan kapal yang melintas.

Sistem tersebut juga dilengkapi fitur notifikasi peringatan otomatis apabila terdapat kapal dengan muatan yang melebihi batas yang telah ditetapkan dalam regulasi pelayaran.

Edward mengatakan kehadiran sistem monitoring tersebut akan sangat membantu proses pemanduan kapal agar berjalan lebih aman dan efisien.

“Sensor ini membantu memberikan informasi yang akurat bagi perwira pandu dan nahkoda saat melakukan manuver kapal, terutama pada saat proses olah gerak di area perairan terbatas seperti kolong Jembatan Mahakam,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan sensor monitoring juga akan meningkatkan situational awareness bagi nahkoda kapal maupun perwira pandu sehingga proses navigasi di perairan terbatas dapat dilakukan dengan lebih tertib dan aman.

Menurut Edward, keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dalam setiap layanan yang diberikan SPJM. Oleh karena itu, perusahaan akan terus melakukan berbagai langkah perbaikan dan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan maritim.

“Keselamatan pelayaran adalah tujuan utama. SPJM akan terus melakukan peningkatan dan perbaikan secara berkelanjutan guna mendukung operasional yang aman dan andal,” tutupnya.

Sebagai informasi, PT Pelindo Jasa Maritim merupakan subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dibentuk pada 1 Oktober 2021 pasca integrasi Pelindo. Perusahaan ini bergerak di berbagai layanan kemaritiman, mulai dari jasa marine, peralatan pelabuhan, galangan kapal, pengerukan, hingga layanan utilitas kepelabuhanan.

SPJM juga mengelola sejumlah anak perusahaan yang bergerak di berbagai sektor maritim dan logistik untuk mendukung layanan kepelabuhanan terpadu di Indonesia.

Tags: SPJM

Baca Juga

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal yang Transparan dan Berkelanjutan
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal yang Transparan dan Berkelanjutan
PJM Wilayah 3 Lampaui Target RKAP Mei 2026, Layanan Pemanduan dan Penundaan Perkuat Kelancaran Logistik Nasional
PJM Wilayah 3 Lampaui Target RKAP Mei 2026, Layanan Pemanduan dan Penundaan Perkuat Kelancaran Logistik Nasional
PJM Perkuat Zero Corruption, Ajak Mitra Laporkan Dugaan Suap Termasuk yang Libatkan Keluarga Pegawai
PJM Perkuat Zero Corruption, Ajak Mitra Laporkan Dugaan Suap Termasuk yang Libatkan Keluarga Pegawai
Pelindo Marine Kawal Distribusi Bahan Baku B50, Perkuat Rantai Pasok Energi Hijau Nasional
Pelindo Marine Kawal Distribusi Bahan Baku B50, Perkuat Rantai Pasok Energi Hijau Nasional
Laba Bersih Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Tembus 206 Persen dari Target hingga Mei 2026
Laba Bersih Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Tembus 206 Persen dari Target hingga Mei 2026
Keselamatan Operasi Meningkat, Insiden di Sungai Mahakam Turun 75 Persen
Keselamatan Operasi Meningkat, Insiden di Sungai Mahakam Turun 75 Persen

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Honda PCX 160 Dapat Promo Honda, Harga Mulai Rp36,11 Juta
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
  • Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI
    Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI

Peristiwa

  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
    BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID