LUMINASIA.ID - Sekolah MC untuk anak I-Class by Indry Wijaya menggelar event Muslim Generation yang menghadirkan berbagai kompetisi bagi anak-anak di Atrium Paris Trans Studio Mall Makassar, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, melatih keberanian tampil, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan sejumlah kategori lomba, yakni MC Cilik Ramadan, Fashion Show Cilik, serta Dai Cilik yang diikuti peserta usia sekolah dasar hingga remaja awal. Kegiatan Muslim Generation diikuti sekitar 60 peserta dari seluruh kategori lomba yang diselenggarakan.
Kompetisi berlangsung seru dan penuh antusiasme. Satu per satu peserta tampil di atas panggung memperlihatkan kemampuan terbaik mereka. Ada yang tampil percaya diri memandu acara sebagai MC, ada yang berlenggak-lenggok di panggung sebagai model dalam lomba fashion show, hingga peserta yang menyampaikan pesan-pesan dakwah dalam lomba dai cilik.
Founder I-Class by Indry Wijaya, Indry Wijaya mengatakan kegiatan Muslim Generation digelar sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membangun mental percaya diri.
“Event ini kami hadirkan sebagai wadah untuk generasi muda agar punya tempat untuk berekspresi dan mengasah keterampilan diri melalui berbagai perlombaan yang kami hadirkan,” ujar Indry Wijaya.
Menurutnya, lomba MC cilik yang digelar dalam kegiatan tersebut juga menjadi langkah untuk membangun ekosistem dunia public speaking bagi anak-anak di Makassar.
“Semoga ini bisa menjadi ekosistem yang positif untuk dunia public speaking dan dunia MC di Makassar agar bisa melahirkan MC-MC yang memiliki talenta sejak usia dini,” katanya.Para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Runner Up 1 Putri Indonesia Sulawesi Selatan Mita Aulia, CEO event organizer, founder pesantren An-Naydah Ustad Fajar, serta penyanyi profesional Aulia Puspa Maharani.
Untuk lomba MC, misalnya, penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria yang menjadi dasar kemampuan seorang MC.
Aspek yang dinilai meliputi kemampuan memimpin jalannya acara, memperkenalkan acara, kejelasan berbicara serta tingkat kepercayaan diri. Selain itu, juri juga menilai kesesuaian busana peserta dengan tema Ramadhan, kualitas artikulasi, serta penggunaan struktur kalimat yang baik saat membawakan acara.
Indry menjelaskan bahwa I-Class by Indry Wijaya merupakan sekolah MC pertama di Makassar yang fokus pada pengembangan kemampuan public speaking bagi berbagai kelompok usia.
“I-Class adalah sekolah MC pertama di Makassar. Kami merupakan lembaga pendidikan public speaking yang membuka kelas mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Muslim Generation menjadi event pertama yang digelar lembaga tersebut selama bulan Ramadan dengan konsep kompetisi yang terbuka bagi masyarakat umum, khususnya anak-anak.
“Peserta lomba berasal dari usia sekitar enam hingga 15 tahun, mulai dari anak sekolah dasar hingga remaja awal. Tujuannya untuk membentuk generasi muslim yang percaya diri melalui kegiatan yang positif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Indry berharap anak-anak dapat mengasah berbagai keterampilan seperti kemampuan berbicara di depan umum, keberanian tampil di atas panggung, hingga kemampuan berekspresi melalui berbagai kompetisi yang diikuti.
“Output yang kami harapkan adalah anak-anak ini bisa terus mengasah skill mereka, baik itu catwalk, public speaking maupun kemampuan tampil di depan umum bersama kami di I-Class,” katanya.
Ia bahkan membayangkan ke depan anak-anak dapat menjadi bagian dari berbagai acara besar di Kota Makassar.
“Misalnya pada peringatan Hari Anak Nasional atau Hari Pendidikan, MC-nya bisa anak-anak. Jadi mereka punya panggung dan dipercaya untuk memegang sebuah acara,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Indry juga mengingatkan para orang tua untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengikuti kompetisi tanpa memberikan tekanan berlebihan.
“Kompetisi ini bukan hanya untuk melahirkan juara, tetapi untuk melahirkan generasi dengan mental yang kuat. Pemenang tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses dan persiapan,” ujarnya.
Selain rangkaian lomba, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi literasi keuangan kepada para peserta dan orang tua yang hadir. Materi sosialisasi disampaikan oleh Febrito David Christian selaku Asisten Deputi Kantor Perwakilan III dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam pemaparannya, Febrito menjelaskan pentingnya memahami keamanan menabung di bank serta peran LPS dalam menjamin simpanan nasabah. Ia menyampaikan bahwa LPS memiliki fungsi utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dengan menjamin simpanan nasabah sesuai ketentuan yang berlaku.
Para peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik berupa uang tunai jutaan rupiah, sertifikat, piala, serta goodie bag bagi para pemenang di masing-masing kategori lomba.
Melalui kegiatan ini, I-Class berharap semakin banyak anak-anak di Makassar yang berani tampil, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta tumbuh menjadi generasi muda yang percaya diri, kreatif, dan siap tampil di berbagai kesempatan.
Untuk informasi kegiatan dan event selanjutnya, ataupun bagi yang berminat untuk ikut kelas, masyarakat dapat mengikuti akun Instagram resmi @iclassbyindrywijaya.
MC CILIK
-
Juara 1 : Daniswara Arzayn Fitrah
-
Juara 2 : Rie Radjuni
-
Juara 3 : Ahlam Akif Putra
DAI CILIK
-
Juara 1 : Ashabul Ghazali
-
Juara 2 : Mikal Muhammad Al Fatih
-
Juara 3 : Andi Lu’lu
FASHION SHOW
-
Juara 1 : Fayza Rafaila
-
Juara 2 : Annasya
-
Juara 3 : Ribka Azana
NYANYI CILIK
-
Juara 1 : Kiran Ayudia
-
Juara 2 : Nicole
-
Juara 3 : Alesha
BEST FAVORITE : Arsyfa Khayyara Habibi

